5 Bubble Pals

5 Bubble Pals
Episode 79 . Pulang Untuk Kembali



Saat semuanya sudah berjalan dengan lancar, party untuk produk terbaru mereka ini banyak sekali orang orang terkenal dari luar , bahagianya Senja hanya saat semua sahabat nya datang di acaranya dan tidak lupa Ji-bin juga datang untuk memberikan support pada Senja sebagai aktor dan juga menjadi Brand ambassador untuk produk nya .


Senja berkumpul bersama semua sahabat nya di acara itu kemudian berkata "Thanks ya udah pada datang ,"ucap Senja .


"Iya sama sama , dan tentu saja kami harus datang , bukan sahabat namanya disaat senang aja kami datang tapi di saat semua kondisimu "ucap Chun-seok yang membuat mereka semua tersenyum bersama sama .


"Oh iya Rey kapan kamu balik ke Indonesia?? bukankah terlalu lama kamu di Korea jangan lupa masih ada perusahaan yang harus kamu urus , bukan selalu di sisi kami "ucap Senja sambil menatap Rey .


"Ah itu ... aku pulang kapan yah .... kayaknya gak usah pulang deh , lebih baik aku disini , lebih nyaman soalnya , hehehehh ....."jawab Rey sambil tertawa .


Chun-seok yang mencoba minum terhenti kemudian berkata"eeee... gak ada ya , kamu selalu di rumahku pergilah pulang ke Indonesia, gak capek apa kerja dengan laptop mu "ucap Chun-seok.


"Mereka benar , lebih baik pulang dan jangan lupa satu hal "ucap Ji-bin.


"Apaan ??"tanya Rey .


Ji-bin pun mendekati Rey dan berbisik padanya "Jangan lupa datang kesini untuk terakhir kalinya buat lamar Senja "ucap Ji-bin lalu tersenyum dan menaikkan alisnya pada Rey.


"Bisik apa ??"tanya Senja .


"gak ada...cuma pembahasan laki laki , yang cewek gak usah tau , iyakan Rey ??"tanya Ji-bin.


"Chun-seok juga cowok kalian gak diskusi sama dia ??"ucap Ji-ah.


Ji-bin pun menatap Chun-seok lalu tertawa bukannya kebingungan Chun-seok juga malah ikut tertawa pertanda dia sadar dan tau apa isi hatinya Ji-bin yang membuat bingung Ji-ah dan juga Senja .


"Ada apa dengan mereka ??"tanya ji-ah sambil menatap Senja dan mereka pun terheran dengan sikap para cowok .


"Kamu tau kan ??"tanya Ji-bin.


"tau ,tau ... hahahaha , ya jadi menurut mu begitu ? aku juga harusnya begitu "jawab Chun-seok yang membuat Senja dan juga Ji-ah bingung.


"Jangan lama lama , dan satu lagi kalian cari lah sama aku juga masa iya aku dukung kalian ,dan kalian.... kalian melupakan ku , astaga kalian sungguh .... oh sungguh , ck ...huh ..." jawab Ji-bin.


"Kamu cari aja lah sendiri"ucap Rey .


"wah ... kalian keterlaluan bukan ?? aku sungguh membenci kalian "ucap Ji-bin.


"hahahaha ....."


Pulang Acara


Senja mengajak mereka semua untuk pergi ke sebuah acara pameran seni di sebuah Galeri , Senja mendapatkan undangan nya dan bukan untuk dirinya saja melainkan semua sahabat 5 bubble pals yang di undang , anak pemilik dari galeri ini adalah penggemar 5 bubble pals, sesampainya di sana mereka langsung masuk ke dalam dan melihat lihat tetapi sebelumnya mereka terlebih dahulu pergi menyapa pemilik nya dan juga putri pemilik nya , putri pemilik dari galeri ini adalah seorang pelukis terkenal bernama *Le Ye-ji**n* .


Ye-jun tersenyum saat melihat para 5 bubble pals datang bersama sama "Hai ... aku sangat senang bertemu dengan kalian "ucap Ye-jin dengan sangat gembira .


"Hai Ye-jin senang bertemu denganmu , kamu lebih muda daripada kami bukan ??"tanya Senja .


"iya benar sekali kak Senja , aku penggemar kalian , aku suka vidio tiktok terbaru kalian , Ji-bin Oppa , Chun-seok Oppa dan Rey Oppa kalian sangat menggemaskan "ucap Ye-jin sambil tersenyum malu .


Ji-ah dan juga Senja menahan tawa sedangkan ketiga orang yang dibicarakan itu terlihat malu sata mendengar nya , Ji-bin pun berkata"ah...itu ... kami taruhan jadi kami kalah karena itu kami buat video itu , jangan dilihat lagi ya malu soalnya "ucap Ji-bin.


"Aku udah save di galeri handphone aku sorry tapi itu sangat menggemaskan "jawab Ye-jin.


