
Pagi Hari Tiba
Senja mendapatkan rumah yang berada di setengah jarak dari kantor K.J. Group dan juga setengah jarak dari Twilight Center, dia akan pindah hari ini , tetapi sebelumnya masih banyak barang yang harus dia ambil dan yang akan di bawa ke rumah barunya .
Senja baru bangun di tempat Jihoon kemudian suara telepon nya berdering langsung saja Senja mengangkat nya kemudian berkata "Hmm?? ada apa ??"tanya Senja yang masih mengantuk dan masih mengumpulkan nyawanya untuk bangun .
"Bangunlah , katanya pindahan hari ini , kami sudah di bawah , cepatlah "ucap Rey .
Senja kaget dan langsung bangun kemudian bergegas mandi dan turun kebawah .
Sementara di bawah ada Rey , Chun-seok, Ji-bin dan juga Ji-ah disana , karena hari ini jadwal Ji-bin tidak ada makanya dia ikut di balik itu semua ada Hyun Jae yang baru tiba dan langsung terheran dengan kehadiran Rey disana , dia tidak terlalu suka melihat Rey karena terlalu dekat dengan Senja , walaupun cuma teman doang tapi Hyun Jae merasa asing.
Jihoon melihat Hyun jae yang baru tiba kemudian memanggil nya untuk bergabung "Hyun Jae kamu sudah datang , kemari lah ...."ucap Jihoon.
Hyun Jae tersenyum kemudian menjawab "Ah iya Hyung "jawabnya kemudian bergabung dengan yang lainnya di meja makan dan duduk tepat di depan Rey.
Rey menatap Hyun Jae dengan kuat dan sangar , Hyun Jae juga tidak mau kalah dia juga menatap Rey dengan sangar , Chun-seok yang menatap itu pun langsung berkata " Woi !! ada masalah apa sih sama kalian berdua , kamu Hyun Jae kan ?? kenalin nama aku Chun-seok, ini Rey ini Ji-bin dan ini Ji-ah pacar aku , kamu semua sahabat nya Senja , Senja cerita soal kamu juga jadi berhenti menatap Rey dengan sangar cobalah berteman dengan kami "ucap Chun-seok.
"hm ... itu benar , lanjutkan makan saja "ucap Ji-ah.
"Lo mau ngapain kesini ??"tanya Rey sambil menatap tajam Hyun Jae.
Ji-bin tertawa melihat tingkah laku Rey kemudian berkata "ya...ya...ya... berhenti menatapnya begitu , kamu ada masalah apa sih dengannya ??"tanya Ji-bin.
"Masalah hidup !! "jawabnya dengan nada sedikit marah begitu juga Hyun Jae yang menatap nya dan terlihat sedang banyak masalah dengan Rey .
Tidak lama kemudian Senja pun datang dan melihat semuanya telah berkumpul di meja makan "Apa ini ?? kenapa udah datang aja , emangnya udah jam berapa ??"tanya Senja .
"Lihat aja tuh jam , gede gitu kamu gak lihat !!"ucap Rey dengan jelas .
Ji-bin menepuk pundak Rey sambil berkata"Biasa aja dong kata katanya , emangnya lagi pms ya ??"tanya Ji-bin sambil tertawa .
"apaan sih gak jelas banget "jawab Rey dengan sinis.
Selesai makan mereka pun bersiap dan kali mereka membawa 1 mobil Chun-seok di tambah 1 mobil Hyun jae dan 1 mobil Senja . barang Senja di masukkan di mobil milik Chun-seok dan juga Hyun jae, Chun-seok, Ji-ah dan Ji-bin di dalam mobil Chun-seok sedangkan Rey dengan cepat duduk di mobil Senja dan tentunya Hyun Jae berada di mobilnya karena Hyun Jae sendiri di dalam mobil Ji-bin pun turun dan segera duduk di mobil Hyun Jae.
"Kenapa kamu yang duduk disini sih ??"ucap Hyun jae.
"Emangnya kamu mau duduk satu mobil sama Rey ?? lagian kapan lagi coba duduk sama aktor terkenal , iya kan ??"tanya Ji-bin sambil tersenyum dan mengedipkan sebelah matanya.
Hyun Jae menatap nya dengan tatapan sinis dan kemudian melajukan mobilnya untuk pergi , sedangkan Ji-ah dan Chun-seok sangat senang karena tidak ada yang menganggu, begitu juga Rey dengan sangat bahagia sebab bisa duduk bersama Senja .
Rey menyetir sambil tersenyum kemudian Senja yang melihatnya langsung berkata "Ngapain senyum senyum sendiri ?? kerasukan apa gimana ?? "tanya Senja .
