
Seketika Cleopatra mengerutkan keningnya, dia menatap lurus ke arah depan ketika mereka telah keluar dari dalam mobil mereka.
begitu dia dan Sky Andaram bergerak masuk ke dalam bangunan megah tersebut, barisan orang-orang menundukkan kepala mereka terhadap kedua orang tersebut.
Cleopatra masih bertanya-tanya siapa yang ingin mereka temui saat ini dan di mana mereka kini, dan di tengah-tengah pertanyaan yang bergelayut di kepala nya tiba-tiba saja Sky Andaram menggenggam erat telapak tangan Cleopatra.
Eh!?.
Membuat gadis tersebut seketika menoleh ke arah Sky Andaram sambil terus memajukan langkah nya menuju ke arah depan.
Sky Andaram sama sekali tidak menoleh balik ke arah diri nya, membiarkan pandangan nya terus menatap lurus ke arah depan dimana telapak tangan kiri laki-laki tersebut terus menggenggam erat telapak tangan kanan Cleopatra.
Seseorang terlihat berdiri dihadapan mereka, menundukkan kepalanya tepat ke arah mereka berdua, Sky Andaram menghentikan gerakan kaki nya di ikuti oleh Cleopatra.
"Tuan menunggu anda dan nona muda sejak tadi di atas"
Wanita paruh baya tersebut bicara ke arah Sky, kemudian dia melirik ke arah Cleopatra sembari mengembangkan senyumannya.
melihat senyuman yang diberikan oleh wanita tersebut membuat Cleopatra berpikir sepertinya wanita itu sudah mengetahui soal dirinya atau memang pernah bertemu dengan Cleopatra yang sesungguhnya sebelumnya.
sky Andara sama sekali tidak menjawab apa yang diucapkan oleh wanita tersebut, dia hanya menggangguan kepalanya kemudian bergerak membawa Cleopatra menuju ke arah lantai atas.
mereka melakukan menaiki lantai atas secara perlahan dimana bola mata Cleopatra terus menatap bangunan rumah tersebut untuk waktu yang cukup lama.
hingga pada akhirnya mereka berakhir pada suatu ruangan yang keliru apa yang ada di balik ruangan tersebut, terdapat seorang pelayan yang telah berdiri menunggu mereka kemudian membuka pintu ruangan tersebut secara perlahan.
dan begitu pintu dibuka mereka pada akhirnya masuk ke dalam sana tanpa banyak bicara.
sekali andaran benar-benar membawanya masuk, dan bisa Cleopatra satu sosok laki-laki dengan rambut penuh dengan uban terlihat duduk dalam posisi membelakangi mereka.
"kalian sudah datang?"
laki-laki tua tersebut bicara kemudian membalikkan tubuhnya secara perlahan, Cleopatra mematung Mencoba menerka-nerka siapa yang ada di hadapannya tersebut.
"kau tidak ingin memberikan pelukan pada kakek, nak?"
laki-laki tua tersebut bertanya kepada Cleopatra, dia berdiri secara perlahan menggunakan tongkat besi yang ada di bagian depan kaki laki-laki tersebut, wajah kharismatiknya nyaris sama persis seperti sky Andaram, Cleopatra pikir saat masih muda laki-laki tersebut pasti memiliki ke rupawan'an sama seperti Sky andaram.
gadis tersebut terlihat Kiko karena dia memang tidak mengenal laki-laki yang ada di hadapannya sebab sejauh ini nenek ataupun pengacara Aman belum memberikan gambaran silsilah keluarga Sky Andaram secara utuh.
Sky Andaram terlihat menoleh ke arahnya kemudian dia mengembangkan senyumannya seolah-olah tahu bagaimana kegelisahan Cleopatra, kini laki-laki itu berkata.
