
Benda pipih Fahri sudah berdering sebanyak 17 kali. Sehingga membangunkannya yang telah tertidur 2 jam lamanya.
"Siapa yang menghubungiku sampai 17 kali? Ryan? "
Sekali lagi berbunyi tetapi kali ini Rama yang ada pada layar pipihnya.
"Assalamualaikum"
###
"Apa? "
###
"Baiklah tapi cari tahu mereka dulu, sampai informasinya lengkap, hubungi aku kembali"
Telepon terputus.
"Jam berapa ini? " gumam Fahri sambil melihat jam yang menempel di dinding ruang kerja.
"Jam 1 siang, Za..... "
Kesadaran Fahri baru sempurna dan ia ingat aktifitasnya beberapa waktu lalu bersama Zahida. Ia lupa jika istrinya masih sendiri di dalam kamar.
Buru - buru Fahri menaiki tangga.
"Ceklek"
"Za..... "
Pandangan Fahri sudah menyusuri seluruh kamarnya, kemudian menuju kamar mandi, ia tidak juga menemukan istrinya.
Ia masuk ke mushola kecil dalam kamarnya. dan akhirnya menemukan istrinya tertidur masih dengan perlatan sholatnya.
"Za.... "
"Emh... Mas"
"Tidurnya di ranjang saja, jangan disini"
"Mas sudah sholat? "
"Belum, kamu pindahlah, mas akan sholat"
"Mas dari mana? "
"Tadi saya ketiduran di ruang kerja"
"Weekend kita ke Bandung" ucap Fahri singkat.
Tanpa bertanya, Za sudah melangkah dengan terseok seok dan langsung merebahkan dirinya di ranjang. Tubuhnya seakan tidak bersahabat saat ini. Sungguh sangat melelahkan.
Fahri melaksanakan kewajibannya dengan sangat khusuk, tak lupa ia berdoa agar pernikahannya dengan Zahida mejadi pernikahan yang membawa berkah bagi hidupnya.
Dengan menengadahkan kedua tangannya is melantunkan doa untuk orang tua dan keluarganya.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى وَلِوَ الِدَىَّ وَارْ حَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَا نِى صَغِيْرًا
Artinya:
“Ya Allah, ampunilah semua dosa-dosaku dan dosa-dosa kedua orang tuaku, serta berbelaskasihlah kepada mereka berdua seperti mereka berbelas kasih kepada diriku di waktu aku kecil.”
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
Artinya:
“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami, pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami sebagai imam bagi orang-orang yang bertaqwa.” (QS Al Furqan ayat 74).
Setelah selesai dengan sholatnya, ia menghampiri istri kecilnya. Melihat Zahida tengah terlelap dengan wajah yang tenang dan damai.
Fahri duduk di pinggir ranjang, membelai wajah istrinya. Zahida mulai terusik dengan tindakan Fahri.
"Mas.... " panggil Za dengan suara seraknya.
"Iya.... "
"Apa yang mas lakukan? " tanya Za setelah melihat suaminya ke naik ke ranjang sebelah sisinya yang kosong.
"Mas temani ya"
"Hem... baiklah"
"Jangan lagi please masih sakit" gumam Za dalam hati.
"Jangan mikir yang aneh - aneh" ucap Fahri sambil menyentil kening Za.
"Ih mas Fahri, sakit"
"makanya jangan pirsum"
"apaan pirsum? "
"Pikiran mesum"
"Iih menyebalkan"
Tanpa aba - aba, Fahri sudah mencium pipi kiri dan kanan Za karena gemas dengan kelakukan Za.
"Mas........ " pekik Za.
"Za.... tolong temani saya disini"
Niat hati akan turun dari ranjang king size, Za urungkan. Melihat wajah Fahri yang memelas seperti itu.
Fahri mendekat, memeluk istrinya itu "jangan tinggalkan saya" kata itu langsung diangguki oleh Zahida.
"Za... apa boleh? " tanya Fahri sambil mengecup puncak kepala Zahida.
"Tuh kan ujung - ujungnya ada udang dibalik rempeyek" ucap Za.
"Za... jangan bercanda"
"Za gak bercanda mas, Za cuma ngomong"
"Boleh ya?" tanya Fahrj lagi.
"Hem... sudah mau Ashar mas"
"Sekalian ya.... mandinya"
"Malu mas sama mama"
"Mama pergi"
"Mas... masih sakit di sana" pandangan Zahida beralih ke bawah.
Fahri melepaskan pelukannya dan langsung tidur membelakangi Za. Sebenarnya Fahri hanya niat menggoda, tapi karena istrinya tidak peka, godaan berlanjut dengan sedikit ambekan dari Fahri.
"Mas, maafin Za"
Tak ada jawaban dari sang suami, Za duduk dilantai dengan memeluk kedua lututnya. Air yang sudah tertahan akhirnya meluber. Sesenggukan tanpa suara, dengan air deras yang terus. mengalur diujung kelopaknya, membuat gamisnya ikut basah.
"Ya Allah... mas Fahri marah, aku takut Allah murka. tapi ini sungguh masih sakit" batin Zahida.
hai guys... jangan lupa vote, komentar dan likenya, juga favorit ya... terimakasih.. maaf upnya jarang banget karena pelajaran udah tatap. muka jadinya author agak sibuk .. 🤗🤗🤗🤗