The twin's Mask

The twin's Mask
Pagi mencekam



Mansion utama keluarga Alister


Meja makan.


Kepala Lunara terasa ber'asap-asap melihat Cleopatra bangun di jam yang sangat telat dan di saat matahari benar-benar sudah tinggi, alih-alih menyiapkan makanan untuk nya gadis tersebut malah bergerak santai menuruni anak tangga, menguap sembari mengikat rambut nya dengan begitu tenang.


6 pelayan rumah cukup terkejut, bertugas pada porsi mereka masing-masing sambil menatap kearah Cleopatra yang menuruni anak tangga seperti tanpa dosa, gadis tersebut setelah mengikat rambutnya dia langsung bergerak meraih majalah bisnis bulanan pagi ini dan sibuk membaca nya begitu sudah berada di lantai bawah.


gadis tersebut memilih untuk beranjak menuju ke arah kursi sofa berdominasi berwarna abu-abu muda, dia pikir dia butuh refreshing untuk membaca majalah sejenak sebelum pergi ke perusahaan.


"Bi buatkan aku teh hangat, kurangi gula nya sebab aku takut terkena tekanan darah tinggi di usia muda"


Entahlah apa maksud Cleopatra berkata begitu, tapi ucapan nya seolah-olah menyinggung Lunara yang kini punya tekanan darah tinggi pada kesehatan nya.


Mendengar ucapan Cleopatra para pelayan terlihat gugup dan ragu, memenuhi perintah Cleopatra jelas adalah kewajiban karena sesungguhnya sang pemilik kejayaan Alister adalah gadis tersebut tapi membantah perintah Lunara arti nya cari mati, mereka bergerak ragu, melirik kearah Lunara yang tampak terkejut di dapur mendengar ucapan Cleopatra.


mereka mana berani bergerak melampaui batasan mengingat di zaman dulu saat mereka mematuhi Cleopatra, tidak sedikit pelayanan lama yang disingkirkan oleh Lunara.


benar saja wanita itu terlihat berkacak pinggang, berjalan dari arah dapur dengan wajah yang memerah karena marah sembari mencoba untuk menahan emosinya yang menggebu sejak tadi, dia melangkah mendekati Cleopatra kemudian berdiri tepat di hadapan gadis tersebut lantas berkata.


"kau bilang apa? berani sekali kau memberikan perintah pada pelayan yang ada di kediaman ini, kau pikir ini rumah kediaman kamu?"


Cleopatra yang masih fokus membaca majalah dihadapan nya seketika langsung menaikkan ujung alis nya, mood boosternya pagi ini sebenarnya cukup baik tapi saat melihat Lunara datang menghampiri dirinya seketika membuat dia langsung kehilangan selera untuk menghirup teh hangat di pagi hari juga aroma pagi yang begitu syahdu hari ini.


gadis tersebut meletakkan majalah yang ada di tangan nya ke atas meja, dia memejamkan sejenak bola matanya sembari menarik nafas secara perlahan kemudian tiba-tiba Cleopatra membuka bola matanya lantas berdiri dari posisinya dengan cepat.


tinggi tubuh Cleopatra yang mengalahi Lunara jelaskan saja membuat dan menampilkan perbedaan signifikan diantara mereka berdua ketika Lunara dan Cleopatra berdiri saling berhadapan, wanita berusia hampir paruh baya tersebut seketika mendongakkan sedikit kepalanya di mana Cleopatra menatap nya dengan tatapan yang tajam.


Seketika keheningan terjadi di kediaman Alister, suasana tiba-tiba terasa begitu mencekam di mana para pelayan meratap ke arah Lunara dan Cleopatra dengan pandangan yang begitu tegang.


Lunara jelas sama sekali tidak takut pada gadis di depannya itu karena dia terlalu sering mengintimidasi gadis itu sebelum nya, bahkan dia mampu menyeret gadis tersebut dari dalam rumah hingga keluar rumah dengan kedua belah tangannya.


kali ini dia berniat untuk mencengkeram wajah Cleopatra, namun siapa sangka ketika dia menggerakkan tangannya Cleopatra berkata.


"Apa kau lupa siapa yang sebenarnya menumpang di rumah ini, Lunara?"


ketika tangan wanita itu akan bergerak menuju ke arah rahang Cleopatra, ucapan gadis di hadapan tersebut seketika membuatnya terkejut dan membeku, Lunara langsung membulatkan bola matanya.


"Apa?"


dia bertanya dengan wajah yang berubah warna.