5 Bubble Pals

5 Bubble Pals
Episode 81. Rey kembali ke Indonesia



"Aku akan pulang dan kembali lagi nanti untuk melamar mu , sungguh..."ucap Rey .


Rey pun membantu Senja berdiri kemudian pamit untuk pergi "Kalau begitu aku akan pulang , aku sayang padamu Senja ...."ucap Rey sambil tersenyum lebar pada Senja .


Senja juga ikut tersenyum kemudian melambaikan tangan nya saat Rey pergi dari hadapannya , Senja pun pulang ke coffee shop ji-ah untuk bertemu dengan , Chun-seok dan juga Ji-ah, sesampainya disana , wajah mereka berdua terlihat pucat , Ji-ah terlihat menahan tangis dan Chun-seok menatapnya dengan tatapan kosong , Senja pun berkata "Situasi apa ini ??"tanya Senja .


Tiba tiba Ji-bin datang sambil berlari dan mausi begitu saja hingga membuat Senja terkejut "Ada apa denganmu Ji-bin, astaga ..."ucapnya .


"Rey .... pesawat Rey ... kita harus kesana sekarang "ucap Ji-bin dengan nafas yang masih ngos-ngosan.


Senja masih bingung kemudian Ji-ah menyalakan televisi terlihat berita terbaru dari Rey yang dinyatakan bahwa pesawat yang membawa Rey tadi jatuh tepat di lautan , Melihat itu membuat Senja terdiam serasa tubuhnya tidak berdaya lagi , seluruh tubuhnya gemetar bahkan air matanya keluar dengan sendirinya , Senja menangis tersedu dia tidak bisa menahannya disaat itu juga Ji-bin datang memeluknya disusul dengan yang lainnya .


"Rey akan baik baik saja , yakinlah "ucap Chun-seok sambil menepuk pundak Senja.


Mereka semua langsung menuju bandara dan memastikan semuanya , sata berada disana sudah banyak orang disana untuk bertanya tanya yang membuat Senja dan yang lainnya tidak bisa masuk untuk bertanya .


Sudah 3 hari mereka disana tidak ada berita apapun tentang Rey disana , dan masih banyak orang yang belum ditemukan, mereka semua hanya bisa pasrah dengan keadaan bahkan Mamah Rey syok dan akhirnya masuk rumah sakit karena hal itu sedangkan Ayah Rey berangkat ke Korea Selatan untuk menemui semua sahabat Rey dan memastikan keadaan Rey , mamah Rey di awasi oleh sekretaris dari Rey di Indonesia.


Setelah sampai di Korea Ayah Rey langsung berhadapan dengan semua sahabat dari Rey , bahkan Ji-bin yang mempunyai banyak syuting hari itu terpaksa di undur karena dirinya masih mencemaskan keadaan Rey yang belum di temukan sama sekali keberadaan nya .


"Belum ada tanda apapun tentang nya ??"tanya ayah Rey .


"Maaf paman , ini salah kami seharusnya kami tidak membiarkan dia pulang hari itu "jawab Chun-seok.


"Bukan salah kalian , paman yang memintanya untuk pulang malam itu juga karena pekerjaan, itu bukan salah kalian sama sekali bukan salah kalian "ucap ayah Rey .


Chun-seok pun beranjak dari tempat duduknya kemudian mengajak Ayah Rey untuk pulang "Besok kita cari lagi paman , kita pulang dulu ,paman belum makan bukan ?? kita makan dulu "ucap Chun-seok.


Mereka pun pulang dan mencari hari demi hari walaupun tanpa ada sedikit petunjuk.


Beberapa Bulan kemudian


Saat mereka mencari langsung ke laut tidak ada tanda apapun para pencari sudah menyerah dan tidak akan mencari keberadaan Rey lagi , mereka sudah kelelahan mencari orang yang mungkin saja sudah mati termakan paus atau bisa saja dimakan oleh yang lainnya .


"apa maksud kalian ?? menghentikan pencarian nya , ya !! teman saya masih berada di lautan dalam itu bagaimana bisa kalian berhenti , cari dia sekarang aku akan membayar kalian 10 kali lipat jika kalian mau "teriak Chun-seok.


Para pencari itu hanya menggeleng kepala pertanda mereka tidak mau dan akhirnya memilih pergi dari tempat itu "Ya!!!"teriak Chun-seok dengan keras sampai mengejar mereka , Ji-ah pun menahan nya .


