
Berjanji akan menjaga Han ji-ah sampai dia bisa melewati semua masa sulitnya .
Keesokan harinya
Di rumah Senja
"loh kapan balik ??"tanya Jihoon.
"tadi malam kak ??"jawab senja .
"jangan ganggu senja dulu , Senja balik aja ke kamar , mamah sama papah ke restoran kakak kamu nanti ke kantor kalau mau apa apa tinggal bilang aja "sahut mamah Hyo jin.
"iya mah "jawab Senja dan melangkah masuk ke kamar nya .
Jihoon datang ke meja makan
"ada apa dengannya??"tanya Jihoon.
"kamu kenal Ji-ah bukan ?? tadi malam dia dapat kabar kalau pacar nya meninggal dalam pesawat??"jawab mamah .
"berita kemarin ...??"jawab Jihoon.
"nah iya , terus ... dia juga di per**** laki laki biadab malam itu juga dan akhirnya depresi dan trauma berat "ucap papah Anhar.
"Trauma ?? "
"iya ... dia tidak bisa bertemu dengan laki laki bahkan itu adek kandungnya sendiri "ucap papah Anhar .
"hah?? seriusan pah , astaga ?? itu pasti berat banget kan mereka berlima sahabatan gimana mau ketemu "ucap Jihoon.
"makanya Senja bersedih dan besok juga harus kerja mereka harus bergantian jaga ji-ah "ucap mamah Hyo jin.
"Pasti berat rasanya , aku akan menjaga Senja dengan baik "ucap Jihoon.
"Benarkah??papah senang mendengarnya...iyakan mah "ucap papah Anhar.
"iya itu benar ..."jawab mamah Hyo jin.
Keesokan harinya
Jihoon menatap kamar Senja dan menunggu nya di depan pintu kamar senja . beberapa saat kemudian....
"Loh kak Jihoon ngapain di depan kamar ku ??"tanya senja .
"tunggu kamu , aku akan mengantarmu hari ini , ayo ??"jawab Jihoon.
"baiklah kalau begitu , ayo "ucap senja .
Senja dan Jihoon berangkat bersama .
Di dalam mobil
"hmm.... senja ... kakak mau tanya , apa Senja mau pergi nanti "ucap Jihoon.
"mau kemana kak ?? aku hari ini hanya ingin menemui Ji-ah"jawab senja .
"ya udah pulang nanti kakak jemput terus kita jenguk ji-ah sama sama "ucap Jihoon.
"kak jangan deh nanti ...??"
"kakak gak masuk , kakak di luar aja kok, mamah sama papah udah cerita jadi tenang saja ... kakak paham kok "jawab Jihoon.
Senja tersenyum , sesampainya di kantor senja langsung turun dan memasuki ruangan .
"Loh ... Woojin??"ucap Senja .
"ah...senja ...kita bertemu lagi , kamu kerja disini "ucap woojin.
"hmm...benar , kamu kerja disini juga "ucap senja .
"ahh itu ...??"
"Selamat pagi pak direktur"ucap salah satu pegawai kantor .
"hah!!! direktur ?? kamu woojin ah... maksud saya ... pak woojin"ucap senja .
"bisa tinggalkan saya dan Senja "ucap woojin.
"Bisa pak , kalau begitu saya permisi pak "ucapnya dan pergi meninggalkan mereka berdua di sana .
"Apa kabar senja ?? kita udah lama gak ketemu ya ??"ucap woojin.
"Kim woojin , aku bisa tetap memanggilmu dengan namamu di luar kantor bukan ?? dan satu lagi bukannya kamu ya , yang tidak mau atau menghindar dariku "ucap Senja .
"untuk apa aku menghindar darimu , kayak gak punya niat aja berteman denganmu "jawab woojin.
"kamu sekarang atasanku , jangan buat kerjaan yang banyak ya , aku akan menghargai mu jika kerja hanya sekedar saja jangan terlalu berlebih "ucap senja .
"Baiklah , ayok kembali ke ruangan "ucap woojin.
"Baiklah ....."
Mereka kembali bekerja dan ruangan Woojin tepat di belakang tempat senja bekerja .
*mungkin kita memang berjodoh makanya bertemu lagi seperti ini ,apa aku harus mengejar mu lagi dan mungkin harus *batin Woojin sambil menatap senja dari ruangannya .
Jihoon sudah berada di luar kantor untuk menjemput Senja .
