
...Pulang Dari Memancing...
"Lanjut tadi kita menang kan ?? aku mau buat permintaan untuk kalian bertiga "ucap Ji-ah.
"Mau apa ? uang , tas , baju atau jam tangan atau apa ??"tanya Chun-seok.
"ah enggak mau kalau itu gak seru , lagian baju gue banyak , tas banyak jam tangan selalu ganti uang apalagi masih banyak , aku mau yang lain "jawab Ji-ah.
"Jadi mau apa ??"tanya Ji-bin.
Senja tersenyum kemudian berkata" akun tiktok milik pribadi aku udah lama gak post apapun , gimana kalau kalian isi , buat callenge aja bisa kan ??"ucap Senja .
"Setuju tapi callenge nya kami yang tentuin gimana ?? tapi callenge nya bukan satu aja , melainkan beberapa, setuju gak setuju itu kemauan kami kalian harus mau , oke ??"ucap Ji-ah.
Mereka bertiga geleng kepala dengan pernyataan Senja dan juga Ji-ah. Senja dan juga Ji-ah sibuk sana sini mencari callenge untuk mereka bertiga , sampai akhirnya mereka sampai di sebuah restoran enak , mereka makan di tempat yang agak tertutup takut ada penggemar Ji-bin yang nyelip masuk kedalam restoran itu .
Saat menikmati makanan yang sudah ada di depan mata mereka , dan saat itu juga mereka bersenang senang dan juga setelah selesai dengan menyantap makanan itu , mereka pergi ke sebuah taman dan saat itu juga mereka membuat callenge yang di janjikan .
Senja mendekat kemudian berbisik pada Ji-bin "Buat yang imut ya ... nanti aku beli makanan yang enak "bisik Senja .
mata Ji-bin langsung membesar mendengar makanan kemudian Ji-bin pun dengan semangat membuat callenge tersebut , callenge yang di buat adalah Mr.Chu dari Apink, kedua ada I Am dari Ive yang ketiga ada What is love dari Twice , mereka bertiga membuat suasana menjadi sangat menyenangkan, membuat tertawa karena wajah keren para lelaki tidak terlihat lagi ditambah lagi lirik oleh banyaknya orang di taman itu .
Ji-ah berbisik pada Senja bahwa "Seharusnya Ji-bin lepas masker aja , gak seru jadinya "ucap Ji-ah.
"Segitu gak serunya ya , sampai kamu terkekeh melihat tingkah mereka , ya wajar dong Ji-bin pakai masker kalau enggak dia dilihat banyak orang yang ada kita yang repot "jawab Senja .
"Iya sih benar juga , mereka lucu banget ya .... "ucap Ji-ah.
Setelah selesai dengan callenge mereka akhirnya memilih pantai untuk berlibur , pantai yang tidak terlalu ramai atau berada jauh dari keramaian , sambil membawa ice cream, makanan ringan dan beberapa buah untuk di makan nantinya .
Mereka duduk di tepi pantai berlima menghadap laut yang begitu luas , tidak lupa kamera yang selalu mereka bawa kemanapun untuk membuat kenangan .
Chun-seok berada di tengah tengah dan di sebelah kanannya ada Ji-ah dan di sebelah kiri Chun-seok ada Senja sementara Rey berada di sebelah Senja dan Ji-bin berada di sebelah Ji-ah, mereka saling bersandar di bahu terdekat dengan mereka sambil tersenyum bahagia ke arah laut lepas .
"Aku harap ... tuanya kita akan seperti ini "ucap Senja .
"Kami juga ."
Selepas itu Han ji-ah mulai berdiri dan memukul kepala Ji-bin dengan agak keras , Ji-bin tidak terima dan mulai memukul yang lainnya sehingga membuat mereka saling kejar mengejar di sekitar pantai sampai siram menyiram air di tepi pantai hingga membuat mereka basah kuyup.
"Berselancar yuk ??"ajak Ji-ah.
"Hah?? "~ Chun-seok.
"Berselancar"jawab Ji-ah.
