The twin's Mask

The twin's Mask
Melepaskan kerinduan



Jack Johnson jelas aja blabakan di mana dia buru-buru langsung melepaskan ciumannya diikuti oleh Cleopatra, perempuan itu namun terlihat biasa-biasa saja dan tidak sepanik suaminya, tapi Jack Johnson jelas saja menjadi panik dan malu saat dia menyadari seseorang masuk ke dalam kamarnya saat ini.


begitu dia menoleh ke arah pintu masuk dia baru sadar ternyata itu adalah Sky Andaram dan Sheena, kembaran Cleopatra.


dan kedatangan mereka nyatanya cukup mengejutkan Cleopatra, di mana perempuan tersebut menetap ke arah pintu masuk dan membuat dirinya menatap satu sosok gadis yang memiliki wajah begitu mirip dengannya, namun dengan cara berpenampilannya cukup sedikit berbeda dengan dirinya.


seketika perempuan itu menutup mulutnya dengan kedua belah tangannya, bayangkan apa yang ada di dalam hatinya saat ini ketika dia melihat kedatangan Sheena. meskipun mereka tidak pernah bertemu antara satu dengan yang lainnya tapi Cleopatra tahu itu adalah saudara kembar Sena dan Hal tersebut benar-benar membuatnya terkejut pada akhirnya dia mampu dan bisa bertemu dengan gadis itu saat ini.


setelah sekian lama mereka terpisahkan sejak mereka masih bayi ketika baru dilahirkan hingga hari ini pada akhirnya mereka benar-benar dipertemukan dengan cara yang tidak terduga. dan bayangkan bagaimana ekspresi perempuan tersebut saat ini. dengan bola mata berkaca-kaca dia menatap sosok gadis yang mirip dengannya yang kini berjalan mendekati dirinya secara perlahan.


tidak tahu bagaimana mengungkapkan perasaan yang saat ini yang jelas dia tidak bisa mendeskripsikan perasaannya ketika dia menatap dan melihat sosok gadis yang memiliki rupa sama persis dengan dirinya tersebut.


di arah yang berbeda Sheena yang baru saja masuk melewati pintu kamar di mana Cleopatra dirawat meskipun harus terjadi sedikit umpatan dari Sky Andaram karena mereka masuk tanpa mengetuk pintu dan melihat kembarannya dan juga Jack Johnson melakukan ciuman hingga membuat kedua orang tersebut gelagapan namun pada akhirnya gadis itu seketika tercekal saat dia menatap sosok leopatra yang duduk bersandar pada kepala kasur di mana bola mata perempuan itu menetap ke arah dirinya saat ini.


hal tersebut jelas saja membuat Sheena cukup kehilangan kata-katanya ketika dia menyadari jika dia benar-benar mampu melihat kembarannya secara langsung dalam keadaan sadar saat ini, bayangkan bagaimana perasaan Sheena, bola mata gadis tersebut langsung berkaca-kaca saat dia menatap sosok yang sama persis dengan dirinya, wajah pucan dengan tubuh ringkih yang duduk di tepian kasur bersandar pada kepala ranjang langsung menutup mulutnya dengan kedua belah tangannya ketika menetapkan kehadirannya.


Bagaimana cara menyebarkannya pertemuan kali ini benar-benar sangat luar biasa, rasa haru jelas terlihat saat ini di antara mereka berdua di mana pada akhirnya para laki-laki memilih untuk sedikit menyingkir dari hadapan kedua orang tersebut dan membiarkan mereka menikmati momen pertemuan yang mungkin terjadi baru kali ini dalam seumur hidup mereka berdua.


