The twin's Mask

The twin's Mask
Tak terduga



Disisi lain


Cleopatra terlihat mengerut kan kening nya saat Sky Andaram membawa nya sejak tadi turun dari gedung lantai atas perusahaan nya dan membawa langkah nya menuju ke area parkiran, setelah itu laki-laki tersebut bisa-bisa nya membawa dirinya entah pergi ke mana menggunakan mobil laki-laki tersebut.


tanpa menjelaskan apapun kepada dirinya laki-laki itu membawanya dengan seenak perutnya saja ke arah yang sama sekali tidak dia pahami.


"Maaf....kita mau kemana?"


setelah lama berdiam diri dan tidak mengeluarkan suaranya sama sekali pada akhirnya gadis tersebut bertanya juga kepada Sky Andaram, terlalu gelisah saat dia memilih diam dan tidak mengeluarkan suaranya sama sekali, ingin tahu kepada laki-laki itu akan membawanya karena terkadang ada rasa cemas dan takut di dalam hatinya soal ke mana laki-laki tersebut sebenarnya ingin membawanya saat ini.


Mendengar Cleopatra mulai mengeluarkan suara yang tidak ingin tahu dia akan membawanya ke mana seperti kamu membuat laki-laki tersebut melirik ke arah Cleopatra untuk beberapa waktu kemudian kembali fokus pada setir mobilnya dan membiarkan bola matanya menatap lurus ke arah jalanan.


"membawamu ke suatu tempat"


Sky Andaram menjawab dengan begitu enteng pertanyaan dari Cleopatra, dan dia tidak melanjutkan ucapannya.


"kamu cukup membuatku curiga karena kamu bergerak sedikit berada di luar batasan"


pada akhirnya gadis tersebut protes, merasa sangat tidak puas atas jawaban apa yang diberikan oleh Sky Andaram kepada dirinya.


alih-alih menjawab apa yang diucapkan oleh Cleopatra, tiba-tiba saja laki-laki tersebut membelokkan kendaraannya menuju ke arah sisi kiri mereka secara perlahan. hal tersebut membuat Cleopatra seketika langsung menoleh ke sisi kirinya dan mencoba untuk menelisik ke mana sebenarnya laki-laki tersebut membawanya.


Dan katakanlah betapa terkejut dirinya saat menyadari ke mana Sky Andaram kini menyeret dirinya.


Oh my god.


*******


Gallery xxxxxxx.


Pusat kota.


Cleopatra jelas saja membulatkan bola matanya sejak tadi, berusaha untuk menetralisir detak jantungnya ketika beberapa Perempuan inilah menunjukkan kepala ke arah dirinya dan memperlihatkan beberapa macam gaun pengantin yang begitu indah di hadapannya.


secara bergantian beberapa pelayan menampakan gaun pengantin dengan berbagai macam desain, menampilkannya satu persatu di hadapan Cleopatra hingga membuat gadis tersebut sedikit tidak mampu untuk mengeluarkan kata-katanya.


demi apapun dia cukup terkejut saat sadar Sky membawa nya ketempat ini, sebuah galery gaun pengantin paling terkenal di sana.


Bayangkan bagaimana perasaan Cleopatra saat ini.


"Pilih yang manapun yang kamu sukai"


Laki-laki tersebut tiba-tiba muncul dari arah belakang dirinya, membuat Cleopatra sejenak terkejut dan berusaha untuk menoleh kearah Sky Andaram. Begitu dia menoleh ke sisi kanan nya, tanpa di duga pandangan mereka bertemu dan hidung mereka nyaris menyatu antara satu dengan yang lainnya di mana Sky Andaram seolah-olah sengaja kini berdiri tepat di sisi kanannya dan membiarkan mereka saling bertemu netra masing-masing.


hal tersebut sempat membuat Cleopatra merasa wajahnya langsung memerah saat hidung mereka jari saling bersentuhan antara sudut dan sudut hidung, bisa Cleopatra rasakan hembusan nafas laki-laki tersebut menyeruak masuk kedalam hidungnya.


Aroma mint kembali tercium dibalik hidung nya.


"Aku akan menunggu di balik tirai"


Sky Andaram bicara kemudian mengedipkan as sebelah bola matanya.


