
Skip di toserba
"Hai kak Jihoon, aku disini.... pergilah ...."ucap Senja .
"owh kamu disini , baiklah aku akan pergi , jaga diri baik baik "ucap Jihoon sambil tersenyum lalu menepuk pundak Senja dan pergi dari toserba .
Di luar toserba
"Tidak usah mengkhawatirkan Senja kami akan menjaganya ... tenang saja ??"ucap Ji-bin.
"Kamu .... menyukai Senja bukan ??"ucap Rey sambil menatap tajam Jihoon.
"Hah!! kalian ini ... aku anggap Senja adek lah , aku tau kalian sayang sama Senja tapi jangan berlebihan "ucap Jihoon dengan nada cool nya .
"Mau ngajak mati kamu ??"ucap Chun Seok.
Jihoon pergi melangkah dari tempat itu dan mereka bertiga duduk di depan toserba dan memperhatikan Senja dengan baik disana .
"Senja......?kami disini ??"ucap Rey .
Senja hanya tersenyum dan tertawa melihat tingkah mereka , begitulah persahabatan diantara mereka saling menjaga satu sama lain. mereka setia terjaga sampai Senja menyelesaikan pekerjaan nya sampai Senja pulang mereka masih disana walau tertidur sebentar .
"wake up , kita pulang ??"ujar Senja .
"huamm......."
Mereka pun bangun dan segera pergi berempat , Senja senang sekali punya sahabat seperti mereka yang selalu menjaga mereka dengan baik dan beberapa saat di perjalanan Jiah melihat mereka yang tertawa terbahak bahak di jalanan seperti tidak ada beban , Jiah belum pernah melihat tawa mereka seperti itu sebelum bertemu Senja .
"Wah lihatlah otot Rey makin kuat "ucap Chun Seok.
"hey ... apaan dah ??"ucap Rey .
"Hahahahahah"
"Hey jangan begitu , lihatlah Rey malu??" ucap Senja .
*Mereka tertawa seperti itu , aku belum pernah melihat tawa seperti itu sebelumnya , apa mereka diam diam membenciku ??*batin Jiah .
Senja sampai di rumah dan segera berpamitan dengan yang lainnya .
"Aku masuk ya ... makasih udah temenin aku ya ??"ucap Senja .
"Okey bye senja ??"ucap Chun Seok.
"bye senja ??"ucap Ji-bin.
"bye bye ... jangan lupa langsung istirahat??"ucap Rey .
Mereka bertiga pun pulang dan Senja memasuki rumah dan rumah masih gelap sekali .
"Rumah gelap sekali , Oh astaga ?"ucap Senja sambil berlari masuk kedalam rumah .
"Hiks...hiks....hikss..."
suara tangisan di rumah itu terdengar setelah Senja membuka pintu rumah , lalu mencari sumber suara dan menghidupkan kembali lampu ternyata sakelar lampu nya mati , kemudian Senja menghidupkan kembali saklar lampu dan melihat Yoo Joon sudah menangis di sudut ruangan dengan posisi ketakutan .
Senja mendekati Yoo Joon dan menenangkan nya dengan cara menepuk pundaknya.
"Tak apa , Noona disini jangan khawatir... maafkan Noona gak bisa pulang cepat ya ...."ucap Senja.
"hiks...hiks...hiks....s...s ... Noona ..."
ucap Yoo Joon sambil memeluk Senja dengan erat .
Beberapa saat kemudian akhirnya Yoo Joon tenang dan segera bercerita mengapa dirinya bisa sampai begitu .
"Aku ... begini ..... papah ... ??"
"Gak usah cerita , kamu istirahat saja , lain kali aja cerita nya , pergilah ke kamarmu istirahat ya..."
ucap Senja .
Setelah Yoo Joon pergi ke kamarnya beberapa saat kemudian Jiah juga pulang .
"kamu udah pulang ??"tanya Senja .
"Iya.... gimana hari ini ?? apakah menyenangkan?? "tanya balik jiah.
"lumayan , kan mereka ikut ke tempat kerja juga jadi seru ??"ucap Senja .
"iya ... tapi jiah ...."
Jiah kembali membalikkan badan lagi dan menatap Senja .
