
Senja , Han ji-ah, Park Ji-bin, Park Chun-seok, dan Rey mencoba memahami semua berita yang tersebar dan memikirkan cara agar Yjoon memang tidak bersalah sama sekali .
Ji-ah masih menangis kala itu "adikku tidak mungkin melakukan hal itu , mereka pasti salah "ucapnya .
Senja beranjak dari tempat duduk nya kemudian hendak pergi ke suatu tempat , Chun-seok menghentikan nya dengan kata "Mau kemana Senja ? kita memikirkan masalah nya disini saja !!"ucap Chun-seok.
"aku mau balik ke kantor bentar , nanti balik lagi kesini , aku serius "ucap Senja .
"Ya udah kalau gitu , kamu tidur di kamarku saja Ji-ah, kita akan pikirkan nanti saja , ayo aku antar "ucap Chun-seok membawa Ji-ah masuk kedalam kamar Chun-seok.
Senja pun pergi dan bukannya ke kantor malah pergi ke sekolah nya dulu , Senja pun menatap sekolah itu dalam . Senja pun berpikir di dalam sekolah ini dulunya sangat tertib walaupun banyak bullying tapi masih di tertibkan.
Senja pun akhirnya pergi ke kantornya dan menemui Jisoo disana , "Apa ada masalah Bu ? sepertinya mata anda mengisyaratkan hal itu ??"tanya Jisoo .
"Tolong sampaikan atau tugaskan beberapa orang untuk cek cctv di sekitar sekolah tempat belajar af8k dari Ji-ah sahabat ku , di sekitar sekolah maupun itu di depan belakang ataupun samping kiri dan kanan di sana pada waktu adik Jiah masih belajar disana "ucap Senja .
"Saya kenal dengan beberapa orang di sekitar area sekolah itu dan mereka bilang kalau sekolah itu sangat bagus walaupun banyaknya kasus bullying tetap aja sekolahnya masih sangat bagus , aku akan tanya sekarang apa beberapa tahun yang lalu masih tersimpan cctv di sana , aku akan bantu Bu "jawab Jisoo .
...Pihak dari agensi yang merekrut 4Heroes menyatakan bahwa "Yjoon memang bersalah dan sudah meminta maaf atas kesalahannya semua."...
"itu berita yang gak masuk akal banget , masa pihak agensi menyatakan hal itu "ucap Senja dan terlihat sangat mengamuk .
Senja pun pergi keluar dan tidak lupa menelpon yang lainnya untuk berkumpul di rumah Chun-seok, Sesampainya disana Senja langsung masuk dan mengamuk seperti orang gila yang membuat semuanya terkejut dengan kehadirannya.
"Bukannya sekolah itu sangat menyayangi kita dulu ? bagaimana kalau kita kesana dan bertemu dengan beberapa guru disana mungkin kita dapat petunjuk "ucap Senja .
Han ji-ah terdiam sejenak kemudian berkata "Kita tanya dulu padanya , dia mengatakan kalau dia di keluarkan dari agensi dan berhenti dari 4Heroes , dia udah pulang ke rumah dan menangis disana , katanya semua yang di agensi tidak percaya padanya , dia bahkan memintaku untuk tidak mengatakan apapun pada kalian takut kalian berbuat yang lebih aneh lagi , tapi setelah kupikirkan berapa kali pun kita harus membersihkan nama Yoo Joon bukan ? kalian akan membantuku bukan ? "ucap Ji-ah .
"Sore ini kita ke sekolah itu dan masuk seperti selebritis yang terkenal , dengan mobil mewah dan pakaian yang mewah kita harus masuk sebagai orang penting , bagaimana pendapat kalian ??"tanya Chun-seok.
"Setuju , aku akan beritahu manager ku dan segera membuat heboh sekolah itu "ucap Ji-bin .
"Oke setuju !!"ucap Rey .
Saat sore hari tiba mereka berlima pun pergi ke sekolah itu dengan membawa mobil dan beberapa hadiah yang akan di berikan kepada beberapa guru disana .
Sesampainya di tempat , Senja dengan mobilnya paling depan disusul oleh Ji-ah di belakang nya kemudian ada Chun-seok di belakang Jiah dan dibelakang Chun-seok ada Ji-bin kemudian terakhir ada Rey .
