
Alister group
Ruang kerja Lunara.
Wanita tersebut terlihat menggenggam erat telapak tangan nya, dia menatap kearah depan untuk beberapa waktu sembari dia mengeratkan rahangnya.
saat ini ada berbagai macam perasaan yang berkacamuk menjadi satu di dalam hatinya.
Casandra kembali dan desas-desus berkata Jack Johnson juga kembali.
"Apa yang telah terjadi?!."
Wanita tersebut terlihat mengeram tapi dia bergumam didalam hati nya, Lunara terlihat Mencoba untuk memejamkan bola matanya untuk beberapa waktu.
"Kau terlihat begitu gelisah"
Satu suara mengejutkan diri nya, membuat Lunara buru-buru membuka bola matanya.
"Ibu, pikiran ku hanya sedang tidak baik"
Ucap Lunara cepat, itu adalah nenek muda Alister, dia tidak menampilkan ekspresi sesungguhnya atas kesulitan nya, tidak mau juga menampilkan beban berat nya, dia bersikap sangat manis di dalam keluarga Alister sejak dulu hingga sekarang, tidak menampik titik lemah nya dan tidak mau menampilkan sedikitpun kekurangan nya.
Kubu nya nenek muda Alister, berhasil mengambil hati nya untuk bisa menduduki Alister bersama, dia patuh pada wanita tua tersebut karena menginginkan setengah dari Alister, nyata nya dia menyusun rencana untuk melenyapkan nenek muda Alister setelah dia mendapatkan semua nya.
Dia hanya butuh nenek muda Alister menyingkirkan Cleopatra saja, kemudian melenyapkan nenek tua Alister kemudian Lunara tinggal melenyapkan nenek muda Alister setelah dia menguasai semua kepemilikan Alister. Nyata nya sebenarnya mereka saling bermain api dibelakang dan berwajah manis didepan.
Itu adalah konsep para manusia serakah yang menginginkan kekayaan dan kekuasaan di atas segala-galanya, didalam dunia orang kaya itu jelas hal yang biasa.
Nenek muda Alister bertanya, dia duduk di atas kursi sofa yang ada di ruang kerja Alister, posisi mereka saling berhadapan dengan jarak yang tidak terlalu dekat juga tidak terlalu jauh.
"Dia bisa mengacaukan segala rencana kita, ibu Jiang begitu menyukai Cleopatra, tidak sedikit pun mau melirik ke arah Casandra"
Lunara memulai keluhannya, menampik ekspresi penuh kesedihan, merasa jika dia merupakan menantu yang tidak pernah di akui didalam keluarga tersebut, dia benar-benar pandai berakting sejak dulu hingga kini.
"Aku takut dia yang sekarang semakin menjadi dan arogan akan semakin menyingkirkan Silvia dari Alister group"
Dia bergerak mendekati nenek muda Alister, bergegas duduk di samping nenek muda, masih menampilkan wajah sedih dan penuh sandiwara nya.
"Bayangkan bagaimana masa depan Silvia nanti jika Cleopatra semakin merajalela ibu, aku yakin jika kita terus seperti ini pada akhirnya bukan hanya Silvia yang akan di singkirkan, bisa jadi aku dan ibu juga akan disingkirkan"
Dan Lunara bicara sambil menatap dalam wajah nenek muda Alister.
"Aku memiliki keyakinan soal itu karena kita bertindak terlalu lama,Bu"
Lunara mengentikan kata-kata nya, dia membiarkan netra mereka bertemu untuk waktu yang cukup lama, Ucapan nya jelas tidak main-main, merayu namun bergerak berdasarkan kenyataan atas kegusaran nya, dia mencoba menekan nenek muda Alister agar segera bergerak saat ini juga, mereka terlalu lamban bergerak, padahal mereka telah menyingkirkan kakek tua Alister, menyingkirkan suami nya sendiri yang tidak lain adalah ayah Cleopatra dan dia telah menyingkir siapapun yang pernah mencoba menghalangi jalan mereka, jadi Lunara pikir ini waktu nya mereka menyingkirkan nenek tua Alister dan Cleopatra secara bersamaan kemudian mulai menentukan siapa penerus Alister berikut nya.
Bukan persoalan nenek muda yang naik menjadi pemimpin Alister group, Karena dia jelas sudah punya rencana untuk menyingkir wanita dihadapan nya tersebut.
"Jangan terlalu khawatir, tidak lama lagi Cleopatra akan didepak dari Alister group dan nenek tua Alister akan ambruk pada waktu nya.
Dan nenek muda Alister menjawab dengan tenang ucapan Lunara, dia menatap Wanita tersebut dengan tatapan yang sulit Lunara pahami namun Lunara jelas saja bahagia, dia menaikkan ujung bibirnya menandakan jika dia semakin melangkah lebih cepat untuk mendapat kan semua nya.