
Pagi Hari
Ji-bin tengah berdiri di depan galeri Ye-jin , Ji-bin pun masuk dan berjalan kedalam lalu berharap bertemu dengan Ye-jin , sesaat kemudian Ji-bin sampai di depan ruangan Ye-jin , manager Ye-jin baru keluar lalu melihat Ji-bin disana , karena dia mengenal Ji-bin teman Ye-jin dia pun berkata" Bu Ye-jin di dalam, silahkan jika ingin bertemu "ucapnya tanpa tau apa yang terjadi diantara mereka .
"ada apa ??"tanya Ye-jin karena mendengar suara pintu terbuka kemudian menoleh dan melihat tenyata itu adalah Ji-bin.
Ji-bin dan Ye-jin pun berbicara stau sama lain , Ji-bin pun berkata " Maaf ... aku akan bicara sesuatu padamu "ucapnya .
"sepertinya tidak ada yang harus kita bicarakan , aku sudah mengatakannya padamu bukan ?? dan...."
"Apa aku berbuat sesuatu padamu ?? maaf jika aku melakukannya, aku punya kebiasaan yaitu jika sampai mabuk berat seperti itu aku akan lupa semuanya , jadi aku tidak ingat tentang semalam , kamu kasih tau saja apa yang terjadi aku akan bertanggung jawab jika aku melakukannya "ucap Ji-bin.
"tidak usah ... lupakan , aku hanya berharap kita tidak bertemu lagi sekarang dan untuk selamanya, semalam tidak terjadi apa apa aku hanya sedikit kesal karena mabuk , kalau begitu kamu bisa pulang sekarang"ucap Ye-jin.
"Baiklah .... hubungi... ah maksudku jika terjadi sesuatu jangan segan menghubungi ku , aku tidak akan mengganti nomorku "ucap Ji-bin kemudian pergi dari ruangan Ye-jin.
Setelah Ji-bin pergi , Ye-jin pun mulai menangis lagi dan berharap tidak akan terjadi apa apa padanya karena kecerobohan dirinya sendiri .
2 Bulan kemudian
..."Scandal terbaru dari aktor ternama Park Ji-bin, Park Ji-bin dirumorkan tengah berkencan dengan seorang aktor wanita pendatang baru, agensi belum menyatakan apa itu benar atau palsu , apa yang terjadi ?? bagaimana tanggapan para penggemar nya ??"...
"kenapa berita seperti ini selalu muncul , apa dosaku padamu Ji-bin "ucap direktur di ruangan nya dan terlihat sangat marah .
"Maafkan aku ...."
"Agensi akan mengatur semuanya jadi ... kamu istirahat lah beberapa hari, aku akan kasih kamu jadwal lagi jika semuanya sudah membaik , sekarang pulanglah sebelum banyak reporter yang datang , maksudnya kamu lewat belakang saja takut mereka sudah ada disana "ucap direktur .
"Baik direktur "jawab Ji-bin kemudian pergi bersama managernya dan tentunya bukan ke rumah nya ,dan bukan ker unah Chun-seok.
Rumah Chun-seok sudah diketahui sebagai persembunyian nya dan sekarang Ji-bin pergi ke rumah Senja dan Rey, Rey akhir akhir ini berada di rumah dan bekerja dari laptop saja , dia ingin banyak menghabiskan banyak waktu dengan istri dan calon anaknya.
Ji-bin sudah berada di rumah Senja dan Rey, Senja segera membuatkan teh untuk mereka dan berbincang dengan Ji-bin juga .
"Lupakan saja semuanya ? oh iya kamu juga sering mendengar ini bukan sekali atau dua kali tapi sudah beberapa kali, jadi bertahanlah sebentar , semua akan membaik "ucap Rey .
"Benar .... bukan sekali atau dua kali tapi sudah beberapa kali, dan ada lagi skandal ku , kali ini dua satu lagi tentang perselingkuhan ah dunia memang begitu mengherankan "ucapnya .
"Ya !! itu dalam dramamu bukan dunia nyata "ucap Senja .
"Iya itu benar ...."
Selama beberapa hari kemudian Ji-bin akan berada di rumah mereka dan tentunya Ji-bin sangat bosan disana karena Rey hanya bekerja saja seharian di ruang kerjanya sementara Senja masih sibuk di kantor walaupun keadaan perutnya sudah semakin membesar .
