
Cleopatra terlihat diam di sepanjang perjalanan mereka kembali pulang, hari jelas sudah sangat larut malam, berkutat dengan jutaan pekerjaan dan rencana menjatuhkan Lunara membuat Cleopatra nyaris lupa waktu. Jika bukan karena Sky Andaram datang menjemput dirinya, mungkin dia bisa lupa waktu dan tidak ingat pulang.
Dia menatap Sky Andaram untuk beberapa waktu di mana laki-laki tersebut terus sibuk berkutat dan fokus membawakan mobil nya. Gadis tersebut pikir bagaimana bisa Sky Andaram tahu soal dirinya? dimana mereka pernah bertemu selain di klub malam tuan Aoi kala itu dan bagaimana bisa laki-laki tersebut mengenal dirinya serta mampu membedakan dirinya dan Cleopatra yang sesungguhnya.
Kepala gadis tersebut seakan-akan siap meledak karena stress memikirkan nya.
"Jangan terlalu resah, tidak usah terlalu memikirkan nya"
Tiba-tiba saja ucapan Sky Andaram mengejutkan dirinya, Membuat Cleopatra seketika sedikit gelagapan dibuat nya.
"Saat ini cukup fokus pada pernikahan kita, tinggal menghitung hari hmmm"
laki-laki tersebut terus bicara, melirik ke arah Cleopatra untuk beberapa waktu.
Mendengar ucapan Sky Andaram, Cleopatra terlihat diam kembali, dia terlihat gelisah untuk beberapa waktu.
"Apa kamu yakin dengan penikahan ini?"
Dia pada akhirnya bertanya, terlalu risau dengan keadaan, entah kenapa pernikahan mereka di rasa terlalu tergesa-gesa, perjanjian yang dibuat sangat menekan nya.
Jika bukan karena wasiat yang dibuat oleh keluarga Alister, dia tidak mungkin bergerak hingga sejauh ini, jika bukan demi bisa menjadi pewaris Alister dan menyingkir kan Lunara, dia tidak mungkin bergerak sejauh ini.
Membuat kesepakatan bersama Sky Andaram benar-benar luar biasa, laki-laki tersebut sangat sulit sekali ditebak, Sky Andaram bahkan selalu selangkah lebih tahu dan lebih maju dari pada diri nya, Sky selalu melangkah lebih dulu dan begitu cekatan, berkali-kali dia terkejut mendengar apa yang di ucapkan sky Andaram yang selalu mampu membuat dia kehilangan kata-kata nya.
"Tentu saja"
Saat mendengar pertanyaan Cleopatra, jelas saja Sky Andaram menjawab dengan sangat mantap, dia tidak ragu sama sekali untuk bicara soal keyakinan nya untuk menikah dengan gadis di samping nya itu.
"Pernikahan membuat ku merasa terbebani Sky, mari Cukup membuat kesepakatan untuk menghancurkan Lunara, kita bisa saling menguntungkan untuk hal lainnya"
Dia berusaha untuk mencoba melakukan negosiasi ulang, mungkin ada cara lain yang bisa mereka lakukan selain melakukan pernikahan.
Sky bertanya, dia tidak menoleh sama sekali ke arah Cleopatra, membiarkan Mata nya terus fokus pada jalanan, terlihat begitu sepi karena mereka benar-benar bergerak melewati waktu malam menuju ke arah pinggiran kota.
Sejenak Cleopatra mengerutkan keningnya saat dia sadar sepertinya Sky Andaram bukan membawa nya pada jalan yang sama menuju ke kediaman mansion utama Alister.
"Sky, aku pikir ini bukan jalan menuju ke kediaman Alister?"
Cleopatra bertanya sambil melirik kearah Sky Andaram kemudian dia kembali menatap kearah jalanan, agak khawatir sebab seperti apa yang dia pikirkan sebelumnya, Sky Andaram selalu bergerak di luar pemikiran nya.
"Kamu mau membawa ku kemana?"
Dia terus bertanya dengan perasaan khawatir.
"Sky aku akan lompat jika kamu memikirkan hal-hal yang aneh-aneh dan membawa ku ketempat yang tidak aku sukai"
Dia kembali Bicara, terlihat mulai mengambil ancang-ancang.
"Aku bisa bergerak dan menghajar mu...."
dia ingin bilang dia bisa menghajar sky Andaram dan membuat nya sedikit babak belur karena sedikit banyak Cleopatra belajar ilmu beladiri tapi sky Andaram tiba-tiba berkata.
"Mari menikah dengan sungguh-sungguh tanpa sandiwara"
Laki-laki tersebut bicara, membiarkan mobil terus melaju ke depan dimana di mana pandangan Sky Andaram kini tertuju kepada nya.
"Apa?"
Dan Cleopatra jelas langsung membulat kan bola matanya, dia terkejut setengah mati mendengar ucapan Sky Andaram.