"Jangan di kejar mereka kelelahan, ini udah 2 bulan pencarian kita , kita akan cari sendiri , bahkan paman saja hampir kehilangan nyawanya mencari anaknya sendiri , kita juga harus ..."


Senja murka kemudian berkata"Apa maksud mu Ji-ah?? apa kita harus merelakan kepergian Rey ?? Rey belum mati Rey masih hidup, apa kalian juga akan menyerah dengannya ?? jika kalian akan menyerah baiklah aku akan mencarinya sendiri "ucap Senja.


Chun-seok mengehentikan hal itu kemudian berkata"shut up !! hari ini sampai disini saja , besok kita cari lagi "ucap Chun-seok kemudian pergi dari tempat itu .


Senja bukannya langsung masuk ke rumah Chun-seok Senja memilih untuk pergi ke ruang kenangan mereka , sedangkan yang lainnya beristirahat ke dalam , Chun-seok mengambil selimut tebal dan membawanya ke ruang kenangan , saat memasuki ruang kenangan itu Chun-seok melihat Senja yang tertunduk menangis melihat kenangan bersama Rey .


Chun-seok pun datang kemudian memakai kan selimut itu pada Senja sambil berkata "Kita akan segera menemukan nya percayalah ..."ucapnya sambil memeluk Senja .


Senja pun menangis di pelukan Chun-seok dan tentunya dengan senang hati bahu Chun-seok tersedia untuk Senja kapanpun dimanapun dan saat bagaimana pun , Chun-seok bahkan tidak sadar bahwa Senja sudah tertidur di bahunya dengan hati hati Chun-seok memindahkan nya ke Sofa yang ada di dekat mereka duduk tadi , kemudian pergi dari ruang kenangan menuju ke rumah dan beristirahat.


Keesokan harinya


Ji-ah datang membawa makanan untuk Senja lalu makan bersama sama , sebelum makan Ji-bin dan Chun-seok datang kesana untuk bergabung bersama sama sambil memutar kembali kenangan bersama sama waktu dulu .


Tanpa sadar air mata menetes di wajah mereka masing masing hingga mereka tidak sadar waktu sudah berlalu dan sudah sore hari , polisi pun datang ke tempat Chun-seok tapi tidak ada orang karena mereka tidak mendengar kedatangan polisi , yang akhirnya Chun-seok keluar karena tidak tahan dengan semua wajah pada temannya kemudian melihat beberapa polisi di depan rumahnya.


Chun-seok mendekati mereka kemudian berkata "Ada apa ya ??"tanya Chun-seok.


"oh apa kamu sahabat dari Reynandara asal dari Indonesia??"tanya polisi .


"ah iya , apa kamu menemukan nya ??"tanya Chun-seok dengan penasaran nya .


Dengan segera polisi memberikan sebuah kantong yang berisi dompet milik Rey "Kami menemukan nya , dia berada di rumah sakit ****, kami menemukan dompet ini di pantai , dan menerima informasi dari beberapa orang disana "ucap polisi .


Chun-seok terharu mendengarnya sampai tidak mengira bahwa sahabat mereka di temukan "Kami akan kesana sekarang, terima kasih, terimakasih sudah membantu kami selama ini "ucap Chun-seok.


"ya sama sama "jawab polisi dan segera pergi dari rumah Chun-seok.


Chun-seok pun segera menuju ke ruang mengambil kunci mobil dan memanggil semuanya untuk bergegas pergi tanpa mereka tau apa yang terjadi .


Saat berada di mobil


Chun-seok tidak berhenti menangis dan tersenyum yang membuat mereka mereka bertanya tanya ada apa dengan Chun-seok hari ini .


"Ada apa denganmu??"tanya Ji-bin karena sudah tidak tahan dengan sikap Chun-seok.


"kita menuju kemana ??"tanya Ji-ah.


dengan suasana yang gembira tetap saja Chun-seok tidak mau memberitahu pada mereka hingga akhirnya mereka sampai di rumah sakit dengan segera Chun-seok langsung berlari dan diikuti oleh yang lainnya begitu saja .


Hingga tepat di depan ruangan ,mereka masuk kedalam dan perlahan melihat Rey yang sudah terbaring di sana dengan banyaknya peralatan rumah sakit yang ada di tubuh Rey , saat itu juga mereka semua menangis bahagia bersama sama melihat Rey yang masih hidup walaupun terbaring lemah disana .


"Jika menunggu walaupun lama pada akhirnya dia akan kembali pada kami "~ Chun-seok.