5 Bubble Pals

5 Bubble Pals
Episode 44 . Hal yang tak terduga



Ji-bin tersenyum lalu menatap Chun-seok "Sejak kapan kamu menyukai ji-ah? "


Chun-seok terdiam mencoba mengalihkan pandangannya, kemudian Ji-bin pun menarik baju Chun-seok dan menatapnya kemudian berkata "Ya !! katakan padaku apa yang terjadi ? sejak kapan kamu menyukainya ? kenapa aku tidak tahu padahal aku dekat denganmu , siapa lagi yang tau kamu suka padanya , apa cuma senja aja !! Woah kamu sangat sangat tidak peduli dengan kami , aku harus mengatakan hal ini pada Rey , kalau tidak dia juga akan membenciku karena hal ini "ucapnya lalu mengambil ponsel di dalam sakunya dan menelpon Rey .


"halo ??"~ Rey .


"ya Rey !! kamu tahu apa yang terjadi di sini, yaaaaa"teriak Ji-bin kesakitan karena tangannya di genggam kuat oleh Chun-seok.


"ada apa sih ? ya katakan dengan jelas apa yang terjadi ? tanya Rey yang kebingungan dengan suara keributan disana .


"Chun-seok suka pada ji-ah!! Chun-seok tidak mengatakan nya pada kita berdua tapi mengatakan nya pada senja , yaa sakit !!"jawba Ji-bin yang masih berdebat dengan Chun-seok.


"what !! ya Chun-seok, kenapa tidak mengatakan nya pada kami , awas aja kamu entar aku balik ke Korea mampus kamu , lihatlah nanti ??"ucap Rey yang kecewa pada Chun-seok , segera Chun-seok berhenti berkelahi dengan Ji-bin lalu menatap Ji-bin, Ji-bin pun tersenyum menyengir pada Chun-seok sambil menaikkan alisnya.


"Kerja bagus Ji-bin, tapi ingat ini juga , kemarin aku lihat drama terbarumu , ya cobalah buat ekspresi yang sesuai , karaktermu di drama itu kurang efisien, jangan kecewakan kami , ingat itu !!"bentak Rey .


Chun-seok tertawa mendengar celoteh Rey pada Ji-bin, Ji-bin pun menjawab "ya baiklah pak CEO !!"jawabnya dengan muka masam .


"ya udah , oh iya Minggu depan aku balik ke Korea , mau liburan dulu kalian buat jadwal kalian agar bisa jalan jalan denganku , kalian katakan pada Senja juga ji-ah, kita akan bahas Minggu depan soal Chun-seok juga ji-ah, oke ! bye assalamualaikum...."


"waalaikumussalam ...."jawba Chun-seok dan Ji-bin, sejenak setelah mengatakan hal itu Ji-bin tersadar lalu menatap Chun-seok.


"Kenapa kita jawab , bukannya agama kita...."


Ji-bin pun marah kemudian memukul kepala Chun-seok agak keras sedikit kemudian berkata " ya !! siapa yang membantumu dari semalam !!"teriak Ji-bin.


akhirnya Ji-bin dan Chun-seok berkelahi di dalam rumah Chun-seok, beberapa saat kemudian Senja pun tiba , mendengar keributan lalu membuka pintu rumah Chun-seok ,betapa terkejutnya Senja melihat Chun-seok yang sudah tergeletak di lantai dan tersungkur sedangkan Ji-bin terlihat memegang bantal dan memukul Chun-seok di ruangan itu .


"Yaaaa!!!"teriak Senja yang membuat Ji-bin dan Chun-seok berhenti berkelahi , Beberapa saat kemudian Senja duduk dengan Ji-bin dan juga Chun-seok.


"apa kalian masih anak anak ? bisa gak kalian berdua dewasa sedikit ?"tanya Senja sedikit kesal .


"Maaf ....."jawab Chun-seok dan juga Ji-bin.


"aku harus pergi sekarang, Ji-bin bukannya kamu ada jadwal syuting hari ini , kamu gak pergi ??"tanya senja .


Ji-bin baru mengingat nya "ah iya aku lupa , ya udah aku duluan ya bye semuanya ??"ucapnya lalu pergi bergegas ke lokasi syuting.


Sedangkan Senja masih di rumah Chun-seok kemudian berkata"Chun-seok... jangan pendam terlalu lama, nanti kamu menyesal sendiri , jangan hanya karena kalian bersahabat, kamu tidak ingin mengacaukan nya , segera beritahu padanya , oke ??ya udah aku pergi ya , bye ??"ucap senja sambil menepuk pundak Chun-seok.


Setelah Ji-bin dan juga Senja pergi , Chun-seok pun terdiam lalu merenungkan apa yang dikatakan oleh Senja lalu berpikir dan berkata dalam hatinya "Mungkin memang aku harus memberitahu padanya tentang apa yang kurasakan daripada telat , lebih baik aku mengatakan nya ."


Akhirnya Chun-seok menelpon ji-ah"Halo , kenapa Chun-seok ada apa ??"tanya ji-ah.


dengan perasaan gugup Chun-seok berkata"Ji-ah ...... sebenarnya..... aku suka padamu !!"ucapnya dengan keras .