
...Esok Harinya...
Senja baru memasuki kantor Twilight Center dan langsung memanggil Jisoo ke ruangannya , sesampainya Jisoo disana ,Jisoo langsung masuk lalu bertanya "Ada apa memanggil ku kesini Bu Senja ??"tanya Jisoo .
"ah itu ... seminggu ke depan apa aku punya banyak pekerjaan, tolong cek dulu ya ??"jawab Senja .
"Kalau untuk seminggu ke depan kayaknya banyak banget harus ketemu sama beberapa klien di tambah Hyun Jae bilang di kantor K.J Group itu juga lumayan banyak , memangnya kenapa Bu ?? apa perlu aku cancel saja semuanya , Bu Senja mau liburan lagi ya ?? kalau gitu kami akan mengurusnya seperti biasa "ucap Jisoo .
"Kali ini bereskan semua bersama Hyun jae saja , aku bukannya mau kemana mana hanya saja sahabat ku akan menikah dan kebetulan kami harus menyiapkan bersama sama , itu janji kami ... aku serahkan tugas kantor pada kalian aku harap kalian bisa seperti biasa menjalankan nya "ucap Senja .
"Baiklah Bu Senja saya mengerti , kalau begitu saya permisi ,Bu ..."Jawab Senja .
Senja menghentikan langkah Jisoo sambil berkata "Ah iya dan satu lagi , mulai besok aku tidak ke kantor dan pada hari H nya nanti beberapa karyawan harus datang ke pesta pernikahan Sahabat saya , kamu mengerti kan ?? "tanya Senja .
"Saya mengerti Bu "jawab Jisoo kemudian pergi kembali ke ruangannya.
Di Agensi Ji-bin
Ji-bin sedang berbincang tentang jadwal Ji-bin kedepannya, kemudian managernya berkata "Kamu mau apa dengan jadwal mu seminggu ke depan ??"tanya managernya .
"Batalkan semuanya , aku akan mengatakannya langsung pada direktur nantinya , aku perlu melakukan sesuatu "ucap Ji-bin.
managernya terheran kemudian berkata"Apa kamu akan jalan jalan lagi bersama sahabat mu , kalian sudah cukup sering bermain bersama "ucapnya .
Ji-bin pun menjawab"Bukan Hyung ... Ji-ah dan Chun-seok akan menikah aku akan membantu urusan mereka , mau tidak mau harus mau , mereka gak punya keluarga lagi apa iya aku juga harus berhenti membantu mereka , tidak bisa Hyung , Hyung .... aku akan bekerja keras kedepannya, sungguh hanya untuk pesta pernikahan sahabat ku saja "ucap Ji-bin meminta izin dari managernya.
"Baiklah , aku saja yang akan bicara pada direktur , kamu lakukan saja apa kemauan mu "jawab managernya .
"oke !! baiklah terima kasih Hyung ...."ucap Ji-bin sambil memeluk managernya .
Di Kantor K.J.Group
Setelah siang harinya Senja pun pergi ke kantor K.J Group kemudian bekerja sampai malam hari , setelah malam hari tiba Senja pun pulang , Senja berbicara sambil berjalan bersama Hyun jae ke tempat parkiran mobil.
"Jisoo sudah memberitahukan tadi Bu Senja , emangnya siapa yang mau menikah Bu ??"tanya Hyun jae.
Senja berhenti berjalan kemudian menjawab"hmm itu sahabat ku Ji-ah, dia akan menikah dengan Chun-seok, emangnya kenapa ??"tanya Senja .
Hyun Jae menjawab "Hanya saja ... ah enggak ada deh , oh iya berarti Bu Senja gak akan masuk selama seminggu ini ya ??"tanya Hyun jae lagi .
"hmm itu benar .... kalian harus bisa handle dulu seminggu ini ya ??"ucap Senja.
"baiklah Bu Senja ..."jawab Hyun jae.
Selesai berbincang dan hendak akan masuk kedalam mobil , Senja melihat seseorang datang dan menghampiri mereka , orang itu adalah Rey , Rey berjalan menghampiri mereka kemudian berkata "Kamu sudah pulang kan ?? ikut denganku hari ini "ajak Rey .
Senja pun menjawab "Baiklah aku akan ikut denganmu , dan Hyun jae... kamu tidak membawa mobil kan ?? pakai mobilku saja hari ini , mobilmu masih di perbaiki kan ??"tanya Senja .
