The twin's Mask

The twin's Mask
Ciuman manis



Kembali ke sisi Cleopatra dan Sky Andaram


Mobil Sky Andaram.


Cleopatra terlihat menghela kasar nafasnya untuk beberapa waktu, melirik ke arah Sky Andaram sejenak. Bisa dia lihat mood booster laki-laki tersebut terlihat Cukup buruk, dia pikir Sky seperti nya benar-benar kesal dengan keadaan tadi.


Laki-laki tersebut sama sekali tidak mengeluarkan suara nya di sepanjang perjalanan mereka, nyata nya dia baru tahu jika marah laki-laki tersebut sangat buruk sekali. belum lagi laki-laki tersebut menampilkan kecemburuan yang sangat luar biasa pada Jack Johnson.


Benar-benar tidak masuk akal.


Batin cleopatra.


Ketimbang mempedulikan sifat Sky Andaram yang aneh binti ajaib lebih baik dia sibuk dengan urusan nya sendiri, fokus nya bukan soal laki-laki tapi kini soal balas dendam dan keinginan untuk mendapatkan kembali Alister.


Gadis tersebut berniat untuk meraih handphonenya, dia pikir ingin menghubungi seseorang tapi tiba-tiba sky Andaram berkata.


"Berhenti menemui Jack Johnson setelah pernikahan kita"


Laki-laki tersebut bicara tanpa menoleh kearah diri nya, dia fokus pada jalanan, membiarkan tangannya terus membawa mobil nya ke arah depan.


Mendengar ucapan laki-laki tersebut seketika membuat Cleopatra cukup terkejut, dia menoleh ke arah Sky Andaram sambil mengerutkan keningnya.


"Ya?"


Dia bertanya cepat.


"aku benci jika kamu terlalu dekat dengannya, jangan menemuinya lagi jika kita telah menikah"


laki-laki tersebut mengulangi ucapannya tanpa mau menoleh ke arah Cleopatra.


"Bukankah itu terlalu berlebihan, kamu pikir aku tipe gadis yang suka menemui laki-laki? itu terdengar sangat buruk sekali"


Ucap Cleopatra kemudian, menatap kearah laki-laki tersebut dengan tatapan tidak percaya, dia cukup besar dengan apa yang diucapkan oleh laki-laki tersebut barusan.


memangnya dia tipe gadis yang suka menemui laki-laki lebih dulu, ditambah lagi dia bukan tipe orang yang suka diatur oleh laki-laki, bukankah pernikahan mereka hanya sekedar perjanjian? bisa-bisanya laki-laki itu ingin mengatur seluruh pergerakan nya.


"ditambah lagi bukankah sejak awal pernikahan kita merupakan satu perjanjian bersama di mana antara kedua belah pihak saling menguntungkan antara satu dengan yang lainnya?"


gadis tersebut protes dengan cepat mencoba untuk mengingatkan pada Sky Andaram soal pernikahan mereka, kecemburuan laki-laki tersebut sangat tidak masuk akal dan peraturan setelah menikah juga sangat tidak masuk akal.


"kenapa seolah-olah semuanya jadi berubah? aku bukan tipe gadis yang suka diatur, kamu sedikit tidak masuk akal dan membuatku takut, Sky"


lagi gadis tersebut bicara, membuang pandangannya kemudian dia menghela kasar nafasnya.


mendengar apa yang diucapkan oleh Cleopatra seketika membuat sky cukup kesal, tapi dia berusaha untuk menahan kekesalannya dan tidak membantah ucapan dari Cleopatra sama sekali.


dia pikir mungkin benar dia sedikit berlebihan, dia harus bersabar dengan keras, tidak terlalu tergesa-gesa dalam bersikap, mengikat Cleopatra nyata nya tidak semudah apa yang dia pikirkan selama ini, semakin dia mencoba untuk mengikat Cleopatra nyatanya gadis tersebut semakin memberontak dan berusaha untuk pergi berkali-kali.


pada akhirnya kembali keheningan terjadi di antara mereka, sky Andaram kembali memilih diam dan tidak melanjutkan ucapannya karena dia tidak ingin membuat keadaan menjadi semakin buruk.


"Mari kembali dulu ke galeri pengantin"


pada akhirnya laki-laki tersebut bicara mencoba untuk melembutkan suaranya, menghilangkan kekesalannya atau juga kecemburuannya.