"Senja tunggu ...."teriak Woojin.
"ada apa pak ??"tanya Senja.
"pulang sama saya aja ya , ada sesuatu yang harus saya bicarakan dengan mu "jawab woojin.
"Maaf pak ... bukannya saya tidak mau tapi Kakak saya udah jemput itu di depan pak "ucap Senja .
"ahh ...begitu ya ..."jawab Woojin sedih.
"Apa sangat penting pak ??"tanya Senja .
"gak kok "jawab woojin.
Jihoon mendekati Senja lalu berkata"kita pergi sekarang kan ?? eoh... woojin"
"oh Halo Hyung Jihoon, apa kabar?? "tanya woojin.
"apa kamu bekerja juga disini woojin??"tanya Jihoon .
"bukan kak , dia ...maksud aku itu pak woojin itu direktur di perusahaan ini "jawab senja .
"Benarkah ?? kalau begitu saya senang karena senja akan baik baik saja di perusahaan ini karena ada kamu woojin "ucap Jihoon.
"ahhh ...Kak Jihoon...??"
"aku akan menjaga senja dengan baik jika begitu yang kamu harapkan untuk ku "jawab woojin.
"aku berharap banyak ...??"ucap Jihoon.
"ahh....kak Jihoon ayo pergi ... maaf ya pak kalau begitu kami duluan ya ...."ucap senja sambil menarik tangan Jihoon pergi dari tempat itu menuju mobil .
"kenapa membawaku , aku harus bilang agar dia menjaga adek cantikku ini dengan baik "ejek Jihoon.
"ahhh...kak Jihoon..??"
"Baiklah baiklah ayok pergi sekarang??"ucap Jihoon.
"hmm...baiklah ..."ucap senja .
Senja dan Jihoon menuju ke tempat psikolog tempat ji-ah di rawat , sesampainya di tempat .
"aku tunggu di sini saja "ucap Jihoon.
"di mobil ini ??"tanya senja .
"iya ... bukannya pasien di sekitar sini hanya cewek saja ??"tanya balik Jihoon.
"ahh...iya benar aku lupa ,kalau gitu aku pergi ke dalam ...kakak tunggu disini saja " jawab senja.
"Baiklah ..."
Senja segera masuk kedalam dan berbicara dengan ji-ah.sebelum bertemu jiah terlebih dahulu menemui dokternya.
"bagaimana keadaan Ji-ah dokter ??"tanya senja .
"itu masih sama , dua semakin parah masuk lah mungkin kamu bisa membujuk nya , daritadi dia tidak mau makan walaupun kami paksa dia enggak mau makan sama sekali "ucap dokter.
"baiklah akan kubujuk , kalau begitu aku akan masuk sendirian dokter "jawab Senja.
"baiklah pergilah , aku akan kembali ke ruangan ku , kalau ada masalah hubungi saja aku "ucap dokter.
"baiklah dokter..."
Senja segera pergi ke dalam dan menjenguk sahabatnya.
Senja membuka pintu lalu berkata "Han ji-ah aku datang ...."
Ji-ah tersenyum lalu membalas"aaaaa.... Senja ..."
Senja memberikan pelukan hangat pada Ji-ah "katanya kamu gak makan , ini aku bawa makanan kita makan sama sama "ucapnya padahal itu makanan yang diberikan dokter hanya saja kembali di bungkus nya dan memberikannya pada Ji-ah.
"baiklah ..."
Senja membawa Ji-ah ke taman di depan rumah itu dan mengajaknya berkeliling .
"apa Jung Hwan sudah sampai ya , dia bahkan tidak memberi kabar padaku senja ..."ucap ji-ah.
Senja menahan air matanya berusaha tenang di dekat ji-ah.
"Han ji-ah... jangan bahas itu dulu ya , gimana kalau kita bercerita tentang kesehatan kamu "ucap senja .
"Emangnya aku sakit , ya enggak lah aku cuma pengen kembali ke desa dimana kita dulu gak kenal capek terus bahagia terus , iyakan Senja ..."Jawab ji-ah.
"i-iya aku juga merindukan hal itu, kapan kapan kita kesana nanti tapi berlawanan arah , gimana kalau setelah kamu keluar dari tempat ini kita pulang bersama Rey "ucap senja .
"setuju dong ...."
Jihoon menatap dari mobil , melihat bagaimana persahabatan mereka yang indah dan penuh warna .