5 Bubble Pals

5 Bubble Pals
Episode 106. Supplementary Chapter



Ye-jin dan Ji-bin berbincang satu sama lain di apartemen Ji-bin.


"Kamu pasti memiliki banyak pertanyaan untukku , silahkan bertanya "ucap Ye-jin.


"tidak ... Aku tidak punya pertanyaan apapun padamu , aku ingin sendiri dulu untuk saat ini "ucap Ji-bin.


"Maaf... Seharusnya aku datang lebih awal , aku tau apa yang kamu rasakan , jadi .... Jangan membebani dirimu sendiri, buat mereka senang dan bahagia , mereka ingin kamu selamat untuk bisa menjaga anak anak mereka , maaf aku tidak bisa membantu mu , aku hanya ingin bilang , bahwa aku .... Akan menikah dengan orang lain , jadi ...."


Ji-bin menatap Ye-jin kemudian berkata" apa kamu akan membawa Hana , tidak .... jangan bawa dia Bersamamu, dia harus disamping ku , "jawab Ji-bin.


"Tenang saja... Aku tidak akan membawa Hana bersamaku , walaupun calon tunangan ku mengatakan untuk membawa Hana ikut juga tapi aku tidak setuju , Hana akan aman disamping mu , aku hanya ingin bilang bahwa aku harap kamu bisa menceritakan aku padanya suatu hari nanti , dia juga harus tau siapa ibunya bukan ?? Tenang saja aku akan mengunjungi nya sesering mungkin "ucap Ye-jin.


Ye-jin tersenyum pada Ji-bin kemudian mengambil langkah dan pergi dari apartemen Ji-bin, Ji-bin hanya bisa meratapi kepergian semua sahabatnya, bahkan menangis mengingat kenangan bersama mereka Ji-bin menangis di dalam rumah nya dalam keadaan gelap tanpa lampu , menangis menunduk.


Beberapa hari kemudian ....


Semua orang berkumpul di rumah keluarga Senja , yaitu di rumah ayah Senja , ada Yoo Joon , Ha-joon, Jihoon, Serana , Areum , si kembar Ji-woo dan Ji-ho dan juga ada Ji-Seok, Hana serta sekretaris Senja yaitu Hyun Jae dan Jisoo. Ada juga sekretaris dari Rey yaitu Azam yang baru tiba dari Indonesia, dan juga ada sekretaris dari Chun-seok yaitu Yoon Seok-min .


"Jadi ... Aku harus merawat mereka bertiga, Ji-Seok, Ji-woo dan Ji-ho, dan tinggal bersama mereka di salah satu rumah dari semua sahabat sahabat ku , terserah kami akan tinggal dimana "ucap Ji-bin.


"iya itu benar , pastinya kamu akan memilih tinggal di rumah yang paling besar bukan ?? Dan tentunya rumah paling besar itu rumah Senja dan Rey, kamu akan tinggal disana bukan ??"tanya Hyun jae.


"tidak , aku tidak bilang akan tinggal disana , aku akan tinggal di rumah Chun-seok saja , kami memiliki lebih banyak kenangan disana daripada tempat lain , sementara apartemen ku akan aku sewakan , Jisoo bisa jaga rumah Senja bukan ?? Kamu boleh tinggal disana , Senja juga akan mengerti itu semua "ucap Ji-bin.


Mereka semua pun akhirnya setuju , Ha-joon akan meneruskan usaha restoran keluarga mereka dan juga ruang besar itu akan jadi miliknya , sementara perusahaan yang dimiliki oleh Senja dan Rey diwariskan pada putra mereka dan tentunya di tunggu sampai mereka sanggup meneruskan nya dan sebelum usia mereka tercapai perusahaan akan di jaga oleh sekretaris dari masing masing perusahaan yang dimiliki oleh Rey dan Senja.


Begitu juga dengan perusahaan Chun-seok itu akan di wariskan pada putranya yaitu Ji-Seok, dan akan dikelola oleh sekretaris nya sebelum usia Ji-Seok tercapai . sebelum nya Ji-bin pernah beli beberapa gedung dan itu sudah berpenghuni , Ji-bin sudah tidak lagi menjadi aktor dan akan lebih fokus pada putra dan putrinya , bahkan belum ada rencana ingin menikah .


11 Tahun Kemudian


Ji-bin terlihat masih mengingat kenangan bersama semua sahabat nya , Ji-bin kini terlihat berdiri di depan foto kenangan waktu sekolah mereka dulu , kemudian Hana yang sudah menjadi wanita cantik itu datang sambil berteriak.