Hal itu sontak membuat Cleopatra seketika menatap tidak percaya dengan apa yang dilakukan Sky Andaram barusan pada dirinya.


Apa dia gila?.


Cleopatra menggumam didalam hati nya.


Sky Andaram tiba-tiba langsung membalikkan tubuhnya mengabaikan dirinya dan pergi ke arah balik tirai ruangan, meninggalkan Cleopatra bersama beberapa pelayan yang siap melayani dirinya.


Cleopatra masih berusaha menetralisir detak jantung nya sembari membalikkan tubuhnya, dia menatap berbagai macam pakaian yang di bawakan untuk dirinya.


ada terlalu banyak model pakaian gaun pengantin yang diberikan kepada dirinya, tidak dia pungkiri semua model-modelnya sangat cantik dan indah hingga pada akhirnya dia cukup kesulitan untuk memilih salah satu diantara mereka.


beberapa kali para pelayan memintanya untuk mengganti pakaian dan para pelayan tersebut melayaninya dengan segenap hati dan percayalah Cleopatra tampak risih dengan keadaan di mana para pelayan mencoba untuk melepaskan pakaiannya dan memintanya untuk menggunakan gaun pengantin yang ada di hadapan mereka satu persatu.


"bisakah meninggalkanku sendirian dan aku akan mencobanya sendiri?"


dia meminta dengan perasaan malu, terlalu aneh baginya saat seseorang mengintipnya untuk berganti pakaian.


Salah satu dari perempuan tersebut seolah-olah tahu rasa malu dan risih yang di berikan Cleopatra.


"tidak apa-apa kami akan membantu anda nona, jangan sungkan karena kita adalah sesama perempuan"


pelayan tersebut bicara sembari menundukkan kepalanya, mencoba meyakinkan Cleopatra jika dia bisa mencoba gaun pengantin manapun yang dia inginkan.


"Tapi aku pikir..."


Cleopatra lagi menolaknya karena baginya ini terlihat aneh dan terlalu berlebihan.


kembali perempuan itu mengingatkan Cleopatra jika dia tidak perlu khawatir dan sky Andaram dengan sengaja memilih hari ini untuk membawa Cleopatra guna mencoba pakaian pengantin yang paling cocok untuk dirinya.


pada akhirnya Cleopatra hanya mampu diam dan pasrah, dia membiarkan para pelayan tersebut melayani dirinya dan mencoba menjaga satu persatu pakaian tersebut kepada Cleopatra gimana gadis itu terlihat begitu malu-malu.


Cukup lama mereka berkutat di ruang ganti, dimana Sky Andaram menunggu mereka di luar sana, duduk di atas kursi sofa sembari membaca salah satu dari sekian banyak tumpukan majalah.


dia sengaja memilih hari ini untuk membawa Cleopatra mencoba gaun pengantin pilihan gadis tersebut, percayalah dia bergerak secepat ini hanya demi untuk agar pernikahan mereka berdua dipercepat dan tidak lagi menunda-nunda waktu ke depannya.


dia telah mempersiapkan semua secara matang sejak kemarin dan memerintahkan orang-orangnya untuk tidak mengacaukan pernikahan dirinya dan Cleopatra.


pada akhirnya entah berapa lama waktu berlalu ketika Sky Andaram masih terlalu sibuk dengan majalah yang ada ditangani seketika dia mendengar gorden digeser secara perlahan.


Sky Andaram seketika melepaskan bola matanya dari bacaan nya, memilih menatap kearah depan.


Percaya lah untuk beberapa detik Sky Andaram terlihat menatap dalam sosok yang ini dibalun oleh gaun pengantin yang ada di hadapannya tersebut, seolah-olah sedikit kehilangan cara bernafasnya sky Andara seketika tidak tahu harus berkata apa seakan-akan dia kehilangan ucapannya.


Cleopatra yang terlihat risih dan gelisah dengan gaun pengantin yang digunakannya seketika menatap ke arah sky Andaram sambil menaik turunkan alisnya.


"Apakah ini buruk?"


Dia bertanya cepat dengan tidak sabaran, menatap wajah Sky Andaram yang berjalan mendekati nya tanpa Sky Andaram sendiri sadari di mana kini laki-laki datar juga arogan tersebut telah berdiri tepat dihadapan nya, menelisik penampilan Cleopatra untuk beberapa waktu.


