
Setelah melakukan konferensi pers itu , Ji-bin turun dan pergi dari sana , Ji-bin bahkan Ji-bin terhalang keluar dari gedung karena banyaknya reporter yang datang .
Sesudah selesai semuanya Ji-bin pergi pulang ke rumah Senja menemui putrinya , saat sudah sampai disana semuanya telah menunggunya, mereka pun membuka pintu untuk Ji-bin, saat pintu terbuka Ji-bin bukannya sedih malah tersenyum lalu membuka lebar lebar tangannya , Hana pun tersenyum pada Ayahnya kemudian berlari ke pelukan ayahnya .
Ji-bin pun memeluk nya erat kemudian menggendong nya lalu berkata " Ayah mencintai Hana selamanya ...."ucapnya yang membuat semua orang ikut menangis bahagia.
Senja pun mendekati Ji-bin kemudian menepuk pundak nya lalu berkata "Ayo ... kita makan , kamu lapar bukan ?? kami membuatkan makanan yang lezat hari ini "ucap Senja .
Mereka pun makan bersama sama dan tidak pernah membahas apa yang terjadi , pada malam harinya para orangtua sahabat dan juga orangtua Ji-bin sudah pulang akan tetapi para sahabatnya belum pulang dan akan menginap di rumah Senja dan Rey malam ini dan untuk beberapa hari kedepannya .
Malam itu setelah semua anak anak sudah tertidur Ji-bin pun keluar dari rumah dan menatap langit di depan rumah duduk di atas rumput hijau dan memandangi langit untuk menghilangkan stress beratnya , Rey dan Chun-seok pun datang mendekatinya lalu duduk bersama Ji-bin disana .
Rey di sebelah kanan sedangkan Chun-seok berada di sebelah kiri Ji-bin, Rey menepuk pundak Ji-bin kemudian berkata " Tak apa , kamu bisa kerja di perusahaan Senja , Senja punya dua perusahaan kamu tinggal pilih kerja dimana ??atau bisa saja kerja di perusahaan Chun-seok, benar bukan Chun-seok??"tanya Rey .
"hmm benar , tidak usah khawatir tentang Hana , Senja menjaganya sepenuh hati kasih sayang mereka melebihi ibu kandungnya sendiri , tidak usah khawatirkan hal itu , kamu paham ??"tanya Chun-seok.
"hmm aku paham , tenang saja "jawab Ji-bin.
"Park Ji-bin seorang aktor hebat menjaga putrinya sendiri tanpa seorang istri di sampingnya , walaupun Ye-jin tidak ada disampingmu kamu tetap ayah yang hebat , kami bangga padamu "ucap Rey sambil tersenyum.
"Kamu iri padamu Ji-bin??"ucap Chun-seok.
Ji-bin menoleh ke arah Chun-seok kemudian beralih ke arah Rey sambil berkata "iri ?? padaku ?? kenapa ??"tanya Ji-bin penasaran.
"pertama aku selalu di bandingkan denganmu oleh Ji-ah "ucap Chun-seok.
"benar "jawab Rey.
"kedua , mamah juga selalu membandingkan mu dengan kami "ucap Chun-seok.
"benar sekali "jawab Rey .
Ji-bin mulai tersenyum sedikit kemudian Chun-seok mengatakan" Ketiga , kamu seorang ayah bisa dekat dengan Hana walaupun kamu sering meninggalkan nya karena jadwal mu , kami yang selalu ada di setiap momen hidup anak kami tapi ... selalu dekat dengan mamah mereka , apa hidup seadil itu ??"tanya Chun-seok.
"benar sekali "jawab Rey .
Ji-bin mulai tertawa melihat ocehan para temannya kemudian diikuti oleh Rey dan Chun-seok yang ikut tertawa karena ocehan mereka sendiri , mereka yang sedang tertawa seperti itu terlihat dan terdengar oleh Senja dan Ji-ah dan merasa senang karena hal itu , Senja dan Ji-ah pun datang kesana membawa beberapa minuman dan camilan .