Sheena berjalan perlahan mendekati Cleopatra yang tampak membeku dan mematung menatap dirinya, di mana gadis itu mencoba untuk mempercepat langkahnya dan langsung bergerak mendekati Cleopatra yang sejak tadi menanti kehadirannya, hingga pada akhirnya begitu gadis itu telah mendekati Cleopatra tanpa berpikir dua tiga kali dia langsung duduk di hadapan perempuan tersebut kemudian memilih untuk langsung merentangkan kedua belah tangannya dan memeluk Cleopatra tanpa berpikir apapun saat ini.


jelas saja keharuan terjadi di mana ketika kedua orang itu saling berpelukan tangis langsung pecah tanpa bisa dihindari, pertemuan mereka benar-benar sangat luar biasa merupakan momen yang begitu langka yang mungkin tidak akan pernah lagi terulang ke depannya di mana Dua saudara kembar yang terpisah pada akhirnya setelah lebih dari 22 tahun tidak bertemu antara satu dengan yang lainnya akhirnya mereka benar-benar bertemu dan saling melepaskan rindu.


nangis yang pecah tidak bisa dihindari di mana kedua orang itu membiarkan air mata mereka mengalir dengan deras dan membiarkan suara di rumah mereka memenuhi kamar mendominasi berwarna putih tersebut.


para laki-laki yang tidak biasa menangis seketika menjadi terharu dan saling membalikkan tubuh mereka karena momen yang terjadi diantara kedua orang tersebut membuat mereka terharu dan cukup kehilangan kata-kata.


Sky Andaram dan Jack Johnson memilih untuk diam sembari membiarkan moment dahsyat tersebut terjadi diantara kedua orang itu untuk waktu yang cukup lama, tidak dipungkiri jika Jack Johnson meminjamkan bola matanya dengan cepat dan membiarkan jemarinya menekan kedua belah kelopak matanya, dia ikut bergetar mendengar tangisan kedua orang yang ada di belakangnya tersebut, bisa dirasakan betapa rindunya Cleopatra pada saudara kembarnya.


dia ingat bagaimana dulu perempuan tersebut selalu bercerita jika dia merindukan kembarannya yang tidak tahu ada di mana.


"aku benar-benar ingin bertemu dengannya bahkan aku tidak tahu siapa namanya"


Cleopatra pernah berkata seperti itu kepada dirinya dan berharap jika dia akan bertemu dengan kembarannya secepatnya, perempuan itu bahkan saat bercerita soal kembaran yang menangis menghadap dirinya dan karena itulah ketika dia mengingat apa yang diucapkan oleh istrinya membuat dia hari ini seketika menjatuhkan air matanya.


dia tahu Cleopatra pasti sangat bahagia bertemu dengan Sheena, karena istrinya tersebut sudah lama memimpikan hal tersebut sejak dulu hingga hari ini baik pagi siang sore maupun malam. dia tahu betapa besarnya kerinduan itu perempuan tersebut kepada Sheena karena itu dia membiarkan kedua orang itu saling melepaskan rindu dan juga saling melepaskan rasa di dalam hati mereka masing-masing.


Sky Andaram tanpa memilih dia di mana dia membalikkan tubuhnya dan membiarkan dirinya menghadap ke arah dinding, dia bukan tipe laki-laki yang gampang menangis karena dia diajarkan untuk menjadi kuat sejak dulu tapi melihat dan mendengar momen yang terjadi di antara Sheena dan Cleopatra, nyari saja menghancurkan pertahanannya dan membuat dia menangis, laki-laki itu benar-benar terharu dan membiarkan bola matanya tampak berkaca-kaca di mana dia berusaha untuk meraup kasur wajahnya dan menggosok kedua kelopak matanya untuk beberapa waktu dan memastikan agar dia tidak menjatuhkan air matanya.


tangis Sheena dan Cleopatra terdengar membaca keadaan dan kesunyian di dalam kamar tersebut, di mana dia pada akhirnya memilih diam dan tidak mengeluarkan suaranya sama sekali membiarkan kedua orang itu melepaskan kerinduan antara satu dengan yang lainnya.


Cleopatra jelas tidak bisa menghentikan tangisannya sejak tadi diikuti oleh Sheena, moment ini terlalu sakral dan sulit membuat mereka untuk tidak menjatuhkan air mata dan menangis bersama.


hingga entah berapa lama momen pertemuan tersebut terjadi di mana setelah mereka berpelukan berdua Dan saling melepaskan tangisan pada akhirnya mereka memilih untuk ikut melepaskan pelukan secara perlahan.


