5 Bubble Pals

5 Bubble Pals
Bab 26 . Bekerja lebih keras



Senja dan ayahnya sudah berada di rumah senja .


"Maaf ayah ... rumah senja kecil , bukan rumah senja tapi ini di beli oleh orang tua Rey , aku juga baru tau beberapa bulan lalu"ucap senja .


"Yang penting bisa digunakan, ayah mau bertanya, kenapa senja milih ayah ..."tanya ayah senja .


"Aku kan sayang ayah ... lagian ibu pasti akan merindukan ku setelah aku memutuskan memilih ayah ... iyakan ayah ..."ucap senja sambil tersenyum.


"hmm... Iyah ...Senja yang paling peduli dengan ayah ..."ucap ayah senja .


"Aku akan mengajari ayah tinggal lebih baik di Korea , mulai bahasa , cara makan dan kehidupan sehari hari di Korea , oke ayah ...."ucap senja .


"Baiklah ...."


Beberapa bulan setelah ayah senja berada di Korea dan kini ayah senja sudah terbiasa makan dengan menggunakan sumpit dan bahasa semakin lancar , tetapi soal pekerjaan belum dapat sama sekali .


"Maaf senja ... ayah belum dapat uang buat kuliah kamu "ucap ayah senja.


"Ayah ... aku dapat beasiswa jadi hanya butuh uang sedikit tidak banyak dan senja juga masih ada uang hasil kerja dari toserba ..."ucap senja yang tidak sengaja bilang kalau dirinya sedang bekerja di toserba.


"Senja ... kamu bekerja ... kenapa bekerja , ayah yang seharusnya bekerja bukan kamu ..."ucap ayah senja yang kaget mendengar putrinya bekerja agar dapat uang .


"Maaf ayah.... aku gak bilang sama ayah kalau aku bekerja , aku janji setelah kerja magang nanti aku akan berhenti dari kerja di toserba, ayah aku hanya ingin bekerja sedikit lebih lama "ucap senja memohon pada ayahnya .


Tiba tiba ....


"tok ....tok...tok..."


Suara ketukan pintu dari luar rumah di tengah perdebatan antara ayah senja dan senja . senja mendengar suara itu langsung bergegas keluar dan membuka pintu .


"paman.... Ji-bin...., tumben kesini , ada apa ?? silahkan masuk "ucap senja.


Ji-bin dan ayahnya masuk kedalam rumah dan duduk di sana .


"maaf sebelumnya tapi saya mendengar kalau ayah senja datang beberapa bulan lalu tapi baru bisa datang kesini hari ini , oh iya katanya ayah kamu ini cari kerja kan ?? gimana kalau kerja di kantor saya aja "ucap appa Ji-bin.


"apa paman ?? ini beneran?? tapi ayah saya ...."


"Saya hanya lulusan SMA saja , apa yang bisa saya kerjakan jika berada di perusahaan mu??"tanya ayah senja .


"Sebagai ya mungkin saya bisa menjadikan kamu pegawai saya nanti saya bimbing "ucap Appa Ji-bin.


"Jangan paman .... nanti orang kira apa tentang ayah saya , kalau gak buat sebagai petugas keamanan saja , iyakan ayah ..."ucap senja .


"Senja benar , jadi petugas keamanan saja , lagian gajinya juga lumayan untuk keseharian kami "jawab ayah senja.


"baiklah kalau begitu "ucap appa Ji-bin.


setelah membincangkan soal kerja , dan ayah senja akhirnya punya pekerjaan jadi menyuruh senja agar berhenti dari pekerjaan nya di toserba.


"Bagaimana kalau berhenti??"tanya ayah senja.


"berikan waktu sebentar ayah ..."jawab Senja.


"Baiklah tapi jangan kelamaan ya "ucap ayah senja .


"Baiklah ....baiklah ...."jawab senja .


"Bukannya hari ini kalian harus mengantar Chun-seok pergi wamil "tanya ayah senja.


"Iya ayah .... ini lagi tunggu mereka sampai , Ji-bin gak bisa ikut karena hari ini syuting pertama nya , baru keluar militer udah dapat job aja dia , terus lagi ya ayah .... Ji-ah juga mau buka coffee shop nya besok "ucap Senja.


