5 Bubble Pals

5 Bubble Pals
Episode 100 . Percaya Saja



Keesokan Harinya


Seorang wanita sudah datang ke apartemen Ji-bin, wanita berumur 2 tahun lebih muda dari pada Senja , saat wanita itu tiba dia masih berdiri karena Senja , Ji-bin dan Rey duduk di sana .


"nama kamu siapa ??"tanya Senja .


"nama saya Kim Ha-eun " ucap nya .


"hei hei ... tatapan kalian itu, Ha-eun... mulai besok akan bekerja , kamu hanya perlu menjaga Hana , , kalau mereka berdua datang atau orang orang yang saya kirim fotonya padamu membawa Hana pergi , bolehkan saja "ucap Ji-bin.


"iya , baiklah "jawab Ha-eun .


Senja pun berdiri dari tempat duduk nya kemudian berkata" jadi .... apa kamu dapat di percaya ??"tanya Senja.


"iya tentu saja , percaya padaku aku akan menjaga Hana dengan baik "jawab Ha-eun dengan cepat.


"Ji-woo .... Ji-ho.... ayo pulang !!"teriak Rey memanggil putra kembar nya .


Ji-woo dan Ji-ho berlari sambil tertawa ke arah ayah mereka , Ha-eun pun tersenyum melihat si kembar yang tampan sekali kemudian berkata"Apa ini anak kalian ?? mereka sangat imut dan tampan sekali "ucapnya .


Kemudian Hana datang dan pergi ke arah ayahnya saat melihat Ha-eun, Hana ketakutan dan akhirnya bersembunyi di belakang ayahnya , Senja yang melihat itu pun mendekati Hana kemudian berkata "Hana ... itu adalah temannya Hana nanti disini , ayah kerja besok , jadi Hana mainnya sama Sus Ha-eun, okay ...."ucap Senja .


Hana tersenyum pada Senja kemudian memeluknya , Senja juga membalas pelukan dari Hana sambil mengelus rambut Hana .


Beberapa saat kemudian mereka pun pergi dari tempat Ji-bin tapi sebelum pergi , Senja mengatakan sesuatu pada Ha-eun, Senja berkata " Hana belum bisa berbicara , dan susah sekali berbicara , saya harap anda bisa membuatnya berbicara walaupun sedikit , dan satu lagi , jangan sungkan menelpon ku saat kamu kesusahan menjaga Hana , Hana kami anggap putri kami juga ,bukan kami saja tapi kami semua sahabat Ji-bin"ucap Senja .


"Baiklah eonni , aku akan menelepon kalau butuh apa apa "jawab Ha-eun.


"Kalau begitu kami pamit pulang ... "ucap Rey .


"Berikan salam pada paman Ji-bin, peluk dulu sana .."ucap Senja .


Si kembar pun berlari dan memeluk Ji-bin, kemudian pergi berlari masuk kedalam mobil , mereka pun pulang ke rumah mereka .


Hari hari berlalu dan Ji-bin juga sudah mulai kembali berakting dan mulai padat jadwalnya , walaupun jadwalnya padat , Ji-bin tetap saja punya waktu bersama Hana , Ha-eun hanya menjaga Hana sampai malam hari pukul 09.00 saja . Sedangkan Rey masih saja bolak balik Korea Selatan Jakarta karena masih harus bekerja di perusahaan nya . Seminggu yang lalu Ayah Ji-bin di kabarkan masuk rumah sakit dan masih di tangani di rumah sakit .


Pagi hari di rumah Ji-bin, saat itu Ji-bin ingin bersiap siap ke lokasi syuting dan sebelum berangkat Ji-bin terlebih dahulu bermain bersama putrinya , Ji-bin pun mendapat telepon dari Senja lalu mengangkat nya .


"ada apa senja ??"~ Ji-bin.


"paman bagaimana??"~ Senja .


"Aku akan ke rumah sakit setelah selesai syuting , oh iya tolong jaga Hana untukku, suruh saja Ha-eun mengantar Hana ke rumahmu , aku mungkin harus bermalam di rumah sakit "~ Ji-bin.


"Baiklah "~ Senja .


"Rey disana ??"~ Ji-bin.


"enggak , baru aja kemarin pulang ke Indonesia, aku akan suruh Ha-eun ke rumah mengantar Hana , tenang saja , temani saja paman "~ Senja .


"Baiklah "


Di Rumah Sakit


"Paman aku datang ...."ucap Chun-seok yang baru datang bersama Ji-Seok , kemudian duduk tepat di sebelah ranjang ayahnya Ji-bin.


