
seketika bola mata Cleopatra terlihat berkaca-kaca, dia berusaha untuk tidak mengeluarkan air matanya saat dia menyadari siapa yang ada di hadapannya tersebut saat ini.
seorang laki-laki terlihat berdiri menatap dirinya dan juga Sky Andaram, dan percaya seketika suasana menjadi hening tanpa percakapan.
Cleopatra masih membiarkan telapak tangannya menutup mulut ia saat ini di mana tubuh gadis tersebut jelas bergetar hebat dan dia nyaris kehilangan kata-katanya saat menyadari sosok yang ada di hadapan nya tersebut, nyata nya Sky Andaram mencoba untuk memberikan kekuatan di belakangnya dengan cara kedua tangan laki-laki tersebut menggenggam erat kedua belah bahunya,. Sky Andaram bahkan membisikkan kata-kata yang mampu membuat Cleopatra merasa mungkin benar dia laki-laki tepat yang selalu mampu memberikan banyak kejutan untuk dirinya dan selangkah lebih maju dalam bertindak untuk terus melindungi diri nya.
"Paman merindukan mu cukup lama, datang dan berikan pelukan hmmm"
Laki-laki tersebut berbisik, kemudian menyentuh Lembut puncak kepalanya secara perlahan, membuat Cleopatra seketika mencari sosok Sky Andaram yang ada di belakangnya, mencoba untuk menatap wajah laki-laki tersebut yang berusaha untuk memberikan kekuatan kepada dirinya di mana laki-laki itu kini bergerak tepat ke sisi kanan nya.
"Apakah dia....?Bagaimana bisa...?"
Dua pertanyaan itu meluncur dari bibir Cleopatra, dia benar-benar gelisah dibuat keadaan, menatap kearah Sky Andaram yang kini melangkah ke arah depan nya, posisi mereka saat ini saling berhadapan gimana sekalian dalam terlihat mengeluarkan senyuman paling tulus nya.
"Hmmm dia paman Alister, ayah kandung mu"
Tidak perlu panjang lebar dan tidak perlu melanjutkan pertanyaannya sebab jawaban dari sky sudah mewakili seluruh pertanyaan yang ada di atas kepalanya, Cleopatra seketika langsung kembali menoleh ke arah laki-laki yang berdiri di hadapannya tersebut, di mana laki-laki paruh bayar lebih itu terlihat mengembangkan senyumannya sembari membentang kedua belah telapak tangannya dengan lebar.
Dan dalam hitungan detik Cleopatra langsung berhamburan memeluk laki-laki paruh baya lebih tersebut, tidak tahu bagaimana mengungkapkan perasaan ini yang jelas dia begitu bahagia dengan keadaan saat dia tahu sang ayahnya terjaga dari tidur panjangnya.
bagikan sebuah adegan film di mana ayah dan anak terlihat saling berpelukan antara satu dengan yang lainnya dan tidak menghiraukan orang-orang di sekitarnya, Cleopatra memeluk laki-laki itu dengan jutaan kerinduannya di mana dia sama sekali tidak pernah melihat laki-laki tersebut sebelumnya hanya mengandalkan sebuah foto yang diberikan oleh ibunya kemudian melihat laki-laki tersebut di gedung rahasia di mana sang nenek tua membawanya tempo hari.
meskipun berbagai macam pertanyaan di atas kepalanya tersebar bergelar dan bergelantung menghantam menjadi satu nyatanya Cleopatra tidak melesatkan pertanyaan itu saat ini karena baginya saat ini dia hanya ingin melepaskan sedikit kerinduan terhadap laki-laki tersebut.
dia yang belum pernah mendapatkan pelukan dari seorang ayah jelas saja langsung menangis ketika memeluk laki-laki tua tersebut, seolah-olah ada sejutaan kerinduan yang menghantam dirinya yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata saat ini saking bahagianya dia bertemu dengan laki-laki tua tersebut.
bisa dirasakan laki-laki itu memeluknya dengan hangat dan kencang berkali-kali puncak kepalanya di sini ada laki-laki tersebut sembari punggungnya ditepuk-tepuk oleh laki-laki tersebut untuk beberapa waktu.
cukup lama pelukan terjadi dan mereka semua hening di dalam dia gimana supaya Anda dan kakek tua bara hanya mampu melihat kebersamaan mereka hingga pada akhirnya secara perlahan Cleopatra dan ayahnya saling melepaskan pelukan antara satu dengan yang lainnya.
bisa dilihat bola mata Cleopatra tanpa merah karena tadi saya terus keluar sejak tadi, air mata terus mengucur hingga membuat sang ayahnya secara perlahan menghapus air mata yang ada di kedua belah pipi putrinya tersebut dalam hitungan waktu laki-laki tersebut berkata.
"Maaf karena menelantarkan kamu selama ini dan ayah tidak pernah tahu jika kalian rupanya terlahir kembar"
Laki-laki paruh baya tersebut bicara dengan penuh penyesalan.
"bener-bener makan ayah karena ayah telah memperlakukan dirimu dengan cara yang tidak baik"
lanjut laki-laki tersebut lagi.
dan percayalah ketika laki-laki itu berkata seperti itu seketika membuat ekspresi Cleopatra berubah drastis, seolah-olah ingatan pada masa lalu tentang kesulitan dan Kepatihan mereka juga penderitaan yang dilalui dia dan ibu nya membuat gadis tersebut seketika langsung memundurkan langkah kakinya.
Dia pikir apakah semudah itu dia harus memaafkan laki-laki yang ada di hadapannya tersebut?!.
seketika Cleopatra langsung menggelengkan kepalanya, tiba-tiba jutaan rasa kecewa menghantam dirinya, kebahagiaan yang awalnya dia rasakan ketika bertemu laki-laki tersebut kini berubah menjadi sebuah kesedihan di mana bola mata gadis tersebut seketika langsung menggelap dan timbul jutaan kekecewaan di dalamnya.
"Cleo..?!"
dan sepertinya laki-laki tua alis tersebut saudara dengan ekspresi yang dikeluarkan oleh putrinya, dia tahu gadis itu seolah-olahnya dari kekecewaannya kata siapa yang dia lakukan pada ibu gadis tersebut di masa lalu dan dirinya.
"No.."
Cleopatra langsung menggelengkan kepalanya dengan cepat, tanpa berpikir dua tiga kali gadis itu langsung membalikkan tubuhnya dan beranjak dari sana dalam hitungan detik, Cleopatra langsung berlarian dari sana dan tidak ingin melihat wajah ayahnya. Hal tersebut membuat Sky Andaram yang melihat ekspresi Cleopatra seketika langsung belajar langkah gadis tersebut dengan cepat.