
Mansion Utama kakek tua Bara Andaram
Kamar Sky Andaram dan Cleopatra.
Laki-laki tersebut sejak tadi terus bergerak gelisah melihat keadaan dari Cleopatra, meskipun tidak dipungkiri demam gadis tersebut tinggi dan telah diperiksa oleh dokter pribadi mereka tapi tetap saja laki-laki itu merasa begitu khawatir terhadap sang calon istrinya.
dia sama sekali tidak mampu untuk memejamkan bola matanya karena baginya memejamkan bola matanya jelas sama saja dengan membiarkan Cleopatra seorang diri dalam keadaannya baik dalam keadaan sakit dan juga terluka karena mengetahui soal ayahnya.
beberapa kali laki-laki tersebut mengubah posisinya, dari berdiri hilir mudi nggak pada akhirnya duduk di kursi sofa dan menatap ke arah Cleopatra namun pada akhirnya laki-laki itu secara perlahan bergerak mendekati Cleopatra dan duduk tepat di samping gadis itu dan menatapnya untuk beberapa waktu.
sesekali tangan kanannya menyentuh kening Cleopatra memastikan jika demam tinggi gadis tersebut telah turun dan tidak separah sebelum dokter datang.
laki-laki tersebut pada akhirnya membiarkan bola matanya terus mengawasi Cleopatra yang terlelap sejak tadi dimana sang dokter memberikannya sedikit dosis obat yang jelas mengandung obat yang mampu menurunkan panas Cleopatra.
sky Andaram pikir mungkin sebaiknya dia memejamkan bola matanya untuk beberapa waktu karena dia sama sekali belum mendapatkan waktu istirahatnya sejak semalam mengingat ada banyak sekali pekerjaan yang harus dilakukan belum lagi dia juga ikut kehujanan tadinya mengejar Cleopatra.
dia berusaha untuk membaringkan tubuhnya sejenak tepat di samping keluarga berusaha untuk memejamkan bola matanya, menenggelamkan dirinya ke dalam alam mimpi untuk beberapa waktu.
belum pula dalam hitungan menit terjadi, tiba-tiba Cleopatra terdengar mengigau, membuat laki-laki tersebut seketika langsung terbangun dari tidur nya dan dia langsung menoleh ke arah Cleopatra dengan cepat.
"No...Bu...ibu..."
Sky Andaram jelas terkejut, berusaha untuk menyentuh lembut wajah Cleopatra dan dalam kebimbangan berusaha untuk berpikir apakah dia harus menyadarkan garis tersebut atau membiarkan dia tenggelam ke dalam alam mimpinya dan mengigau.
seketika laki-laki tersebut berada dalam kebimbangan dia menyentuh kening Cleopatra untuk beberapa waktu dan merasa tubuh gadis tersebut mendingin. dengan sedikit panik dia mengencangkan selimut Cleopatra mata dan berusaha untuk menenggelamkan gadis tersebut kedalam dekapan nya.
Bisa dia dengar Cleopatra mengingau dan berkali-kali menyebut ibu nya, bisa dia dengar isakan lirih dari balik bibir indah Cleopatra.
Sky berbisik, menyentuh lembut wajah Cleopatra, berusaha untuk menepuk-nepuk punggung Cleopatra.
"Menangis lah, ada aku di sini hmmm"
Bisik nya lagi, membiarkan diri menenggelamkan Cleopatra kedalam dekapan nya, laki-laki tersebut mendekap hangat Cleopatra, membiarkan puncak kepala Cleopatra berada di sisi pipinya, berkali-kali laki-laki tersebut mengelus lembut rambut Cleopatra bahkan dia mencium lembut puncak Cleopatra berkali-kali.
