
Cleopatra memilih untuk memundurkan langkahnya secara perlahan saat dia melihat Jack Johnson langsung menjatuhkan dirinya ke lantai begitu hati-hati tersebut telah tiba tepat di hadapan saudara kembar nya Cleopatra yang sesungguhnya.
ini kali pertama dia melihat seorang laki-laki menangis hanya karena seorang perempuan, bisa dia lihat bagaimana bergetarnya tubuh laki-laki tersebut saat menatap Cleopatra yang berbaring tidak berdaya di atas sebuah kasur berdominasi berwarna putih di mana tubuhnya terbelenggu pada tabung kaca di atasnya.
laki-laki itu yang menyentuh tubuh Cleopatra di dalam sana namun dia tanya dia tidak mampu melakukannya dan tidak dapat melakukannya, hubungan laki-laki itu bergetar dengan hebat di antara kedua bahunya yang jelas tidak ingin terangkat, jadi beberapa detik berikutnya bisa dia dengar Jack Johnson menangis dalam diam begitu lirih, seolah-olah menyesali tetap banyak hal yang belum sempat laki-laki itu berikan kepada sang kembarannya.
Cleopatra memilih untuk memundurkan langkahnya dan sama sekali tidak ingin mengganggu Jack Johnson saat ini, karena dia tahu terlalu berat bagi laki-laki tersebut melihat soal kenyataan tentang istrinya.
dia baru tahu bagaimana seorang laki-laki yang begitu mencintai istrinya menangis dalam diam, gimana chat-an sama melepaskan kerinduan pada sel-sel perempuan yang nyatanya tidak dapat melihat dirinya.
"Kau tidak menunggu ku pulang, Cleo"
laki-laki itu berusaha untuk menahan tangisan nya tapi nyata nya dia sama sekali tidak bisa melakukan nya, dalam usahanya untuk menahan tangisan pecah pada akhirnya Jack Johnson bener-bener melupakan tangisannya begitu saja secara spontan gimana suaranya mulai menggema memenuhi ruangan tersebut.
para dokter yang bertugas mengawasi Cleopatra seketika mundur dari sana, suara yang di keluar kan Jack Johnson terlalu menyakitkan, buat beberapa dokter perempuan ikut menangis karena rasa sedih yang begitu mendalam.
Jack Johnson mencoba menyentuh sosok istri nya, namun alih-alih mendapatkan nya, dia hanya mampu begitu kita buka saja yang menutupi seluruh tubuh Sang istrinya.
Satu ingatan menghantam dirinya.
Cleopatra menggunakan pakaian pengantin paling sederhana di mana gadis tersebut menatap dirinya di ujung sana dan menunggu dia dalam perasaan berdebar-debar.
ini adalah pernikahan paling sederhana yang mungkin terjadi pada sepasang anak manusia, tapi bagi mereka berdua ini adalah pernikahan paling mahal yang tidak ada saingan nya.
Ketika dua tangan pada akhirnya saling menyentuh, kemudian meraih dan menggandeng bersama menuju kearah depan, melangkah bersama lantas mengucapkan janji suci di depan nama Tuhan.
"Cleopatra Alister apakah kau....."
Saat pertanyaan tersebut dilesatkan, kau tahu bagaimana perasaanku saat itu Cleo? aku takut kamu menolakku dan tiba-tiba mengundurkan langkah kemudian menggelengkan kepalamu dan berkata kau tidak siap untuk menikah dengan ku.
rasanya saat itu aku berpikir aku ingin mati saja jika kau melakukannya, aku tidak bisa mencegah perasaanku ya terus tumbuh selama bertahun-tahun, meskipun ribuan halangan terjadi dan mereka berkata kita tidak pantas bersama, nyatanya aku tidak pernah bisa hidup tanpamu dalam keadaan apapun.
aku mencintaimu Cleo sangat, dan hari itu kau benar-benar cantik dengan gaun putih pengantin sederhana juga dengan dandanan yang begitu anggun dan juga indah.
dan jika ada yang bertanya berapa besar aku mencintaimu, aku tidak bisa menjabarkannya satu persatu dan juga tidak bisa mengukur betapa dalam dan juga besarnya cintaku padamu.
yang jelas nyawaku pun bahkan rela kuberikan untuk dirimu, Cleo.