
Aliya Nizrina Zahida biasa dipanggil Zahida merupakan seorang gadis berusia 22 tahun yang hidup sebatang kara. Ibunya telah meninggal dan ayahnya telah menikah kembali dan memilih hidup bersama istri barunya.
Sedangkan Zahra merupakan kakak dari Zahida, ia telah menikah dan tinggal bersama suaminya di Bandung sejak menikah. Memiliki satu putri kecil yang lucu yaitu Aisyah.
Hari ini adalah hari pertama Zahida bekerja sebagai tenaga HRD di sebuah perusahaan periklanan ternama di kota Surabaya.
Setelah lulus dari tingkat sarjana minggu lalu dengan jurusan psikologi membuat Zahida diterima di perusahaannya dengan proses seleksi yang singkat selama 4 hari kerja.
"Assalamualaikum." ucap Zahida ramah pada resepsionis yang ada di loby gedung bertingkat yang tak lain adalah perusahaan periklanan yang menerima Zahida.
"Wa'alaikumsalam" jawab resepsionis.
"Selamat pagi mbak, saya Aliya Nizrina Zahida Kemarin saya di telepon bahwa saya diterima di perusahaan ini"
"Oh begitu, baiklah akan saya sambungkan ke bagian HRD, silahkan tunggu di ruang tunggu" jawab resepsionis dengan ramah dengan menunjuk sudut ruangan yang ada di depan loby.
"Cantik" batin resepsionis tersebut.
Zahida menuju ruang tunggu namun tiba - tiba seseorang menabrak dirinya.
"Bugh"
Hening
Hening
Hening
Seorang laki - laki berpenampilan elegan dengan setelan jas mahal dan wajahnya sangat tampan. Melihat wajahnya merasa teduh.
"Apa anda baik - baik saja nona?" tanya pria tersebut kepada Zahida. Zahida hanya terdiam.
"Nona apa anda tidak apa - apa?" tanya pria itu lagi.
"Maaf pak, sa sa saya baik - baik saja." jawab Zahida sambil tertunduk dan berdiri membetulkan kerudung yang menutup sebagian tubuhnya.
"Hem...maaf tuan, mari kita masuk ruang meeting, para pemilik saham sudah menunggu anda" suara seorang pria yang tiba - tiba sudah berdiri di belakang pria yang menabrak Zahida.
"Baik" jawab pria tersebut.
"Maafkan saya tuan" ucap Zahida sambil tertunduk.
"Ya Allah...semoga tuan tersebut tidak bekerja di kantor ini agar tidak menjadi masalah bagiku." gumam Zahida dalam hati.
"Nona Zahida....silahkan masuk ke ruang HRD" ucap resepsionis.
"Eh Nina...." panggil salah satu resepsionis pria.
"Sudah balik?" sambil mengerutkan salah satu alisnya.
"Iya lah, aku kan kangen sama suasana kantor jadi cuti sehari saja." ucap Andi salah satu resepsionis.
"Gila ya, cuti seminggu bilangnya sehari." ucap Nia (resepsionis yang menyapa Zahida dari tadi).
"Ni...siapa perempuan yang masuk ruang kepala HRD?"
"Kenapa? tertarik?" ucap Nia salah satu resepsionis.
"Cantik Ni" ucap Andi secara spontan.
"Iya...cantik...cocok sama pak Fahri." ucap Nia lagi.
"Kamu itu bicara dipikir dulu, pak Fahri kan sudah menikah dengan bu Kamila yang cantik pake banget hahaha"
"Terserah kamu... aku mau kerja lagi. Tuh banyak tamu yang datang" ucap Nia sambil menunjuk para tamu yang datang.
"Tok...tok...tok..."
Suara pintu diketuk.
"Masuk" terdengar suara dari dalam ruangan.
"Assalamualaikum...selamat siang" ucap Zahida.
Manajer HRD yang berada di dalam ruangan spontan bergumam dalam hati "Tasya".
"Nona Aliya Nizrina Zahida" ucap manajer HRD yaitu pak Ryan.
Zahida masuk ke ruang manajer. Pak Ryan mempersilahkan Zahida untuk duduk dan memberitahu jika ia akan ditempatkan menjadi wakil manajer HRD. Namun ada syaratnya.
"Apa syaratnya pak?" tanya Zahida.
"Kamu sudah lulus tes administrasi serta wawancara. Sekarang kamu akan kami tes lagi di depan seluruh jajaran dewan direksi dan pemilik perusahaan ini" ucap Pak Ryan datar.
"Baik pak"
"Apa kamu tidak takut?"
"In sha Allah saya akan melakukan apa yang diperintahkan asal tidak melanggar hukum dan norma agama"
"Hem baiklah, silahkan ikut saya"
"Baik pak"
Zahida mengikuti langkah pak Ryan. Dan sampailah di depan ruangan yang cukup besar. Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini perasaan Zahida sangat campur aduk. Gugup sekaligus khawatir bahwa penampilannya tidak disukai oleh orang yang ada di dalam ruangan tersebut. Zahida memang suka memakai rok panjang dan tunik. Tak lupa jilbab yang ia selaraskan dengan warna tuniknya.
"Tok tok tok"
"Selamat siang"
Zahida masuk dibelakang pak Ryan.
Semua orang yang berada di ruangan ini menatap Zahida. di ruangan tersebut terdapat meja kotak besar dan telah ada 4 orang di dalamnya. Di ujung meja sudah ada Tuan Fahri, pemilik perusahaan, sedangkan 2 lainnya duduk di sisi kanan meja dan satu orang di sisi kiri. Pak Ryan duduk di samping sebelah kiri. Dan satu kursi kosong untuk Zahida.
"Deg"
"Cantik" gumam tuan Fahri.
"Bro, cantik bro..." ucap salah satu direksi yang tak lain adalah sepupu dari tuan Fahri yaitu Arman dengan berbisik dan badan dicondongkan ke tuan Fahri.
"Diam, bukan saatnya bercanda" ucap Fahri datar dan juga sambio berbisik.
"Itu bukannya orang yang sudah kutabrak tadi?." batin Zahida sambil menatap satu persatu orang yang berada di ruangan tersebut.
"Silahkan duduk" ucap salah satu orang.
"Baik"
"Nona Aliya Nizrina Zahida, anda sudah diterima di perusahaan kami namun kami ingin melihat anda presentasi dengan bahan ini, slide juga sudah kami siapkan sesuai dg data yang ada pada map ini" ucap pak Ryan.
"Waktu anda hanya 10 menit" ucap Tuan Fahri.
Minta dukungannya ya teman - teman. Jangan lupa tinggalkan jejak ya... like, vote, dan komennya. terimakasih.