
"Terima kasih untuk orang orang yang bukan sedarah denganku tapi selalu ada "~ Han ji-ah.
Senja pergi ke luar sebentar kemudian kembali lagi dengan kantong yang dia bawa , Senja memberikannya pada Ji-ah sambil berkata "Gift....."ucap Senja .
Ji-ah kaget plus senang dirinya mendapat kado dari Senja , Ji-ah berkata "hmm ... makasih , ini apaan boleh aku buka sekarang gak ??"tanya Ji-ah.
Senja menggeleng kepala nya kemudian berkata "Hmm boleh , silahkan ...."ucapnya .
Dengan semangat Ji-ah membukanya dan melihat isi kado tersebut adalah sepatu hak tinggi yang menjadi keinginan nya , Ji-ah begitu senang sambil tersenyum pada Senja , Senja berkata "Pakailah itu saat pernikahan mu nanti "ucap Senja sambil melirik ke arah Chun-seok.
Chun-seok yang menikmati minumannya langsung tersedak kemudian salah tingkah sendiri , Rey dan Ji-bin ikut tersenyum, Rey pun berkata "Bukankah seharusnya kalian pulang saja oh iya aku sendiri saja malam ini kalian pulang lah "ucap Rey .
Ji-bin mendekat kemudian tidur di sebelah Rey sambil berkata "Aku gak pulang aku disini saja bersama mu "ucapnya .
"hmm ya udah, Ji-bin saja disini kalian pulanglah "ucap Rey .
Senja pulang terlebih dahulu kemudian Ji-ah dan Chun-seok mereka berdua memilih untuk merayakan ulang tahun Ji-ah berdua dulu setelah merayakan ulang tahun Ji-ah bersama yang lainnya .
Chun-seok membawa Ji-ah tengah malam ke sungai Han , berjalan jalan bersama sama bergandengan tangan , Ji-ah merangkul lengan Chun-seok lalu berkata "Sudah sejauh itu hubungan kita , aku bahkan sudah tidak muda lagi , rasanya kita baru bertemu kemarin Chun-seok, tapi di lihat dari kenyataan kita sudah tua "ucap Ji-ah.
Chun-seok memegang tangan Ji-ah kemudian berdiri tepat di hadapan Ji-ah lalu menatap nya dalam sekali, Chun-seok tersenyum kemudian berkata"Han ji-ah... terima kasih sudah lahir sebagai Han ji-ah, terima kasih sudah masuk kedalam kehidupan ku , dan terima kasih sudah menjadi orang yang kuat "ucapnya .
kemudian menekuk lutut nya dan menatap Ji-ah lalu mengambil sebuah cincin dari kantong celana nya kemudian berkata "Han ji-ah... Will you marry me ?? "
Betapa senangnya Ji-ah mendengar hal itu, Ji-ah bahkan tidak bisa menghentikan air mata nya yang langsung keluar setelah mendengar nya Han ji-ah terharu sekali mendengar ucapan itu kemudian berkata "hmm ... aku ...mau "jawabnya.
Chun-seok pun berdiri kemudian memasang cincin itu di jari manis Ji-ah, Chun-seok pun tersenyum kemudian menatap Ji-ah yang tidak bisa berhenti menangis , Chun-seok pun langsung mencium Ji-ah dan memeluk nya erat .
Di Rumah Sakit
"Apa kamu sudah tertidur??"tanya Ji-bin.
"eugghh ... tidak , ada apa ??"jawab Rey.
"hanya ... berpikir... jika kalian menikah satu persatu , apa aku akan terasingkan ?? kalian sama sama menikah dengan sahabat kalian tapi aku .... bahkan tidak tau akan menikahi siapa ?? apa kita akan terpisah setelah menikah nanti ??"tanya Ji-bin.
"Apa maksudmu?? kita sahabat dan selamanya akan bersahabat , kita tidak akan terasingkan atau sama lain hanya karena pernikahan, dan juga ... anakku nanti harus tau jika ayah mereka mempunyai teman seorang aktor terkenal dan begitu kaya , anakku harus tau akan hal itu dan jika nanti aku mengalami kesulitan kamu bisa menjaga anakku dengan baik , kita harus berpegangan satu sama lain gak boleh pisah , jika kita berpisah... anak anak Kuta tidak akan tau bahwa orang tua mereka memiliki sebuah persahabatan yang begitu menyenangkan "ucap Rey .