"aku pikir aku tidak akan bertemu denganmu hari ini, kak" Cleopatra berkata cepat pada Sheena.


Nenek tua Alister berkata dia adalah yang muda, di mana pada masa itu Sheena lahir lebih dulu daripada dirinya, dia memanggil gadis di hadapannya tersebut kakak meskipun nyatanya dia menikah lebih dulu daripada gadis tersebut.


"aku sudah nyaris putus asa menunggu kedatanganmu dan ingin bertemu denganmu juga berbagi cerita tentang banyak hal" lanjut perempuan itu lagi kemudian sembari dia terus menatap bola mata Sheena , sisa air matanya jelas masih mengalir secara perlahan dibalik kedua belah pipinya, sambil bicara dia berusaha untuk sambil menangis sesak di dadanya karena efek kerinduan, tangisan dan juga berbagai macam rasa yang menggebu-gebu di dalam hatinya saat ini.


ucapan yang dilontarkan oleh Cleopatra sebenarnya sebagai suatu pernyataan jika dia ingin memiliki teman untuk berbagi dalam banyak hal di dalam hidupnya, dan dia benar-benar mengharapkan Sheena untuk data menemui dirinya dan menjadi temannya, udah di Bali kata-kata yang diucapkan adalah jika dia menyimpan satu beban besar yang ingin dia ceritakan pada Sheena.


"maafkan aku karena terlambat datang untuk menemuimu Cleo, seandainya saja aku datang lebih awal mungkin kamu tidak akan begitu tersiksa berada di tangan para iblis tersebut" dia bicara soal unara dan juga nenek muda Alister gimana dia tahu kedua orang tersebut jelas merupakan orang yang selalu menginginkan kematian Cleopatra demi untuk menggapai ambisi mereka berdua menguasai Alister.


"Seandainya saja aku datang lebih awal mungkin kecelakaan itu tidak akan terjadi padamu" lanjut gadis tersebut lagi kemudian.


"maafkan aku karena terlambat datang untuk melindungimu"


mendengar apa yang diucapkan oleh Sheena jelas saja membuat kelipatan langsung menggelengkan kepalanya kemudian dia berkata.


"Kakak tidak salah dan tidak ada yang perlu dimaafkan karena terlambat datang, aku malah takut jika kakak datang lebih awal mungkin mereka akan berusaha untuk melenyapkan kita secara bersamaan" dan Cleopatra jelas saja berkata seperti itu di mana dia berpikir itu bagus jika Sheena datang sedikit terlambat daripada apa yang diharapkan karena jika kembarannya datang di saat dia dalam keadaan masih baik-baik saja itu akan menyulitkan Sheena untuk masuk ke dalam keluarga Alister.


sebab jika melihat dua saudara kembar telah berkumpul dijamin Lunara dan nenek muda Alister sudah kamu menyiapkan mereka berdua tanpa berpikir dua tiga kali, para orang gila tersebut pasti telah menyingkirkan mereka dan merebut Alister dengan cara yang gila dan semena-mena. Dia malah sungguh berterima kasih dan bahagia karena Sheena datang cukup terlambat.


hanya saja terkadang Cleopatra berpikir mungkin mereka tidak akan bertemu setelah beberapa kali dia merasakan Luna ra mencoba untuk membunuhnya berkali-kali karena itu dia berkata pada Sheena tadi rasanya dia tidak mungkin bertemu pada gadis tersebut jika ingat bagaimana perjuangannya untuk bisa hidup dan terus bertahan pada keluarga Kristen di tangan Lunara. wanita itu benar-benar nekat dan gila dan baginya dia sangat bersyukur akhirnya wanita itu mampu dilenyapkan meskipun tidak dalam keadaan mati tapi bisa disingkirkan dan semua kejahatan ya terbuka satu persatu dan itu sangat menyenangkan dirimu karena pada akhirnya ketakutannya untuk tinggal di keluarga Alister pada akhirnya musnah.


"aku berterima kasih kakak datang saat ini dan menyiapkan semua orang, aku sangat bahagia pada akhirnya kita bisa bertemu di mana aku berpikir mungkin kita tidak akan pernah bertemu antara satu dengan yang lain yang jika ingat bagaimana sulitnya kehidupanku tinggal di sekitar Lunara" ucap perempuan itu lagi kemudian.


