Ustadz & Badgirl

Ustadz & Badgirl
Mereka Kembali



Setelah shalat ashar berjamaah, Ar, dan orangtuanya beserta sahabatnya pulang dan meninggalkan vila itu.


Karena kemarin Ar bawa mobil ke sini jadinya dia dan orang tuanya berada di dalam mobil yang sama sedangkan Arin, Anin dan Ajeng masih di mobil yang mereka bawa tadi.


Sesampainya di rumah mereka langsung masuk karena sudah mau magrib dan sahabatnya Ar pun ikut masuk karena di minta oleh orang tua Ar.


"Kalian mampir dulu ya. Nanti setelah shalat magrib dan makan malam baru kalian pulang atau kalian menginap di sini saja lagi. Om dan tante yang akan menghubungi orang tua kalian" Ucap Pak Andi saat mereka sudah turun dari mobil.


"Iya kalian nginep di sini temani gue, ya ya mu kan iya mau aja" Ucap Ar dengan ekpresi yang di imut imut kan.


"Iya kita nginap tapi engga usah pasang muka kayak gitu jijik gue" Ucap Anin pura-pura jijik.


"Terserah lo mau bilang apa yang penting kalian nginep" Ucap Ar santai.


"Iya sudah kalau begitu ayo masuk udah mau magrib, kalian juga sebaiknya bersihkan diri setelah itu kita shalat magrip berjamaah" Ucap Pak Andi kemudian mereka masuk ke dalam rumah.


"Loh mbok belum pulang" Tanya Bu Dar melihat mbok surti membukakan pintu untuk mereka.


"Iya Nak, saya tunggu kalian karena saya pengen liat nak Aisyah pulang" Ucap Mbok Surti.


"Aa, Mbok Aisyah jadi makin sayang ya udah mbok ayo kita masuk dulu, sekalian makan bareng nantinya" Ucap Ar kemudian merangkul mboknya dengan manja.


"Maaf nak, Mbok bukannya nolak tapi anak mbok dari kampung datang jadi mbok harus pulang cepat" Ucap Mbok Surti menolak dengan sopan.


"Yaaa, Iya udah deh, mbok hati-hati ya" Ucap Ar terpaksa merelakan mboknya pulang.


Setelah mbok Surti pulang, Mereka pun ke kamar masing masing untuk membersihkan diri sekaligus persiapan shalat magrib.


"Hufff capek juga ternyata. Eh kalian mandi duluan gih. Gue mau rebahan dulu capek" Ucap Ar.


"Gue aja yang duluan ya, udah lengket banget ini badan gue" Ucap Ajeng hendak masuk ke dalam kamar mandi.


"Eh engga bisa, gue duluan"Ucap Arin menghalangi Ajeng.


"Engga bisa gitu Rin, kan gue duluan yang bilang jadi gue duluan yang mandi" Ucap Ajengn berusaha menepis Arin dari hadapannya.


Ar dan Anin yang melihat itu saling pandang kemudian berkata.


"Mulai lagi deh" Ucap mereka bersamaan kemudian mendekati Arin dan Ajeng yang sedang dorong-dorongan berebut untuk masuk ke dalam kamar mandi.


"Udah jangan ribut gini dong. Kalian kayak anak kecil tau engga" Ucap Anin melerai mereka.


"Udah engga usah ribut di kamar sebelah juga ada kamar mandi jadi kalian bisa ke sana, sama aja kok bersih juga" Ucap Ar.


"Arin kamu ke sana aja, biar Ajeng di sini gue juga mau mandi kita gantian di sana. Ayo" Ucap Anin menarik tangan Anin untuk ke kamar mandi sebelah.


"Jeng, mandi cepat sana. Gue juga mau mandi supaya engga telat shalat magribnya" Ucap Ar menyuruh Ajeng mandi.


Setelah mereka mandi, kemudian mereka pun turun ke lantai bawah tepatnya ke ruang Shalat untuk shalat berjamaah.


"Mama engga sempat masak jadi tadi udah pesan makanan dari luar jadi tinggal kita makan" Ucap Bu Dar selesai mereka shalat, dan sekarang berada di ruang makan.


"Iya tante engga apa- apa. Kami yang seharusnya engga enak udah nginap di sini tapi engga bantu apa apa" Ucap Anin tak enak hati.


"Kan tante yang minta kalian nginep di sini jadi engga perlu merasa engga enak gitu" Ucap Bu Dar sambil memberikan makanan kepada Pak Andi.


"Sudah lah, ayo kita makan. Kalian tidak usah sungkan anggap saja rumah sendiri" Ucap Pak Andi mempersilahkan mereka makan.


Setelah makan Pak Andi dan Bu Dar duduk di depan ruang tamu sambil menonton televisi sedangkan Ar dan sahabatnya membersihkan dapur dan tempat makan sekaligus mencuci piring.


Setelah semuanya selesai mereka shalat berjamaah lagi.


"Nak, besok om Bambang dan tante Ani mau ke sini untuk membahas masalah perjodohan kalian" Ucap Pak Andi saat mereka selesai shalat dan duduk di ruang keluarga bersama.


.................


Jangan lupa vote, rate, like dan komen


Terima Kasih