"apa ?? ah begitu ya ... gak papa deh terserah kamu saja "jawab Ji-bin.


"Ah kalian pergilah melihat lihat ,jangan lupa berpamitan denganku jika ingin pulang nantinya "ucap Ye-jin.


"hmm baiklah ..."jawab mereka kemudian pergi dan berpencar semua .


Ye-jin pun tersenyum padanya kemudian Ye-jin pun berkata "Ini lukisan ku waktu aku pergi ke sebuah desa , aku tidak bilang ya desa yang mana , tapi aku masih ingat dua pasangan datang menemui ku dan menyuruh ku untuk melukis wajah mereka , dan ternyata dua pasangan yang aku lukis itu mempunyai penyakit dan beberapa hari setelah lukisan nya selesai kehidupan mereka juga selesai , sama sama pasangan yang hebat dan sama sama berjuang untuk kehidupan mereka "ucap Ye-jin.


Ji-bin menatap Ye-jin kemudian berkata"Apa mereka bersahabat??"tanya Ji-bin.


"hmm iya itu benar , mereka berempat sahabat dari kecil , kemudian berpasangan dan akhirnya menikah dan sayangnya mereka belum punya anak mereka sudah pergi di hari yang sama waktu yang sama , sahabat sehidup semati, persahabatan yang indah bukan ?? "ucap Ye-jin.


"Aku harap persahabatan kami akan tetap bersinar sampai maut memisahkan kami , lucu ya Ye-jin... Senja dan Rey suka satu sama lain hanya saja belum di ungkapkan sedangkan Ji-ah dan Chun-seok memiliki hubungan yang baik, dan dibandingkan saya .... saya sendirian dan jadi tameng untuk semua sahabat saya , belum ada yang merebut hati saya baik itu idol ataupun aktor wanita belum ada yang masuk dalam kategori kriteria idaman saya "ucap Ji-bin.


"Kalau begitu aku masih bisa dong ?? "tanya Ye-jin.


"Tentu .... apa ??"ucap Ji-bin kaget .


"Aku akan mengejar Oppa mulai sekarang "ucap Ye-jin sambil tersenyum lebar pada Ji-bin, yang membuat jantung Ji-bin tidak terkontrol dan berdebar kencang.


Ji-bin baru merasakan hal itu , setelah beberapa saat kemudian akhirnya Senja dan juga yang lainnya datang ke tempat mereka.


"Ah kak Senja dan yang lainnya akan pulang ya , sebentar ya ...tunggu di sini saja "ucap Ye-jin kemudian pergi ke sebuah ruangan meninggalkan mereka semua disana .


Ji-ah menatap Ji-bin karena wajah Ji-bin memerah lalu berkata "ini apa ?? astaga pipi kamu memerah , apa kamu sedang jatuh cinta??"tanya ji-ah menggoda Ji-bin.


"apa ?? ya enggak lah ada ada aja kalian ini "jawab Ji-bin yang masih mengatur debar jantung yang dia rasakan.


Rey juga menyenggol lengan Ji-bin sambil berkata "Cantik ya Ye-jin nya ??"tanya Rey .


"apaan sih kalian ini ??"ucap Ji-bin dengan cemberut di wajahnya karena gangguan dari para sahabatnya.


Ye-jun pun datang bersama stafnya membawa 5 buah lukisan yang sudah di bungkus dengan indah "Ini lukisan untuk kalian , aku kasih gratis kali ini kalian buka di rumah ya "ucap Ye-jin.


"terimakasih Ye-jin"ucap mereka .


"sama sama "jawab Ye-jin.


Mereka pun pulang dengan baik dan masih saja mengganggu Ji-bin yang terlihat malu malu di samping Ye-jun.


Di Dalam Mobil


"Kayaknya yang ini benar deh , yang ini aja Ji-bin jangan lepas ya ..."ucap Rey sambil memperlihatkan foto Ye-jin.


"yaaa...."jawab Ji-bin.


"Sumpah kalian cocok tau gak sih "ucap Chun-seok.


"Aku juga setuju kalau kamu sama Ye-jun, aku setuju banget "ucap Senja .


"Kalau sama yang ini aku iya deh Ji-bin, kamu punya restu kami , heheheh...."ucap Ji-ah.


"Ada apa dengan kalian ini ?? astaga ?? "jawab Ji-bin.


"ini nomornya untuk jaga jaga "ucap Senja sambil memberikan nomor Ye-jin pada Ji-bin.


"Ah kalian ini!! astaga aku makin gila !!"ucap Ji-bin mengeluh karena godaan para sahabatnya.


"hahahahahh ......"


mereka pun tertawa bersama sama dan sangat bahagia melihat tingkah laku Ji-bin yang sudah menyerah dengan kelakuan mereka di dalam mobil itu .