"Bagus dong , kasih semangat untuknya dan kamu juga harus selesaikan kuliah mu dengan cepat , biar dapat kerja yang bagus , okay ??"ucap ayah senja.


"Baiklah ayah ..."


Skip sampai di tempat


"bye bye Chun-seok..."ucap mereka sambil melambaikan tangan mereka .


lagi dan lagi mereka tidak bisa bersama sama .


"jangan lupa besok datang ya ..."ucap ji-ah.


"oke"jawab mereka .


Keesokan harinya yaitu hari pembukaan coffee shop ji-ah pertama dan semua telah disana bahkan Ji-bin di tengah kesibukan nya menyempatkan diri untuk datang .


"makasih udah datang ..."ucap ji-ah.


"hmm ... iya dong kami kan teman kamu , oh iya ayah kasih ini (memberikan sedikit hadiah ) gak banyak sedikit doang sih "ucap senja .


"its okay gak papa makasih ya .. sampaikan sama paman "ucap ji-ah.


Mereka semua bergembira dan bersenang-senang senang hati itu sampai selesai dan hari sudah malam akhirnya mereka semua pulang dan beristirahat, Senja pulang bersama Rey , Rey mengantar senja pulang .


"Sorry senja aku gak bawa mobil , motor atau apapun jadi antar kamu jalan kaki gini "ucap Rey .


"emang nya aku pernah minta kamu bawa apapun, kamu makin lucu aja , kenapa gak cari pacar , dari semua teman teman kita gak pernah ada yang pacaran , kamu gak cari pacar "tanya senja .


"Hm ...gimana ya ... mungkin karena kita udah sama sama dari dulu ya sampai lupa cari pacar , lebih enak main bareng sahabat daripada pacaran kan ?? iya gak sih ?? kalau menurut aku kalau soal jodoh ya ...pastinya terselubung di hati sendiri ya tapi nanti lah kalau waktunya udah pas "jawab Rey .


"Rey .... aku mau bilang kalau sebenarnya aku itu .... gimana ya ngomongnya.... kalau ada yang suka sama aku gimana menurut kamu " ucap senja .


"ada yang suka sama kamu ?? siapa ?? aku kenal gak ?? tapi kalau dipikir ulang ya kalau yang suka sama kamu banyak sih , lihat aja followers kamu di insta Wow banget sih , jadi ... kalau soal suka pasti banyak gak usah pikirkan itu dulu yang penting selesaikan kuliah kamu dulu "ucap Rey .


"iya dong ...oh udah sampai nih , masuk dulu yuk ketemu ayah .... " ucap senja .


"lain kali aja , aku balik ya .... bye ... "ucap Rey sambil melambaikan tangannya dan pergi pulang .


Senja membuka pintu lalu berkata"Ayah ...aku pulang ??"


"hm..kamu disini pergilah istirahat kamu pasti capek "ucap ayah senja.


"Baiklah ayah ..."


Hari hari berlalu dan kini senja sudah menyusun skripsi nya dan diambang pikiran yang sangat berkoar-koar, pikiran nya sangat banyak dan belajar juga diharuskan yang membuatnya sakit kepala dan hampir stres.


Pada malam hari di rumah senja .


"akhhh.... kepala ku sakit , ini gimana sih ..."teriak senja .


"kerjakan pelan pelan saja Senja ...jangan gegabah gitu , nanti kamu stres, jangan banyak pikiran kerjakan dengan lapang dada "ucap ayah senja menenangkan putrinya.


"Tapi ayah... ini sangat sulit ... aku makin kesini makin bodoh ..."ucap senja sambil menangis .


"Astaga.... jangan menyerah begitu "ucap ayah .


"Aku menyerah deh ayah ... ini sangat sulit ..."ucap Senja .


"Allah tidak akan memberimu nyawa hingga sampai sejauh ini hanya untuk melihat mu menyerah ... sudahlah ...sana beribadah dulu serahkan semuanya pada Allah dia akan memberimu jawaban atas semuanya "jawab ayah .


"Baiklah ayah ...."