
Dengan gugup Chun-seok berkata " Han ji-ah, sebenarnya.... aku suka padamu "ungkapnya menyatakan perasaan nya hari ini dengan tulus .
Setelah mendengar pernyataan dari Chun-seok , Ji-ah terkejut sekali dan bahkan tidak bisa berkata kata lagi , sedangkan Senja yang berada di samping ji-ah hanya bisa terkekeh melihat drama itu , Ji-ah pun menoleh ke arah ji-ah dan masih melongo dengan situasi itu .
Sedangkan Chun-seok tidak mendengar apa apa pun mengatakan "Han ji-ah apa kamu mendengarku , bisakah kita bertemu nanti malam di Taman Greenery , aku tunggu disana ya .... apa kamu mendengarku Ji-ah"ucapnya .
"a-ah iya , iya aku mendengarnya , baiklah baiklah kita ketemu di taman Greenery kan ? baiklah kalau begitu bye ..."ucapnya lalu menutup telepon dari Chun-seok begitu saja , setelah menutup telponnya ji-ah terlihat seperti orang bodoh .
Senja menghampiri ji-ah lalu menepuk pundaknya"Aku yakin Chun-seok jodohmu , lagi pula selama ini dia selalu menjagamu dengan baik bukan ? kamu tidak usah berpikir lagi terima saja dia , Chun-seok orang yang baik , lagian dia sahabat mu sendiri jadi kamu juga pasti mengenalnya dengan baik bukan ??"ucap senja .
"Kamu tau itu juga ? sejak kapan ??"tanya ji-ah.
Senja hanya tersenyum sambil meminum minumannya yang sudah ada di depan mereka sedaritadi .
ji-ah merengek pada Senja "ya sejak kapan ? ya... kalian mengerjaiku ? apa menyenangkan? ya...senja... apa yang harus kulakukan ??"
"lakukan sesuai hatimu , jangan karena kamu pikir , dengan kamu menolaknya kamu akan selamanya berteman dengannya , lagian Chun-seok anak yang baik , kalau ditanya aku setuju atau enggak jawabannya tetap aku merestui kalian , sungguh ...."jawab Senja .
"Baiklah , aku akan memikirkan hal itu sambil berjalan menuju kesana , tapi bagaimana kalau ..."
"stttt.... jangan mengatakan yang tidak tidak , bereskan hatimu sendiri , aku pergi ke kantor sekarang bye ...."ucap senja dan bergegas pergi ke kantornya .
di kantor Senja
"Senja !!!"
Seorang lelaki tampan memanggilnya , Senja pun menoleh karena panggilan itu yang membuat semua karyawan di perusahaan nya menoleh padanya .
"woojin ... hai !!"ucapnya .
"Senja !!"
Belum selesai berbicara, Woojin dan Senja dikejutkan oleh kedatangan Rey , Senja kaget tetapi sesaat kemudian tersenyum kembali lalu berkata "Ya ... kapan balik , gak bilang mau kesini hari ini , bukannya kamu bilang ...."
Rey merangkul Senja "Bukannya kamu merindukan ku , makanya aku cepat datang , kita harus ..."
"eitts ... tunggu dulu , nanti malam saja ya kalau mau ketemu sama yang lain , soalnya Chun-seok sama ji-ah...ketemu hari ini , mungkin mereka ...."
"aaaaa.... aku ngerti kok , kalau gitu aku disini saja denganmu , aku tidak akan menganggu mu ...."ucap Rey .
"Baiklah kalau gitu .... ah iya Woojin..."
"aku tak apa , aku akan melihat-lihat sendiri , pergilah dengannya , oh iya kalau kamu ada waktu luangkan waktu denganku ya , kalau gitu aku permisi "Ucap Woojin sambil berjalan pergi dari hadapan Senja dan Rey .
Rey menatap Woojin dari belakang Woojin lalu berkata "Siapa dia ? pacar mu ??"tanya Rey dengan tatapan maut dan penasaran.
Senja menjawab dengan senyuman "hei ada apa denganmu? dia bos di kantor lama tempat aku kerja , dia hanya berkunjung kesini "ucap Senja .
"jangan dekat dekat dengan nya aku tidak suka "ucap Rey dengan kesal.
"Kan cuma teman kerja doang ? kenapa bete gitu sih , ya udah tunggu di ruangan aku saja , aku mau pergi sebentar !!"ucap Senja .
"ya udah di tunggu , hati hati !!"
"iya .. "
..."Kalau aku beneran suka sama Senja ... apa hubungan kami akan menjauh ... apa tidak perlu aku ungkapkan perasaan ini ...."...