Senja pun pergi bersama Rey sedangkan Hyun jae hanya bisa menatap mereka dan berkata dalam hati mereka bahwa " Hatiku seperti sudah Rela tapi masih ada Rasa , Seperti sudah lepas tapi belum ikhlas"ujarnya dalam hati .
Senja dan Rey pergi ke sebuah tempat yaitu di sungai Han , mereka pernah bercerita tentang kehidupan mereka disini sewaktu masih SMA dulu .
Back waktu SMA
Senja dan Rey duduk di tepi sungai Han menikmati malam hari yang indah , Rey menatap Senja dengan dalam kemudian memalingkan wajahnya dan menatap sungai kemudian berkata " Apa kamu tau Senja , kenapa aku di pindahkan ke Korea sewaktu SMP ??"tanya Rey .
Senja menatap Rey dan kebingungan kemudian menjawab "Emangnya kenapa ?? sebenarnya kita sama bukan ?? tapi kamu belajar kesini tidak memakai beasiswa , alasannya apa ??"tanya Senja kembali .
"Mudah saja , aku dari sekolah dasar sangat bandel sekali , bahkan sampai di masukkan ke asrama waktu itu , hahaha.... dan lucunya lagi aku bahkan kabur beberapa kali dari asrama , mamah capek sekali punya anak seperti ku , kalau bukan bertemu denganmu aku masih seperti itu sampai sekarang mungkin, aku bahkan punya nilai yang baik sekarang, itu semua berkat dirimu Senja "ucap Rey .
"Bukan Karena aku , tapi karena dirimu sendiri , kamu menolong dirimu sendiri Rey ...."ucap Senja .
Senja dan Rey tertawa lepas disana kemudian menatap kembali pemandangan malam hari di sungai Han.
Back
"Hahaha... kamu masih mengingat itu ?? aku bahkan hampir lupa "ucap Senja.
"hampir lupa kan ?? belum dilupakan bukan ??"ucap Rey .
"Iya belum ..."jawab Senja kemudian duduk di tempat seperti pada waktu SMA dulu .
Rey juga mengikuti Senja dan duduk di sebelah Senja tidak lupa sebelum duduk terlebih dahulu memasang jaketnya pada Senja .
"Langitnya sama bukan dimana kita duduk berdua disini ??"tanya Senja .
Rey tertawa sedikit kemudian menjawab "kamu benar ... langitnya tau jika kita ingin mengingat kembali kenangan itu "jawab Rey .
"Tapi ... aku mau bertanya sesuatu padamu Rey ?? "ucap Senja sambil menoleh ke arah Rey .
Rey juga menoleh kemudian berkata " ada apa ?? apa masalah nya ??"tanya Rey .
Senja menatap Rey kemudian berkata" Bukannya aku pernah memberitahu pada mu tentang perasaan ku kenapa tidak pernah memintaku berkencan denganku ?? apa perasaan mu sudah ....sudahlah mungkin ... gak penting lagi deh , ga usah pikirin lagi "ucap Senja dan terlihat malu saat mengatakan perasaan nya sendiri .
Rey pun tersenyum kemudian memegang bahu Senja lalu menatap nya kemudian berkata"Senja ... kamu .... satu satunya wanita yang aku cintai setelah ibuku , aku bukannya pernah mengatakan padamu bahwa aku tidak akan mengajakmu berkencan, aku akan langsung melamar mu nantinya , tapi tunggu sebentar .... aku harus mengumpulkan segenap jiwaku untuk jadi suami dan ayah yang baik nantinya , kamu paham sekarang...." ucap Rey.
Senja tidak sanggup menatap Rey yang akhirnya menunduk kemudian menjawab Rey "Ya..... "ucapnya .
Rey melepaskan tangan nya dari bahu Senja kemudian mengalihkan pandangannya ke arah sungai Han bahkan tidak berhenti tersenyum sedaritadi karena ucapan nya sendiri .
Selesai dari sungai Han Rey mengantar Senja ke rumah Senja , mereka pun pergi pulang bersama sama , setelah mengantar Senja , Rey pulang juga bahkan senyuman Rey tidak pernah berhenti sejak dirinya bertukar perasaan dengan Senja tadi , begitu juga Senja yang tidak bisa menghentikan senyumannya sejak kejadian tadi sampai ingi tidur pun masih tetap senyum senyum sendiri.