
Demi apapun mendengar ucapan laki-laki di hadapannya tersebut seketika membuat Cleopatra kehilangan cara nya untuk bicara, suara nya benar-benar tercekat dan dia tidak tahu harus berkata apa.
bola mata mereka tampak saling menetap antara satu dengan yang lainnya, Sky Andaram jelas bersungguh-sungguh dengan ucapannya, dia membiarkan bola matanya terus menatap Cleopatra untuk waktu yang begitu lama, menunggu respon gadis tersebut atas apa yang barusan dikatakannya.
"aku tidak tahu kau berkata apa, siapa yang kembar siapa itu Sheena Shades"
dia masih bersih keras berkilah dan tidak ingin mengeluarkan atau mengakui jati dirinya, dengan cepat jemari-jemari indah Cleopatra mendorong dada bidang laki-laki di hadapannya tersebut, kali ini dia memaksa laki-laki itu agar segera menjauhinya.
ini untuk pertama kali dia tidak berani menatap seseorang, Cleopatra mencoba membuang pandangannya kemudian dia berusaha untuk mengalihkan pembicaraan dan buru-buru berniat untuk sedikit melarikan diri.
"aku akan segera pulang jadi sebaiknya kamu juga segera pulang, jangan khawatir...."
Dia belum menyelesaikan kata-katanya tapi sky Andaram langsung menangkap tangan nya, laki-laki tersebut menarik kembali tubuh Cleopatra, membuat gadis tersebut terkejut, secara refleks kembali berbalik dan masuk kedalam dekapan Sky Andaram.
"Berhentilah membohongi ku, kau pikir aku laki-laki bodoh?"
Dan laki-laki tersebut langsung bicara, membiarkan tubuh Cleopatra masuk kedalam dekapan nya, menenggelam kan gadis cantik tersebut ke dalam dadanya.
Cleopatra seketika mengedipkan berkali-kali bola mata nya, dia seketika membeku dengan detak jantung yang terasa terus menjadi tidak baik-baik saja.
Laki-laki tersebut sungguh sial.
Apakah dia boleh mengumpat didalam hati nya?!.
"Sky Andaram, kau sangat tidak sopan"
Dia mencoba menyadarkan dirinya, pembicaraan nya mengalihkan apa yang ditekankan oleh Sky Andaram, dia sengaja kesal, pura-pura marah atas perlakuan laki-laki tersebut, berpikir kenapa dia harus takut menghadapi laki-laki itu.
Jika mengaku dia bisa terkena masalah besar, lebih baik terus menghindar dan berusaha mengalihkan keadaan.
"Bagaimana kau memperlakukan ku dengan sedikit arogan dan kurang ajar?"
Seolah-olah tahu lawan nya sedang membuat perlawanan, Sky Andaram menaikkan ujung bibirnya, kali ini laki-laki tersebut melepaskan pelukannya dan berkata.
Laki-laki tersebut menjawab cepat, kini dia sengaja menaikkan jemari-jemari tangannya, dia menyentuh lembut dagu Cleopatra dan membuat gadis tersebut mendongakkan kepalanya.
"Apa?"
Cleopatra pikir laki-laki tersebut selalu saja mampu membuat nya kehilangan kata-kata nya.
"Kau yakin? aku tidak tertarik memeluk mu, singkirkan tangan mu dari dagu ku dan pulang lah"
Dia mengusir Sky Andaram, berharap laki-laki tersebut melupakan percakapan mereka tadi siap Cleopatra atau Sheena.
"Tidak semudah itu, Sheena"
Sky Andaram menaikkan ujung alisnya.
"Aku bukan apa yang kamu maksud"
Dia masih saja keras kepala mengelak.
"Kau tahu? kau dan dia bagaikan langit dan bumi, sifat mu yang begini membuat ku semakin tergila-gila pada mu dan merasa tertantang karena keadaan"
ucap laki-laki tersebut dengan cepat, seolah-olah dia memang menciptakan kata-kata tersebut untuk membuat Cleopatra terpojok atas ucapannya, agar gadis tersebut tidak dapat lagi mengelak soal identitas nya yang sesungguhnya.
"Aku tidak paham apa..."
"Berhentilah berkilah, mari membuat satu kesepakatan untuk menghancurkan Lunara"
Dan ucapan Sky Andaram kali ini membuat Cleopatra seketika membeku karena terkejut.
Menghancurkan Lunara?!.
Dia?!.