"Yoo Jun ..... dia tadi menangis di sudut ruangan ini "ucap senja .
Jiah kaget dan langsung cek ke kamar Yoo Joon.
Senja menarik tangan Jiah "Biarkan dia istirahat, dia udah tenang kok , tadi agak riuh tapi sekarang udah mendingan , tapi boleh aku bertanya kenapa dia seperti itu ??"tanya Senja .
"Emang kamu harus tau semua tentang keluargaku ... enggak kan ?? jangan tanya lagi !! " bentak Jiah .
Senja kaget "cuma tanya aja ??"
Jiah pergi ke kamarnya dan langsung menutup pintu dengan sangat keras .
"***ada apa dengannya??"batin Senja .
Skip Keesokan harinya***
Senja pagi pagi sudah bangun , jiah juga , jiah pergi duluan ke sekolah dan hari ini tidak barengan sama Senja .
Sesampainya di sekolah di dalam kelas
"Ada apa Senja , kenapa termenung??"tanya Rey .
"gak ada , oh iya ini buku mu , aku sudah selesai mencatat hal pentingnya , thanks "ucap Senja .
Jiah datang bersama Do Jun masuk kedalam kelas dan bahkan tidak menyapa para sahabatnya dan hanya berbicara dengan Do Jun.
"Ada apa dengannya ??"tanya Ji-bin.
"iya ... dia benci pada kita atau apa ??"ucap Chun Seok.
"yaa.... Han ji-ah... kemarilah ..." bentak Chun Seok agak keras .
Senja menghentikan mereka dengan cara menggelengkan kepalanya pertanda jangan ganggu dia . mereka hanya bisa turut pada Senja karena menurut mereka Senja benar mungkin jiah punya alasan .
Hari hari berlalu dan kini jiah sibuk berpacaran dengan Do Jun dan tidak pernah ikut bergabung dengan yang lainnya saat ini Senja ingin sekali ikut fansign nya Nct 127 tetapi tidak punya teman pergi dan malah jadwal libur nya dia pakai untuk bantu Jihoon di toserba karena Jihoon ada ujian hari itu . karena hari ini libur , Senja kedatangan pelanggan anak SMA seangkatan dengan nya .
"Senja ???"ucap Do Jun.
"Do Jun , apa yang kamu lakukan disini ??"ucap senja .
"Aku mau cari sesuatu bisa bantu Carikan ??"tanya Do Jun.
"Cari apa ??"jawab Senja.
"Aku mau cari coklat sebagai hadiah untuk seseorang??"ucap Do Jun.
"Apa ini untuk perempuan, kalau iya mereka paling suka coklat yang begini , banyak yang ambil yang ini ??"jawab Senja .
"oke aku ambil ini "ucap Do Jun lalu membayar nya .
Setelah membeli nya Do Jun pergi sebelum pergi Do Jun tersenyum padanya . kemudian beberapa jam kemudian hari semakin gelap dan hari ini ketiga cowok yang selalu berada bersamanya tidak ada di sebelah nya dan dia hanya sendiri di sana , kemudian tiba tiba saja keributan ada di luar toserba Senja mendengar dan mencoba melihatnya.
"Senja .... kamu mendapatkannya "teriak Chun Seok, Ji-bin dan Rey.
"mendapatkan apa ??"tanya Senja mendekati mereka .
"Ini (menunjukkan foto Senja )"jawab mereka .
"ini foto ku kenapa di cetak begini , astaga ??"ucap Senja .
"Balik dulu dong fotonya ??"ucap Rey .
Senja membalikkan fotonya dan melihat ada tanda tangan seseorang.
"jangan bilang tandatangan ??"
"Iya ... tanda tangan nct 127 , kami mendapatkannya untukmu, katanya kamu pengen makanya kami gunakan cara ini , bagus kan fotomu Chun-seok yang ambil beberapa hari yang lalu ???"ucap Ji-bin.
"huaaaaaa....aku terharu .... makasih udah bantu aku dapatkan tanda tangan mereka ??"ucap Senja sambil menangis.
"hmm .... sama sama senja ?? jangan nangis kan kami ikut nangis juga ??" jawab mereka semua .
Rey dan yang lainnya memeluk senja dengan erat , memberikan pelukan hangat .