
"Aku tidak berbohong, Sky"
dan Cleopatra mati-matian mencoba untuk kembali menjawab ucapan Sky, demi apapun posisi mereka benar-benar sangat tidak menguntungkan, mungkin untuk Sky Andaram posisi ini adalah posisi terbaik untuk laki-laki tersebut menekan dan mendesak Cleopatra, tapi bagi Cleopatra posisi ini membuat diri nya menjadi tidak baik-baik saja.
karena itu berada di posisi ini jelas saja membuat Cleopatra mencoba untuk mendorong dada sky dengan telapak tangan kanannya.
"Bisa menyingkir dari hadapanku, Sky?"
gadis itu bertanya sembari terus mendorong dada Sky, sial nya Ali Ali mundur atau melepaskan diri yang hanya laki-laki itu mana semakin merapatkan posisi mereka hingga membuat Cleopatra sedikit merinding dibuatnya.
"kamu pikir kamu bisa terus membodohiku, Cleopatra?"
Dan Sky acuh pada perintah Cleopatra, dirinya bukan tipe laki-laki lawan bicaranya jadi apa yang diperintahkan oleh Cleopatra pada dirinya tidak akan pernah terjadi.
Dan saat laki-laki itu bicara sembari melesat kan sebuah tanya membuat Cleopatra berkali-kali mencoba untuk menahan perasaannya.
"Kamu pikir aku sedang berbohong?"
gadis itu bicara sedikit menantang, sengaja mendongakkan wajahnya agar menatap lekat juga tajam kearah Sky Andaram, dia mana sudi di intimidasi oleh laki-laki dihadapan nya itu. Bagi nya menghadapi Sky yang paling sulit dibanding menghadapi Lunara juga antek-antek nya serta putri wanita tersebut, Silvia.
Sky bukan karakter laki-laki yang mudah di hadapi, bahkan melumpuhkan Sky harus menggunakan akal licik dan licin,dia pikir laki-laki tersebut bukan Type Laki-laki yang gampang menyerah dalam banyak situasi.
Melihat bagaimana Cleopatra menjawab ucapan nya dengan cara yang cukup menantang, membuat laki-laki tersebut semakin menyukai nya, menghadapi Cleopatra kali ini seakan-akan menghadapi musuh baru yang sangat menarik, semakin dia mencoba menggenggam nya, Cleopatra semakin liar dan menantang untuk dirinya, membuat dia berpikir sosok gadis di hari depannya tersebut membuat dia semakin tertarik dan juga semakin ingin memiliki nya.
suatu gairah muncul di mana dia benar-benar menginginkan Cleopatra untuk menjadi istri nya.
"kau pikir aku tidak bisa melihatnya, Cleo? sedikit banyak aku tahu kapan seseorang belajar untuk membohongiku, dan aku memperingati kamu agar jangan mengabaikanku karena aku tidak suka seseorang mencoba lari juga tidak mempedulikan aku"
laki-laki itu berucap sembari sedikit memberikan peringatan pada Cleopatra, agar gadis itu ingat jika dia bukan tipe laki-laki yang suka diabaikan oleh siapapun termasuk oleh calon istrinya sendiri.
"aku mungkin tidak akan marah jika kau adalah orang lain atau orang yang tidak penting untuk ku, tapi karena yang mengabaikanku adalah kamu maka aku akan katakan betapa marahnya aku hari ini terhadap dirimu"
lanjut laki-laki tersebut lagi kemudian.
mendengar ucapan laki-laki tersebut seketika membuat Cleopatra terkekeh.
"kamu mulai mengekang kebebasanku di mana kita sama sekali belum mengingat janji, Sky? biar aku katakan padamu, aku ini bukan tipe gadis juga bukan istri yang mau dikekang atau dijajah oleh laki-laki"
"aku tidak mungkin menjajahmu atau mengekangmu, aku memberikanmu kebebasan tapi bukan berarti kau mengabaikanku, saat kau mengabaikanku Cleo, aku tidak akan segan untuk memberikan kamu peringatan jika kamu adalah milik ku"
Dan kata-kata akhir Sky membuat Cleopatra sedikit terkejut.
"Apa?"
Dia bertanya dengan tatapan rumit.
"Kau pikir bisa melakukan nya? kau berani melakukan nya? kau akan menyesali nya"
Cleopatra merasa kepalanya mulai berasap menghadapi Sky, mencoba membuang pandangannya dari Sky dan mencari pengacara Aman didalam sana. alih-alih mendapatkan sosok pengacara Aman, dia baru sadar didalam ruangan tersebut hanya ada mereka berdua.
Kemana dia? oh shi..t bagaimana bisa pengacara kepercayaan nya mencoba mengkhianati nya dan meninggalkan nya dengan musuh nya.
Cleopatra ingin sekali mengumpat didalam hati nya.
Sky tampak menaikkan ujung bibirnya saat mendengar ucapan Cleopatra tadi.
Gadis tersebut menoleh kembali kearah Sky Andaram, kali ini dia mencoba sekuat tenaga mendorong dada Sky.
"Bicara apa yang ingin kamu bicarakan kemudian menyingkir lah dari hadapan ku, kau tahu ada banyak urusan yang lebih penting dari pada membuat perdebatan tidak berarti di antara kita"
Gadis tersebut Bicara agak kasar, tepat nya menghadapi Sky membuat Cleopatra memiliki sifat jauh lebih sombong dari pada Sky.
Dan percayalah saat Cleopatra baru saja menyelesaikan kata-katanya satu hal mengejutkan terjadi dimana tiba-tiba kedua tangan Sky Andaram meraih kedua belah pipi nya, menahan wajah nya dan......
"Hmmmppp..."
Cleopatra seketika membulatkan bola matanya, dia tidak percaya laki-laki brengsek tersebut tiba-tiba mencium bibir nya dengan cara yang begitu kasar.
Yakkkkk...yakkkkkkk.... brengsek.....
Cleopatra mencoba melepas kan diri sembari berteriak didalam hati nya.