Ji-bin tertawa sedikit kemudian berkata"Selamat malam ...."ucap Ji-bin.
"Selamat malam juga ...."jawab Rey .
...Di Coffee shop ji-ah Pagi Harinya...
"Tebak deh , Chun-seok kasih aku kado apa kali ini "ucap Ji-ah yang masih senyum sendiri mengingat tadi malam.
"apaan ?? apa kamu dapat ciuman , atau kamu dapat tas yang kamu impikan "jawab Senja dengan cepat .
"gak ada yang benar , hanya saja ..."
Dengan cepat Chun-seok menutup mulut Ji-ah, dan itu sangat membuat Senja terheran dan bingung dengan apa yang terjadi pada mereka .
"Ada apa denganmu ?? nanti saja kita beritahu "bisik Chun-seok.
"ya udah deh iya , Senja bukannya kamu akan meeting nanti siang pergilah jangan sampai telat "ucap Ji-ah kemudian mengajak Senja pergi lalu mengantar nya sampai ke mobil senja .
Senja bertanya tanya ada apa dengan mereka berdua hari ini dan itu sangat membuat Senja frustasi sekali , senja pun pergi ke kantornya setelah selesai dari kantor K.J . group, Senja dengan cepat pergi ke Twilight Center karena pekerjaan harus tetap berjalan seperti biasanya.
Keesokan harinya
Malam sudah tiba dan Senja pergi ke suatu tempat dimana mereka harus bertemu satu sama lain dan tentunya itu adalah ajakan dari Chun-seok, Chun-seok bilang akan berikan traktiran nya malam ini dan menemui mereka di restoran yang dijanjikan .
Ji-bin sampai lebih dulu dan kebetulan Rey baru di pulangkan dari rumah sakit dan langsung di bawa oleh Chun-seok kesana , sata semuanya sudah berkumpul Senja datang telat dan mereka harus menunggunya disana , mereka juga sudah memesan makanan disana .
Senja datang terburu buru lalu duduk bersama mereka "Maaf telat , soalnya ada meeting mendadak tadi "ucap Senja .
"tenang aja , bukan sekali aja kan ??"jawab Ji-bin.
Senja dan yang lainnya menikmati makanannya setelah selesai menyarap Chun-seok pun mulai berbicara"Sebenarnya.... aku dan Ji-ah akan menikah seminggu lagi"ucap Chun-seok.
Semuanya kebingungan, Ji-bin berkata "apa ?? tiba tiba saja ?? oh astaga kenapa harus seminggu lagi kenapa mendadak sekali "ucap Ji-bin.
"tenang aja , kami akan atur sendiri kalian tidak perlu membantu kami "ucap Chun-seok begitu juga Ji-ah hanya bisa mengangguk dan iya dengan perkataan Chun-seok.
Rey menatap tajam Chun-seok kemudian berkata"Apa kami bukan siapa siapa untuk kalian ?? apa kami hanya boneka untuk kalian ?? apa kami tidak penting untuk kalian ?? apa kami bukan keluarga kalian ,oh astaga kami terlalu percaya pada kalian , astaga kalian memang sangat egois "ucap Rey dan terlihat sangat marah pada Ji-ah dan Chun-seok.
Senja pun memukul meja hingga membuat semuanya kaget , senja pun berkata"Rey benar Chun-seok, Ji-ah... kami juga keluarga kalian apa kami tidak perlu membantu kalian , tidak mau tau aku akan menyewa gedung pernikahan untuk kalian tanpa adanya penolakan "ucap Senja .
"Aku akan menyiapkan semua mulai dari catering dan lainnya "jawab Ji-bin.
"Aku akan menyiapkan pesta meriah untuk pernikahan kalian , kalian tidak bisa menghentikan kami begitu saja , kami akan menolak , paham !!"ucap Rey .
"Baiklah , baiklah , kalian boleh membantu kami "ucap Chun-seok lalu tertawa dengan antusias nya para sahabat mereka .
Mereka semua ikut tertawa dan menatap satu sama lain , mereka bahagia dan senang mendengar kabar bahwa 2 sahabat mereka akan segera melangsungkan pernikahan .