"kamu tahu mereka bisa berpikir kau ingin membawa gaunnya tanpa membayarnya terlebih dahulu"


kali ini laki-laki tersebut bicara kemudian menoleh ke arah Cleopatra, mencoba menatap gadis tersebut untuk beberapa waktu kemudian dia kembali memusatkan pandangannya ke arah depan.


Hahhh?!.


"Oh ya ampun"


dia sadar sepertinya dia baru saja nyaris menghancurkan gaun pengantinnya.


"Bagaimana ini?"


dan seketika laki-laki tersebut langsung menoleh ke arah Sky Andaram, dia menatap laki-laki itu dengan penuh penyesalan.


"bagaimana dengan gaun pengantinnya? aku sedikit khilaf, Sky"


dan nyatanya dia benar-benar nyaris merusak gaun pengantin tersebut ditambah lagi beberapa bagian gaun pengantin terlihat kotor dan sangat tidak layak untuk dilihat.


"Aku benar-benar lupa jika aku menggunakan gaun pengantin"


dan dia sadar hal tersebut karena efek berlarian nya untuk mengejar keberadaan dari Jack Johnson.


Oh ya ampun.


Cleopatra seketika memejamkan bola matanya, menatap tidak percaya pada kekacauan yang telah dilakukan nya.


"karena itu aku bilang kita harus kembali ke galeri pengantinnya lebih dulu untuk mereka memeriksa gaun pengantin nya, apakah ini bisa diperbaiki dan dibenahi dalam waktu singkat atau mungkin kita terpaksa mencari gaun yang berbeda untuk digunakan pada pernikahan nanti"


laki-laki itu bicara, menjelaskannya pada Cleopatra soal gaun yang digunakan oleh gadis tersebut yang jelas terlihat sudah sangat tidak baik-baik saja. tidak tahu bagaimana caranya gaun tersebut menjadi seperti itu, dia pikir sepertinya Cleopatra pasti melakukan hal yang sedikit ekstrim hingga membuat gaunnya menjadi seburuk tersebut saat ini.


dan mendengar apa yang diucapkan oleh Sky Andaram seketika membuat Cleopatra langsung merasa bersalah, dia hanya bisa menundukkan kepalanya, menatap gaun pengantin indah tersebut yang terlihat begitu kacau balau.


Oh ya ampun apa yang telah aku lakukan?!.


Dia seketika memejamkan bola matanya, mencoba mengehela pelan nafasnya.


kemudian lagi-lagi mereka memilih diam dan tidak bicara apapun selama sepanjang perjalanan, dan tanpa Cleopatra sadari gadis tersebut yang memejamkan bola matanya sejak tadi mulai terlelap di dalam tidurnya.


belakangan efek kurang tidur membuat dia tanpa sadar terlelap selama di perjalanan mereka, dan Sky Andaram baru menyadari jika gadis tersebut tidur saat dia telah memarkirkan mobilnya di galeri gaun pengantin.


laki-laki tersebut setelah mematikan mesin mobilnya dia seketika langsung menetap ke arah Cleopatra yang terlelap di dalam tidurnya, di mana dia bisa melihat gadis tersebut seolah-olah tertidur lelap tanpa beban, membuat laki-laki itu dia butuh beberapa waktu dan memperhatikan Cleopatra dengan seksama.


tidak ada pergerakan sama sekali yang dilakukan oleh laki-laki tersebut, dia membiarkan bola matanya terus menatap ke arah gadis itu untuk beberapa waktu, hingga pada akhirnya secara perlahan laki-laki tersebut memajukan tubuhnya secara perlahan dan mendekati ke arah Cleopatra di mana wajah gadis tersebut menghadap ke arah dirinya.


Sky Andaram membiarkan wajahnya mendekati wajah gadis itu sedikit demi sedikit hingga akhirnya dengan gerakan begitu lambat dia secara perlahan membiarkan bibirnya menyentuh bibir gadis itu dengan gerakan yang begitu lembut juga hati-hati.


Saat bibir mereka menyatu, satu ingatan menghantam Sky Andaram.


"Dia gadis yang sama yang kamu lihat di klub malam xxxxxxx di kampung dan gadis yang sama juga yang kamu temui di kampus xxxxxxx kala itu"


"Sheena Shades"


*****


"Jadi kau bersembunyi di balik wajah nya, sayang? apa kau lupa pada ku?"


Sky Andaram.