Sedangkan senja hanya tersenyum kemudian datang juga sambil membawa minuman itu dan membawa alas duduk juga untuk mereka semuanya , Rey yang melihat banyaknya bawaan mereka akhirnya ikut berdiri dan mengambil bawaan Senja kemudian menghentang kan alas duduk itu dan menaruh camilan dan minuman di atasnya .
Mereka pun mulai berbicara aneh lagi dan bercanda bersama sama sampai akhirnya mereka tertidur di luaran , Sedangkan Ji-bin belum tidur dan hanya memandang semua sahabat nya lalu berkata " Setelah semua yang kalian lakukan aku juga akan berjanji satu hal , tidak akan pergi meninggalkan kalian disaat kalian terpukul , dan selalu ada untuk kalian dan juga anak kalian selamanya "ucap Ji-bin.
Satu persatu mereka terbangun kemudian pindah masuk kedalam rumah dan tidak lupa membersihkan semua barang disana dan tidur .
Keesokan Harinya
Mereka semua sudah bangun , Ji-ah dan Senja memasak untuk sarapan pagi sedangkan para ayah belum bangun setelah sarapan selesai baru mereka bangun dan sarapan bersama kemudian tidak lupa memandikan anak anak mereka lalu bersiap pergi , membawa banyak barang barang dan dimasukkan kedalam mobil, mereka pergi dengan dua mobil yaitu mobil Senja dan mobil Chun-seok.
Mereka pergi ke sebuah tempat yang melewati banyak pohon dan perjalanan nya agak jauh , mereka hari ini mau melakukan kemah bersama sama dan bersenang senang hari ini , mereka terlihat sangat bahagia berkemah bersama sama , karena sudah lama mereka tidak pergi bersama sama berkumpul dengan lengkap semuanya .
Sesampainya di tempat semua barang mereka keluarkan , mulai dari tenda dan segalanya , tidak lupa anak anak yang baru bisa berjalan pun mereka tetap awasi , yang mengawasi anak anak yaitu Senja dan Ji-ah sedangkan pada ayah membuat tenda dan melakukan semuanya .
Selesai semuanya dan sudah siap pakai akhirnya mereka duduk di depan tenda menatap beberapa pemandangan yang mereka dapatkan di depan mata mereka , anak anak juga merasakan nya dan terbawa suasana hangat dari para orangtua mereka .
"Aku harap anak anak kita juga akan seperti kita nantinya "ucap Senja.
"benar sekali, mereka bisa jaga Hana nantinya "jawab Rey .
"benar , cuma Hana yang cewek ,jadi mereka bisa menjaga Hana dengan baik "ucap Chun-seok.
"Aku juga harapnya begitu "jawab Ji-bin.
Mereka pun mulai makan bersama sama , bahagia bersama ,tertawa bersama dan bersenang senang bersama sama , beberapa saat kemudian akhirnya mereka semua tertidur pulas sedangkan Ji-bin tidak tidur hanya memandang saja di depan tenda , Senja yang melihat itu menghampiri Ji-bin sambil berkata "ada apa ??"tanya Senja .
"kamu tidak tidur ??"tanya balik Ji-bin sambil menoleh ke arah Senja .
"tidak ... aku baru saja terbangun dan melihatmu duduk disini "jawab Senja .
"Mereka semua jahat ya senja , mereka bahkan tidak tau tentangku dan berkomentar sesuka mereka "ucap Ji-bin.
"dalam alkitab kami Alquran itu pernah menyebutkan bahwa Dalam kehidupan ini hanyalah permainan dan Senda gurau saja , dan kali ini mereka sedang melakukannya, mereka sadar apa yang mereka lakukan tapi mereka tidak tau yang mereka lakukan atau katakan bisa saja menyakiti orang lain , jadi biarkan berlalu , mereka yang membencimu biarkan saja karena yang tau tentangmu bukan mereka tali dirimu sendiri , khawatirkan dirimu sendiri dan jangan bawa komentar mereka masuk kedalam hatimu "ucap Senja .
Ji-bin tersenyum mendengar hal itu kemudian merasa tenang setelah Senja mengatakannya.