"Gak ada , tenang aja aku masih normal kok , oh iya rumahmu di apartemen kan ?? gimana menurutmu bagus gak ??"tanya Rey .
Senja menjawab "Ya bagus , harganya juga bagus banget "jawabnya .
Rey dan Senja pun tertawa karena hal itu dan beberapa saat kemudian akhirnya mereka sampai dan memulai aksi mereka untuk berkemas , setelah selesai dengan itu semua Senja tersenyum kemudian berkata"Masih ingat gak ??"ucapnya yang membuat semuanya berpikir kembali.
"gara siap dulu dia pindah ??"tanya Ji-bin.
"ya , brengsek !!"ucap Ji-ah sambil menatap tajam pada Ji-bin.
Chun-seok pun mulai berpikir dan berkata "Bukankah Rey dan Senja sangat romantis dulu ?? saat itu aku mengira Senja dan Rey pacaran di belakang kita "ucap Chun-seok membuat panas Hyun Jae dan tidak lupa menatap Ji-bin.
Ji-bin pun langsung mengerti dan mengatakan "Ah iya itu benar sekali aku juga hampir mengatakan hal itu , harusnya kalian berpacaran saja ??"ucap Ji-bin.
"Hey ayo lah , jangan begitu "ucap Rey karena tau maksud dari perkataan dari para sahabatnya.
Hyun Jae pun makin memanas karena pernyataan pernyataan yang di dengarnya sedangkan Senja berkata "Kalian kenapa sih dari tadi seperti ini ?? sudahlah kita makan aja , ayok Ji-ah kita memasak "ucap Senja .
"Baiklah ayo "jawab Ji-ah kemudian pergi ke dapur untuk memasak dan meninggalkan Hyun Jae bersama ketiga pria prik tersebut.
Hyun Jae berkata "apa kalian sedang mengujiku ??"tanya Hyun jae.
Mereka bertiga tertawa secara bersamaan, kemudian Rey mendekati Hyun Jae lalu berkata " Apa kamu menyukai Senja ?? katakan"ucapnya dengan tegas sampai matanya pun terlihat sangat jelas cemburu pada Hyun jae.
Hyun Jae pun tidak segan menatap Rey dengan tajam dan menjawab "Apa urusan nya denganmu ? bukannya kamu hanya sahabat nya kenapa anda melebih lebihkannya , Senja tidak suka padamu , dia hanya anggap kamu sebagai sahabat nya tidak lebih "jawab Hyun jae.
Ji-bin berbisik pada Chun-seok dan berkata "Perang dunia di mulai , aku baru lihat wajah cemburu nya Rey seperti itu "bisiknya .
"aku juga "jawab Chun-seok.
Chun-seok dan Ji-bin segera memisahkan mereka takut terjadi pertengkaran hebat di antara kedua orang itu .
Chun-seok menarik Hyun Jae kemudian berkata"Sebaiknya kamu pulang saja , kami ingin ada luang bersama , kamu bukan anggota sahabat kami , jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang kami lihat aja di media sosial tentang 5 bubble pals, kamu akan tau tentang kami , pulanglah ... aku akan mengantarmu sampai depan "ucapnya kemudian membawa Hyun Jae pergi dari rumah Senja .
"Jangan marah begitu , dia juga mempunyai perasaan yang sama denganmu untuk Senja , bersaing secara sehat lah "ucap Ji-bin sambil menepuk pundak Rey .
Sementara Di Luar rumah
Chun-seok membawa keluar Hyun Jae sambil berkata "Maaf ya Hyun Jae bukan maksudku mengusir mu ,hanya saja keadaan nya kacau , aku akan menyuruh nya bersaing secara sehat, lagi pula bukan kalian saja yang suka padanya masih banyak tapi kalian tidak tau akan hal itu , di balik itu semua tolong satu hal jangan lakukan pada kami "ucap Chun-seok.
"Ada apa ??"tanya Hyun jae.
"Jangan rusak pertemanan di antara kami , kamu boleh bersaing dengan Rey tapi jangan pisahkan kami semua darinya , aku minta tolong padamu "ucap Chun-seok dengan tulus .
Hyun Jae tersenyum kemudian menjawab"Aku memang menyukainya tapi tidak akan pernah aku berpikir untuk memisahkan dia dengan orang yang dia sayangi, tidak akan pernah "jawabnya .
"Makasih Hyun Jae "ucap Chun-seok.
"Baiklah kalau begitu aku pamit , bilang saja sama Senja aku ada urusan penting , makanya pergi duluan "ucap Hyun jae.
"hmm baiklah ...."
Hyun Jae pun pulang dari rumah senja , sedangkan Chun-seok kembali lagi kedalam dna bergabung dengan yang lainnya .