"Kalian disini , kemarilah .... Ji-Seok... halo ??"ucap ayah Ji-bin.


Chun-seok segera menghentikannya dan menggendong Ji-Seok di pangkuan nya sambil berkata "tidak usah , jangan ... kakek masih sakit , ayah saja yang menggendong mu "ucapnya .


"Kakek ... apa sakit sekali ??"tanya Ji-Seok.


"tidak .... hanya sakit sedikit saja nanti juga sembuh sendiri "jawab ayah Ji-bin.


"Tapi kakek terlihat tidak baik baik saja ? "ucap Ji-Seok dan terlihat cemberut.


Chun-seok yang melihat itu pun mencubit pipi Ji-Seok sambil berkata "Aduh ... aduh ... lihatlah Kakek baik-baik saja , tidak perlu begitu wajahnya "ucap Chun-seok.


"Ji-ah kemana ??"tanya Ayah Ji-bin.


"Ji-ah... Ji-ah pergi ke coffee shop nya dekat rumah Yoo Joon, dia rindu adiknya katanya makanya kesana hari ini , bukannya bawa Ji-Seok malah titipin ke aku paman "ucap Chun-seok.


"Ji-Seok lebih tenang di samping mu daripada nya bukan ?? karena itu dia menitipkan padamu bukan ikut dengannya "jawab ayah Ji-bin.


"iya itu benar paman ..."


...


Di Agensi Ji-bin


Ji-bin tengah berbincang dengan direktur di ruangan direktur .


"Kamu masuk banyak choice award untuk award mendatang , kamu jadi aktor dengan banyak drama pilihan , bukan hanya drama romansa, thriller , aksi dan masih banyak lagi , tapi satu hal yang kurang kamu perhatikan ke publik "ucap direktur.


"apa itu ??"tanya Ji-bin penasaran.


"putrimu , kenapa tidak pernah perlihatkan ke media wajah putrimu , bukannya para penggemar mu sudah setuju dan sangat ingin melihat wajah putrimu , kenapa tidak pernah kamu perlihatkan??"tanya direktur.


"tidak boleh , aku masih mencari mamahnya , mana mungkin aku perlihatkan wajah anak yang mamahnya saja tidak diketahui dimana , pokoknya aku tidak akan memperlihatkan wajah putriku pada siapapun "jawab Ji-bin.


"Kamu sayang banget pada putrimu , apa aku salah ??"tanya direktur .


"iya itu benar sekali , aku sayang sayang pada putriku , dan kalau boleh ... saya mau pulang karena putri ku akan menunggu saya disana , tolong percepat apa yang harus anda katakan "ucap Ji-bin.


"Baiklah ,baiklah pergilah pulang "ucap direktur.


Ji-bin dan managernya segera pulang ke rumah , Ji-bin membawa mobilnya sendiri setelah mengantar managernya pulang , Ji-bin pergi ke rumah Senja terlebih dahulu karena kemungkinan Hana sudah berada disana , sesampainya di rumah Senja Ji-bin langsung mengetuk pintu .


Saat membuka pintu terlihat Hana yang membukanya , Ji-bin pun tersenyum lalu memeluk putrinya erat sambil berkata " Aduh putri kesayangannya Ayah ..."ucapnya sambil mencium pipi Hana .


Senja dan si kembar pun menghampiri mereka , Ji-bin pun berkata "Kami pamit kalau begitu ya ..."ucap Ji-bin.


"Bukannya kamu bilang ...."


"Chun-seok disana hari ini , Ji-Seok tidur di rumah Yoo Joon bersama Ji-ah karena lebih dekat ke rumah sakit , Chun-seok bilang aku gak usah datang lagi , makanya mau bawa Hana pulang saja "ucap Ji-bin.


"ya udah kalau gitu hati hati ya ...."ucap Senja .


"Hana ... selamat tinggal ...."ucap si kembar sambil melambaikan tangan mereka .


Hana juga terlihat melambaikan tangannya pada si kembar , kemudian segera pulang ke apartemen nya , sesampainya disana langsung cuci kaki , gosok gigi , kemudian tidur segera .


Saat hendak ingin tidur , Ji-bin terlebih dahulu membacakan dongeng untuk Hana , Ji-bin hampir setiap malam membacakan dongeng untuk Hana sampai Hana tertidur , Saat Ji-bin sudah membaca beberapa halaman akhirnya Hana tertidur, Ji-bin pun yang melihat itu langsung memperbaiki posisi tidur Hana dan tidak lupa menyelimutinya dan kemudian tidur juga tidak lupa mencium kening putrinya sambil berkata "Selamat tidur sayang , semoga mimpi indah anak ayah ... "