Semua mata tertuju pada mereka ,karena ketampanan dan kecantikan mereka yang bersinar bahkan mereka juga di kenal di sekolah itu karena nama geng mereka adalah 5 bubble pals, semua mata anak anak sekolah tertuju pada mereka .
Senja dan yang lainnya berjalan dengan penuh percaya diri dengan genggaman tangan mereka yang menggenggam hadiah banyak untuk para guru di sekolah itu.
"wah lihatlah ada 5 bubble pals"
"wah ada aktor Ji-bin juga "
"ganteng banget "
"widih ... ada artis sekolah dulu "
"kebanggaan sekolah banget kalau geng ini "
" Ji-bin Oppa aku mencintaimu "
"kak Senja cantik banget ya ..."
Mereka tersenyum mendengar cibiran baik dari semua orang dan kemudian memasuki ruangan guru dan betapa terkejutnya para guru melihat siapa yang datang terutama wali kelas mereka yang dulu mengajari mereka .
"Oh astaga siapa ini yang datang "ucap wali kelas mereka dulu .
Senja dan yang lainnya tersenyum, dan tidak lupa memberikan hadiah itu pada guru semua yang ada di ruangan itu , dan tentunya mengajak guru wali kelas mereka berbincang tanpa adanya orang lain disisi mereka .
"Apa kalian merindukan tempat ini ??"tanya guru .
"maaf tapi ini penting sekali , bukannya ibu mengenal Yoo Joon ya ? ibu melihat kabar tentang nya ya "ucap Chun-seok.
"Ibu dengar kemarin dan hari ini juga , dia sudah di keluarkan dari agensi bukan ? padahal dia anak yang baik dia yang selalu di pukul bukan memukul "ucap Bu guru .
"Tuh kan benar , dugaan kita benar , bagaimana dengan pembuktiannya? " tanya Rey .
"Maaf ibu gak bisa bilang karena sekolah , tapi ibu ada memori sebuah pelecehan atau bullying dari orang lain bukan bullying Yoo Joon"ucap guru .
Mereka sangat bersemangat mendengar hal itu dan meminta agar Bu guru wali kelas mereka itu memberikannya pada mereka .
"Ibu akan memberikannya pada kalian , ibu juga sangat menyesal karena hal itu membuat Yoo Joon menderita "ucap Bu guru.
"Kalian bisa memiliki ini , dan bawa ke pengadilan , Yoo Joon beruntung punya kakak dan sahabat yang seperti kakak kandungnya sendiri "ucap Bu guru sambil tersenyum lebar pada Senja dan yang lainnya .
Mereka semua sangat bahagia , kemudian mereka pergi ke lapangan bola basket untuk bermain basket bersama , mereka sudah sangat lama tidak bermain bola basket bersama sama, tidak lupa meminta izin kepada guru yang bersangkutan dan bermain di sekitar sekolah juga .
Di Lapangan Basket
"lempar kesini bolanya "teriak Ji-bin.
Mereka membuat pemain 2 lawan 2 , Senja berada satu tim dengan Rey sedangkan Chun-seok satu tim dengan Ji-ah , karena Ji-bin tau jika dia ikutan nanti terus lecet dia akan dimarahi habis habisan oleh manager nya .
Mereka menghabiskan waktu yang banyak di sekolah itu sambil mengingat masa lalu mereka juga waktu dulu , mereka yang sudah kelelahan bermain basket akhirnya merebahkan tubuh mereka di lapangan basket yang luas itu .
Beberapa saat kemudian saat Ji-bin sedang memainkan handphone nya salah satu handphone dari Senja , Chun-seok , Ji-ah dan juga Rey .
"Ya handphone kalian !! lihatlah ada yang berdering !!"teriak Ji-bin.
Senja bersama yang lainnya segera mengambil ponsel masing masing dan melihat stau sama lain ternyata yang berdering handphone milik Senja , segera senja memeriksa siapa yang menelepon nya dan ternyata itu Jisoo menyatakan bahwa dirinya menemukan hal yang janggal dan segera Senja harus pergi memeriksanya , Senja menatap semuanya dan mata mereka semua mengarah ke Senja .