The twin's Mask

The twin's Mask
Saling menantang diri dalam diam



Lunara terjatuh, terjengkang dan nyaris ter'kangkang karena keadaan, entahlah bagaimana bisa hal estetik seperti itu terjadi pada Wanita culas nan sombong tersebut, belum-belum di hari pertama kembali nya Cleopatra dia harus mendapatkan karma yang tidak pernah dia bayangkan sebelumnya. Sosok rubah nya seketika berubah menjadi sosok cicak yang kehilangan ekor nya.


Bayangkan bagaimana malunya wanita tersebut saat ini ketika dia terjatuh terhempas ke lantai semua orang menetap ke arah dirinya, dia persis seperti cicak yang jatuh dari atap, dengan kedua kaki dan tangan yang terlihat melebar, dalam posisi telungkup dia jatuh tanpa menyisakan harga diri nya sedikit pun.


Cleopatra memang sengaja menyingkir kan tubuh nya agar tidak tersentuh oleh tangan kotor Lunara, terlalu menjijikkan jika wanita tersebut menyentuh tubuhnya saat ini, hal yang dia pikirkan sedikit memberikan pelajaran pertama pada pertemuan pertama mereka, siapa sangka pertemuan ini ada di luar pemikirannya, Lunara jatuh terjengkang dengan cara yang sangat estetika, membuat Cleopatra ingin sekali tertawa tertinggal-pingkal saat ini melihat posisi jatuh ibu tirinya tersebut yang benar-benar luar biasa.


"Hahhhhh oh god, ibu...."


apakah dia harus berakting dengan sangat sempurna? langsung bergerak mendekati Lunara, duduk secara perlahan dan mencoba untuk menyentuh tubuh ibu tiri nya, pura-pura berusaha membantunya, menarik tangan Lunara namun sayangnya tiba-tiba saja begitu menara berusaha mengambil tangannya dan berdiri, Cleopatra pura-pura kehilangan keseimbangan, melepaskan tangan Lunara dan....


"Hahhhhh?"


Lunara seketika membulatkan bola matanya karena terkejut, pegangan tangan nya dilepaskan oleh Cleopatra, seketika dia terjatuh ke belakang sembari menatap wajah Cleopatra yang terlihat panik menatap dirinya.


Brakkkkkkk.


Lagi dia ter'kangkang dalam posisi yang sangat memalukan, membuat semua orang panik, berbagi peran ada yang mencoba membantu Cleopatra Alister yang nyaris terjatuh dalam kepura-puraan nya dan ada yang mencoba membantu Lunara yang kembali jatuh dengan cara yang terlalu memalukan.


"Kau..."


Lunara merasa begitu malu,dia mengeram dan mencoba menunjuk kearah Cleopatra, menahan amarahnya yang meletup-letup bagaikan sayur sup daging sapi yang siap menyemburkan diri kapan pun dia mau.


"Oh ibu apa kamu baik-baik saja?"


Sangat jijik jika dia harus berkata Maafkan aku ibu, jangan harap Cleopatra mau melakukan nya, dia lebih suka bertanya apa Wanita tersebut baik-baik saja ketimbang melakukan basa-basi lainnya.


"Aku tidak sengaja melakukan nya, tidak melihat ibu mendekati ku, fokus pada semua direksi pemegang saham, tidak menyangka ibu datang dan berusaha menyambut kedatangan ku penuh dengan cinta"


Sangat menjijikkan saat dia mengatakan itu pada Lunara, jika bisa Ingin sekali dia menjambak dan menghancurkan wajah wanita yang ada di hadapannya tersebut, di mata wanita itulah yang menyebabkan saudara kembarnya tersiksa selama bertahun-tahun dan berada di bawah cengkeramannya, mengendalikannya sesuai keinginan Lunara bahkan wanita tersebut mencelakai Cleopatra dengan cara yang begitu mengerikan.


bahkan sebelum Lunara mencoba untuk menyingkirkan Cleopatra, wanita itu juga yang menyingkirkan dia dan ibunya hingga keluar dari kediaman Alister, menikmati seluruh harta kekayaan alister bersama anak-anaknya dan memiliki hak serta kekayaan yang seharusnya menjadi miliknya dan saudara kembarnya juga ibu nya.


Cleopatra menggenggam erat telapak tangannya, mencoba menetralisir kemarahan dan juga dendam yang membara di dalam, kilatan api penuh dendam di balik bola matanya berusaha dia redamkan, dia tidak ingin menampilkan kebencian terlalu cepat yang akan memicu kecurigaan dari Lunara.


mendengar ucapan dari Cleopatra seketika membuat Lunara berusaha untuk menahan gemeretak gigi yang saling menyatu di dalam mulutnya, dia ingin marah dan menjambak rambut Cleopatra seperti dulu yang biasa dia lakukan pada gadis tersebut, namun mengingat kondisi dan juga tempat yang tidak memungkinkan untuk yang melakukan tersebut, Lunara berusaha menekan kesabarannya kemudian berkata.


"Itu bukan masalah, tapi lain kali bergeraklah dengan hati-hati Cleopatra, kamu tahu sendiri bagaimana ibumu selama ini bukan?"


kalimat yang dia lontarkan jelas saja seperti sebuah ancaman, dia menatap tajam ke arah gadis yang ada di hadapannya tersebut sembari menahan kemarahan nya.


kau bisa membuatku malu di sini Cleopatra, tapi saat kembali ke rumah aku jamin kau bahkan tidak akan bisa hidup dengan tenang bahkan meskipun hanya untuk pergi ke kamar mandi untuk buang air kecil.


wanita tersebut mengeram dan bicara di dalam hatinya, menatap jijik ke arah Cleopatra dan dengan percaya diri akan bisa kembali menyiksa dan mengendalikan Cleopatra ditangan nya.


"bukan masalah ibu, aku akan bergerak dengan sangat hati-hati hingga tidak ada lagi kejadian yang mengerikan terjadi pada diriku dan pada kita berdua"


Cleopatra menjawab ucapan dari wanita tersebut, menampilkan senyuman picik dan liciknya di mana dia siap bermain dengan Lunara dimulai daripada hari ini.