Para pelayan yang melihat pasangan calon pengantin tersebut dimana bisa mereka lihat Sky Andaram seakan-akan tengah mengagumi mahakarya di hadapannya secepat kilat bergerak menjauh dan memberikan waktu untuk mereka bersama.


"Hellow.......sir....sir...?"


Bisa-bisa nya Cleopatra kembali bicara sambil mencoba untuk melambai-lambai kan telapak tangannya tepat di hadapan wajah sky Andaram, hal tersebut cocok membuat laki-laki di hadapannya tersadar.


"Cukup bagus"


jawabannya sangat tidak masuk akal menurut Cleopatra.


"aku pikir ini pasti cantik melihat bagaimana kamu menatapku dengan cara yang begitu mengagumi"


dia begitu percaya diri memperhatikan mimik wajah dari Sky Andaram yang tidak bisa dibohongi jika laki-laki itu mengagumi dirinya untuk beberapa waktu.


mendengar ucapan dari Cleopatra seketika membuat sky Andaram terkekeh.


"Itu yang aku suka dari kamu Cleopatra"


laki-laki itu bicara kemudian memajukan tubuhnya dengan perlahan, kemudian tangan kanannya tiba-tiba saja menyentuh rambut Cleopatra hingga membuat gadis di hadapannya seketika terkejut.


dan di detik berikutnya tiba-tiba saja Sky Andaram langsung meraih pinggangnya dan merapatkan tubuh mereka dengan cara yang sangat ekstrem yang refleks membuat Cleopatra langsung membulatkan bola matanya dan tangan kanannya secepat kilat menahan dada Sky Andaram di mana kini tubuh mereka bahkan dadanya menempel di dada sky Andaram.


perbedaan tinggi tubuh yang tidak terlalu signifikan di mana dia juga memiliki tubuh yang cukup tinggi membuat mereka berdiri hampir sejajar hingga jelas saja ketika mereka menempel antara satu dengan yang lainnya, dada Cleopatra bersentuhan dengan dada bagian bawah Sky Andaram.


"kau memelukku dengan cara yang sedikit tidak sopan, tuan Sky Andaram"


gadis itu protes dan mencoba untuk melepaskan diri, berusaha mendorong dada laki-laki tersebut dengan tangannya di mana dia langsung mengerutkan keningnya.


"ini sebenarnya bukan tidak sopan tapi aku sedang berusaha untuk menjadi seromantis mungkin sebagai calon suamimu, Cleo"


dan demi apapun Cleopatra pikir laki-laki di hadapannya kini tiba-tiba sangat pandai sekali menggombal dan merayu.


"Oh god.... aku gadis ke berapa yang kau gunakan rayuan murahan dan juga pasaran seperti ini?"


gadis tersebut menaikkan ujung alisnya, bertanya pada laki-laki di hadapannya itu sambil menatapnya dengan tatapan curiga.


mendengar apa yang diucapkan oleh Cleopatra seketika membuat Sky Andaram memajukan bibirnya secara perlahan, di mana bibir tersebut nyaris menyentuh ujung telinga kiri milik Cleopatra, membuat gadis itu meremang dan merinding di buat nya.


"mau aku beritahu kau gadis yang ke berapa, Cleo?"


laki-laki itu berbisik dan membiarkan hidung yang menyentuh ujung telinga gadis yang ada di hadapannya tersebut.


hal itu serta membuat Cleopatra tidak baik-baik saja, degung jantungnya jadi tidak beraturan dan dia berusaha untuk melepaskan genggaman dan cengkraman Sky Andaram yang dirasa laki-laki tersebut semakin erat memeluknya.


alih-alih bisa lepas dari laki-laki tersebut nyatanya Sky Andaram semakin merapatkan tubuh mereka dan kini laki-laki tersebut kembali berbisik.


"kamu adalah satu-satunya gadis yang aku perlakukan dengan begitu istimewa hingga sejauh ini, sayang"


dan percayalah ucapan Sky seketika membuat Cleopatra terkejut setengah mati, kata sayang membuat dia langsung membulatkan bola matanya dengan sempurna.


"Ya...?"


dan gadis tersebut nyaris kehilangan kata-katanya.