Yang akhirnya membuat Ji-bin hanya melihat ponsel dan melihat cacian yang dia dapat dari netizen, saat melihat berita dia malah melihat berita tentang Ye-jin, dikabarkan bahwa dirinya tidak pernah terlihat terlihat 2 bulan belakangan ini dan bahkan galerinya ditutup dan tidak tau sampai kapan begitu .
"Kira kira dia kemana ya ??"ucap Ji-bin.
"Siapa ??"
"Siapa yang tiba tiba menghilang ??"tanya Rey .
"Lee Ye-jin, Lee Ye-jin menghilang sejak 2 bulan lalu , yang berarti dia menghilang setelah aku bertemu dia waktu itu , apa mungkin ini ada kaitannya dengan ku sewaktu mabuk itu ya ??"ucap Ji-bin bertanya tanya pada dirinya sendiri .
"Mungkin saja iya , kamu tidur dengannya ??"tanya Rey secara tiba tiba .
"apa ?? ya pikiranmu .... jangan jangan ... itu pasti gak benar , ah gimana kalau memang kami .... ya Rey kenapa bilang sekarang seharusnya bertanya soal itu padanya , gimana kalau dia hamil makanya sembunyi, ya !! gimana kalau terjadi ??"ucap Ji-bin sambil berdiri lalu memukul kepala nya sendiri .
"Ya !! bodohnya astaga ... "ucap Rey .
5 Bulan Kemudian
Senja telah melahirkan bayi laki laki kembar , mereka semua pun telah berada di rumah sakit kala itu .
Mereka semua menatap bayi itu dari luar ruangan , Ji-bin pun berkata " pantesan .... ternyata kembar , aku jadi paman 3 keponakan "ucapnya sambil melongo melihat bayi kembar itu .
"Menikah lah Ji-bin... uang mu sudah banyak dan cukup untuk pergi kemanapun bersama istri dan anak anakmu nanti "ucap Senja .
"Benar .... carilah pasanganmu dan menikahlah , tidak perlu restu dari penggemar mu , yang penting kami selalu ada untukmu "ucap Ji-ah.
"Oh iya Ji-Seok mana??"tanya Rey .
"Sama mamah aku titipkan, Ji-Seok sudah makin besar aja tidak terasa , jadi ayah sudah tapi bahagia juga "ucap Chun-seok.
"Baguslah ... aku juga pengen anak perempuan lagi "ucap Ji-ah.
Chun-seok mencubit lengan Ji-ah"aaa sakit ..."
Chun-seok pun menatap tajam Ji-ah lalu memberikan kode pada Ji-ah untuk tidak berkata seperti itu didepan senja .
Senja menatap putranya kemudian berkata"Sayangnya aku tidak akan bisa mengandung lagi , aku tau apa maksudmu Chun-seok, aku tidak apa , percayalah ..... "ucap Senja .
Senja tidak akan bisa mengandung lagi karena rahimnya sudah di angkat, tapi dia berhasil melahirkan bayi kembar laki laki yang tampan ,Senja merasa itu sudah cukup begitu juga Rey yang selalu di samping Senja kapan dan dimana pun.
Beberapa saat kemudian Ayah Senja datang , mereka pun pergi dari tempat itu dan meninggalkan Senja bersama ayahnya , Ayah Senja mendekati senja lalu melihat cucunya kemudian berkata" Tidak apa .... kamu melahirkan bayi kembar itu sudah luar biasa , ayah senang punya cucu kembar , ayah bahkan tidak bisa berhenti senang karena kamu melahirkan bayi kembar, papah bahagia, papah ikut bahagia Senja ??"ucap ayahnya sambil memeluk Senja .
Senja mulai perlahan menangis dan akhirnya menangis juga di depan ayahnya .
2 bulan kemudian
Ji-bin masih sibuk dengan urusan jadwalnya tiba tiba dia mendapatkan pesan dari nomor yang tidak terlalu asing yaitu Ye-jin, Ye-jin ingin bertemu dengannya setelah beberapa bulan tidak bertemu , akhirnya mereka bertemu pada malam hari di dekat sungai Han karena disana sepi tak ada orang .
Ji-bin menunggunya disana sambil duduk sendirian dengan topi hitamnya dan tentunya masker hitamnya , beberapa saat kemudian akhirnya seseorang datang yang bahkan Ji-bin tidak tau siapa dia , itu adalah seorang wanita yang membawa seorang anak dalam pangkuan nya dan menghampiri Ji-bin.
"Ye-jin memberikannya padaku untuk di bawa menemui mu, kamu adalah ayah dari anak ini "ucap perempuan itu yang tidak membuat Ji-bin tidak bisa berkata kata lagi .