"Ayok tapi bentar aja , ini udah sore "jawab Senja.
Mereka pun mulai mengganti pakaian mereka masing masing dan mulai berselancar dengan bantuan ahli tentunya.tidak terasa hari sudah mulai gelap dan mereka pun berhenti dan segera pergi tetapi sebelumnya mereka terlebih dahulu mengambil foto dengan latar belakang matahari terbenam dengan sangat indah .
Mereka kembali masuk kedalam mobil dengan tubuh yang masih kedinginan, yang menyetir kali ini adalah Ji-bin . Beberapa saat setelah perjalanan jauh Ji-bin merasa tidak asing dengan toserba yang ada di pandangannya kemudian berhenti , lalu berkata "Bukankah toserba ini familiar untuk kita ??"ucap Ji-bin yang membuat semuanya menoleh ke arah yang dimaksud oleh Ji-bin.
Senja tersenyum dan diikuti oleh semuanya, Senja berkata "Bisa kita turun sebentar kita minum dulu disini "ucapnya .
"Haruskah ?? ya udah kita turun aja "jawab Ji-ah kemudian membuka pintu dan turun tidak lupa diikuti oleh yang lainnya juga .
Mereka semua memasuki toserba dengan senyuman , sedangkan Senja pergi ke kasir dan menyapa "Halo Bu ?? lama tidak bertemu , apa kabar ??"ucap Senja.
Betapa terkejutnya pemilik toserba itu ternyata pembelinya kali ini adalah Senja dan teman temannya "Senja ?? saya baik baik saja , ya ampun saya tidak mengira itu kalian , kalian semakin cantik dan tampan , saya juga tidak menyangka kamu dan Jihoon akan jadi kakak adik , Jihoon gimana sekarang??"
"Kak jihoon sudah menikah dan punya anak perempuan yang cantik , dia baik baik saja "ucap Senja .
"Dilihat dari pergaulan kalian dulu , Ibu kiranya kamu dan Jihoon yang akan menikah ternyata bukan ,malah jadi kakak adik , ibu juga kiranya teman temanmu ini bakalan gimana ?? ternyata makin sukses semuanya , iyakan ??"tanya ibu pemilik toserba.
"heheheheh .... iya Bu "jawab mereka semua.
"Kami boleh minum di depan lagi kan Bu ??"tanya Ji-bin.
"Tentu saja boleh tapi jangan lupa mengambil foto dengan ibu nanti ??"ucap pemilik toserba.
"Baik Bu !!"
Setelah mengambil minuman mereka pun minum di luar toserba, dimana tempatnya masih terlihat sama dengan waktu dulu , toserba ini banyak kenangan nya dengan mereka . mulai dari ajakan berteman tertawa bersama dan masih banyak kenangan lainnya .
"Tempat ini tempat favorit kita dulu bukan ?? tempat kerja Senja , kita setiap malamnya menghabiskan waktu bersama disini "ucap Chun-seok.
"Sudah banyak waktu yang kita habiskan bersama sama , pokoknya sampai tua nanti kita harus bersama sama terus "ucap Ji-bin.
"Jangan ada perpisahan di antara kita kecuali maut yang memisahkan kita "ucap Senja .
"hmm benar sekali, aku juga berharap begitu "ucap Rey .
Ji-ah menatap semuanya kemudian berkata dalam hatinya bahwa"Kami semua di takdir kan untuk bertemu dan kami sampai sejauh ini karena rasa percaya satu sama lain , setelah kepergian mamah aku senang masih memiliki mereka di kehidupan ku , aku berharap kamu akan seperti ini sekarang dan untuk selamanya."
"Look , malam hari ini sangat indah , bukankah malam ini sama seperti malam dimana kita berada di sini waktu dulu ?? "tanya Ji-bin.
"Langitnya tidak akan berubah kecuali ada badai , kita saja yang tidak pernah melihat keatas lagi , kita hanya menatap ke depan saja , benar bukan ??"ucap Chun-seok .
"hmm itu benar "jawab Senja .
Mereka kembali tersenyum dan menatap langit secara bersamaan.