Entahlah baru dia pahami, nyatanya sekuat apapun seorang perempuan pada akhirnya mereka tetaplah seorang perempuan, meskipun mereka menampilkan sisi paling liar dan kuat mereka di hadapan muka umum dan publik, berkata mereka begitu kuat menghadapi seluruh cobaan hidup bahkan tidak pernah menangis di hadapan semua orang realitanya seorang perempuan tetaplah memiliki hati serapuh kertas dan sehalus salju di musim dingin yang bila disentuh langsung mencair.
Bukan kah Perempuan itu Unik? di Balik sikap mereka yang tangguh ternyata hati mereka benar-benar rapuh.
padahal tidak jarang orang-orang mendapati perempuan dengan sikap dan segala perbuatannya sangat tangguh. mereka bisa bekerja banting tulang seharian penuh, mereka juga bisa menyeimbangkan pekerjaan dan keluarganya dengan sangat baik. Mungkin, banyak laki-laki akan mendapati perempuan yang kaya prestasi, hidupnya nyaris bahagia setiap hari dan tidak pernah terlihat meneteskan air matanya tapi siapa sangka di belakang semua orang perempuan nyatanya tidak sekuat itu terkadang mereka diam-diam menangis di belakang pintu atau bahkan masuk ke dalam kamar dan diam-diam menangis Tanpa ingin mengeluarkan suara mereka Atau bisa jadi saat mandi Mereka mencoba menangis dan menutupi kisah dari mereka dengan suara air yang terus menimbulkan suara gemericik memecah keadaan.
Sky Andaram pada akhirnya memejamkan bola matanya, mencoba menenangkan Cleopatra yang berkali-kali menyebut ibu nya.
dia tahu Gadis itu pasti merindukan ibunya, di balik rasa kecewa terhadap ayahnya yang menelantarkan dirinya dan ibunya. Sky Andaram memilih tidak membuka suaranya sama sekali saat dia melihat Cleopatra menetap kecewa pada tuan Alister.
Mungkin jika dia dihadapkan juga pada posisi yang sama, tidak dipungkiri dia mungkin juga akan mengeluarkan sifat dan juga responnya sama persis seperti cleopatra, karena rasa kecewa tersebut jelas tidak bisa ditakar dengan kata-kata atau diukur dengan Sebuah alat untuk memastikan berapa dalam dan berapa sakit di hati Cleopatra atas apa yang diperbuat oleh ayahnya pada masa lalu hingga membentuk dirinya menjadi sekuat sekarang bahkan sekeras kepala seperti saat ini.
dia tahu Cleopatra hanya sedang berusaha untuk menutupi sosok aslinya yang sebenarnya, agar orang-orang tahu dia bukanlah sosok yang lemah dan juga gampang menangis karena nasib buruk yang menerjangnya sejak kecil hingga dia dewasa.
laki-laki tersebut hanya bisa menghela nafasnya pelan sembari dia terus mencoba untuk menenangkan Cleopatra dengan bisikan-bisikannya, berkata jika semua baik-baik saja dan dia benar-benar bersumpah di dalam hatinya jika dia tidak akan pernah meninggalkan gadis tersebut dalam keadaan apapun karena dia tahu cleopatra membutuhkan seseorang yang mampu menggenggam tangannya hingga akhir dan tidak melepaskannya.
cukup lama dia mendengar isak tangis dan igau'an Cleopatra, hingga pada akhirnya gadis tersebut kembali dimana bisa Sky Andaram lihat sisa air mata yang menggenang bagian wajah sisi kiri dan kanan gadis tersebut. Laki-laki itu sejarah perlahan penghapus air mata Cleopatra dan dia membiarkan gadis itu kembali terlelah dalam tidurnya gimana bisa dia rasakan tubuh dingin Cleopatra tersebut perlahan mulai menghangat.
laki-laki itu ikut memejamkan bola matanya dan membiarkan dirinya tenggelam bersama Cleopatra secara perlahan di dalam tidur nya, dia berharap saat Cleopatra bangun esok pagi semua menjadi baik-baik saja dan gadis tersebut tidak lagi berada pada masa sulitnya.