Sheena pada akhirnya menganggukkan kepalanya secara perlahan kemudian gadis tersebut berkata.


"tidak ada lagi yang perlu kita khawatirkan dan kita takutkan, kita kan tinggal di keluarga Alister dan mengendalikan Alister sesuai dengan hal yang seharusnya tanpa ada Lunara atau nenek muda Alister lagi didalam nya"


dan mendengar ucapan kembarannya membuat Cleopatra kembali mengganggukan kepalanya dengan cepat.


hanya pada akhirnya kedua orang tersebut saling menghentikan pembicaraan mereka dan membiarkan diri untuk saling menikmati menatap antara satu dengan yang lainnya selama beberapa waktu. mereka diam dan menikmati momen kebersamaan mereka, di mana terkadang Cleopatra atau Sheena menepuk-nepuk tangan masing-masing daripada mereka.


rasanya bagaikan sebuah mimpi ketika mereka bisa berkumpul seperti ini dan saling memeluk juga bicara antara satu dengan yang lainnya, dimana terkadang Cleopatra berpikir mungkin dia tidak akan pernah bertemu dengan Sheena lagi jika ingat kecelakaan yang menimpa dirinya pada waktu itu.


bahkan dia sempat tidak yakin jika Sheena masih hidup, di mana nenek tua Alister berkata dia telah melakukan pencarian bertahun-tahun untuk mencari Sheena namun nyatanya pencarian tersebut tidak membuahkan hasil dan membuat kelipatan berpikir apakah mungkin kembarannya sudah tidak ada lagi di muka bumi ini.


berbagai macam pemikiran berkaca untuk menjadi satu di dalam dirinya kala itu di mana dia kesulitan menghadapi lunara dia juga takut jika Sheena tidak mungkin tidak ada lagi di muka bumi ini, berbagai macam pemikiran menghantam dirinya di masa lalu dan itu benar-benar terasa berat untuknya.


dia merasa sendiri dan merindukan keluarga sesungguhnya Alister, dimana dia berharap dia bisa bertemu dengan kembarannya tersebut secepatnya, dia sudah tidak sanggup lagi hidup di dalam cengkraman Lunara, baginya tinggal bersama ibu tiri adalah mimpi paling buruk di dalam hidupnya.


berhari-hari dia menangis bahkan tidak mengenyam rasa bahagia selamat tinggal bersama Lunara dan ayah nya, belum lagi dia harus diintimidasi oleh Silvia dalam jangka waktu yang begitu lama di mana perempuan tersebut selalu berbuat semena-mena kepada dirinya, apapun yang seharusnya menjadi miliknya selalu direbut oleh perempuan itu tanpa perasaan hingga membuat Cleopatra seringkali ingin menyerah dalam hidupnya.


dia tidak habis pikir bagaimana bisa ayahnya menikahi wanita se mengerikan itu dan hidup bersama putri yang tidak kalah mengerikannya.


dia pikir bagaimana bisa ayahnya melepaskan ibu mereka dan menikahi seorang iblis betina.


Seketika saat Cleopatra memikirkan kata ibu tiba-tiba dia mengerinyitkan keningnya, menatap ke arah Sheena untuk beberapa waktu hingga pada akhirnya dia ingat soal ibu mereka.


"Kak.... katakan pada ku, dimana ibu?" dan Cleopatra jelas aja langsung bertanya pada gadis di hadapannya itu soal ibu mereka.


dia pikir dia belum melihat wanita itu sejak tadi.


dan percayalah ketika Cleopatra mempertanyakan hal itu kepada dirinya soal ibu mereka seketika membuat Sheena membeku untuk beberapa waktu, begitu juga dengan Jack Johnson dan Sky Andaram.


"apakah ibu tidak ingin datang untuk menemuiku? apakah ibu tinggal di Mansion kita atau ibu kembali bersama ayah dan akan datang setelah ini menemuiku ?" tanya Cleopatra lagi panjang lebar.