"Ayah ....."panggil Hana sambil menghampiri ayahnya disana .


"Ada apa??"tanya Ji-bin kemudian duduk di kursi sofa disana .


Hana tersenyum kemudian berkata "Apa ayah merindukan mereka ??"tanya Hana sambil menunjuk foto tersebut .


"Tidak ada hari tanpa merindukan mereka , tiap hari ayah merindukan mereka "jawab Ji-bin.


Hana pun tersenyum kemudian , Ji-Seok juga masuk sambil berlari dan menghampiri ayahnya "Ayah ... Mari kita pergi "ucap Ji-Seok yang masih berusaha mengatur nafasnya.


"Kemana kali ini ??"tanya Ji-bin.


"kita pergi ke ...."


"Ji-woo, Ji-ho katakan , kemana kita ??"ucap Ji-Seok.


"Bawa kami ke tempat kalian pergi bersama sama ayah , kami juga pengen tau kemana saja kalian semua ??"ucap Ji-woo.


"Baiklah , ayo !!"jawab Ji-bin.


Ji-bin pun pergi bersama anak anak ke suatu tempat , Ji-bin terlebih dahulu keluar akan tetapi Ji-Seok masih didalam dna hendak mengambil kunci mobil.


"Ji-Seok kemana ??"tanya Ji-bin karena tidak melihat Ji-Seok di belakang nya .


"mengambil kunci ayah "jawab Ji-ho.


Ji-bin tersenyum sampai Ji-Seok datang dan berkata "Ayo pergi ayah ..."ucapnya .


Mereka semua pun ikut melangkah ingin masuk kedalam mobil , Ji-bin hanya bisa tertawa kemudian berkata "Kita tidak pergi menggunakan mobil , ikuti saja ayah "jawab Ji-bin kemudian pergi ke arah belakang rumah .


Mereka semua terlihat heran dan mengikuti ayah mereka berjalan sampai menemukan sebuah ruangan rahasia yang tidak diketahui oleh mereka sama sekali .


Ji-bin pun membuka ruangan itu dan mereka semua ikut masuk kedalam nya , saat memasuki ruangan terlihat lah semua foto kenangan masa masa terindah ayah mereka Ji-bin berserta semua sahabat sahabat terbaik nya yaitu orangtua kandung mereka .


"Wah .... Ada ruangan ini , sejak kapan ??"tanya Ji-Seok.


"Rumah ini ayah pilih karena kenangan ini , sebesar apapun rumah mamah kalian Senja , rumah ini lebih banyak kenangan nya , ini semua kami ambil sejak dulu , jika kami pergi kesuatu tempat , pasti kami akan mengambil foto dan menaruhnya disini , lihatlah ini kapanpun kalian mau , dan kalian akan tau kemana saja kami selama ini dan bagaimana bisa kamu berteman .


"Ayah tidak melupakan mereka ??"tanya Hana .


"Kenapa harus melupakan mereka , Kejam bagiku untuk melupakan Teman yang selalu menemani ku disaat aku sedang berantakan, mereka selalu ada untukku, dan bagaimana bisa aku melupakan mereka saat kalian ... Anak anak mereka yang sudah menjadi anak anakku "ucap Ji-bin.


Ji-Seok melihat sebuah foto lalu bertanya"Ini waktu konser apa ??"tanya Ji-Seok.


"Nct 127 , Mamah Senja dan mamah kalian Ji-ah suka sekali pada mereka dari dulu , kami selalu pergi ke konser mereka kapanpun dan bagaimana pun "jawab Ji-bin.


Mereka semua tersenyum melihat foto foto yang banyak itu kemudian berkata "Kami mencintai Ayah...."ucap mereka kemudian memeluk ayah mereka bersama sama , Ji-bin juga merasa bahagia bersama semua anak anaknya .


...Ending ...............


..."JANGAN LUPA BACA NOVEL TERBARU SAYA BERJUDUL GISTARA ALUNA,KISAHNYA FAK KALAH MENARIK , TENTANG KELUARGA, PERSAHABATAN DAN CINTA JUGA , JANGAN SAMPAI KETINGGALAN CERITANYA ......"...


\#aku mau dibintangi \#


...Aku menemukan buku yang bagus banget di NovelToon, yuk baca bareng! Gistara Aluna, author: ZahraDoyy #noveltoon @MangatoonID...


...https://noveltoon.mobi/id/share/3195443...