"berikan salam mu pada kakek tua Bara Andaram, dia ayah dari ayah ku"
dan ada suara sekalian barang sedikit lebih ringan dan pelan, seolah dia mencoba untuk menjabarkan silsilah di dalam salah satu keluarganya kepada Cleopatra.
dan saat laki-laki itu berkata jika yang berdiri dihadapan mereka dan yang bicara dengan mereka adalah kakek tua Andaram, maka Cleopatra dengan cepat menoleh ke arah depan, dia paham kemudian langsung memeluk laki-laki tua dihadapan nya itu dengan cepat.
"terlalu lama kakek menunggu kalian untuk pulang ke rumah dan ini jelas sangat telat sekali"
"maafkan aku kakek jika kami datang terlambat"
pada akhirnya Cleopatra menjawab ucapan dari laki-laki tersebut di mana dia secara perlahan melepaskan pelukannya dengan kakek tua Andaram.
"setiap kali aku meminta Sky membawamu dia selalu berkilah, apakah sangat sulit menjemputmu untuk pulang ke rumah? apa kau tahu? nenekmu dan juga bibi mu sudah terlalu gelisah juga ingin bertemu dengan kamu"
laki-laki tua itu kembali bicara, tatapan bola matanya sama persis seperti Sky Andaram, bagi Cleopatra melihat kakek tua andaran saloka dia akan melihat sosok sekali anggarannya orang tua pada masa depannya, mereka benar-benar hampir mirip antara satu dengan yang lainnya.
"aku benar-benar menyesal karena kami terlambat pulang kakek, aku dan Sky akan mencoba untuk meluangkan waktu untuk mengunjungi nenek dan bibi"
seolah tahu siapa yang dimaksud oleh laki-laki tua tersebut Cleopatra langsung menjawab dengan cepat apa yang diucapkan oleh kakek tua Andaram.
dia bisa menebak jika nenek pasti merupakan istri dari kakek tuan Andaram, sedang kan bibi dia menebak pasti itu adalah ibu dari Sky Andaram.
Gadis tersebut tiba-tiba cukup penasaran dengan kedua sosok yang di sebutkan oleh sang kakek, meskipun tidak dipungkiri nenek Alister dan pengacara Aman pernah memberikan foto kedua orang tersebut tapi yang jelas dia tidak memiliki banyak memori di mana pengacara Aman pernah memberikannya foto yang merupakan sosok nenek tua Andaram dan ibu dari Sky Andaram.
Dan dia pikir mungkin Cleopatra asli pasti sudah tahu dan pernah bertemu dengan kedua sosok tersebut sebelum nya.
Dan saat kakek mendengar jawaban Cleopatra, rasa nya terlihat begitu puas.
"Luangkan waktu besok untuk pergi makan malam bersama, kita akan menentukan tanggal pernikahan bersama dengan anggota keluarga Alister nanti nya"
Dan tiba-tiba saja laki-laki tua tersebut berkata begitu, menbuat Cleopatra agak terkejut dan gelagapan.
"Ya?"
Maksud nya Cleopatra harus membawa salah satu anggota Alister pada pertemuan mereka? siapa? nenek jelas saja cukup sulit untuk kesana-kemari saat ini mengingat usia nya yang sudah tidak muda lagi dan lagi dia tidak punya anggota keluarga lainnya kecuali pengacara Aman.
"Aku pikir aku bisa datang sendiri kakek...itu tidak.."
"Aku pikir kita bisa menentukan tanggal pernikahan nya malam ini"
Dan saat Cleopatra ingin bicara, tiba-tiba saja satu suara mengejutkan dirinya.
"Kau juga sudah tiba?"
Kakek tua Andaram menjawab dengan senang, menatap ke arah sisi pintu masuk ruangan tersebut dengan tatapan bercahaya seolah-olah kedatangan tamu yang begitu berharga.
"Aku mengejar waktu saat tahu Sky Andaram membawa Cleopatra kemari"
Cleopatra jelas terkejut mendengar suara yang menyeruak masuk mendekati mereka, dia langsung membalikkan tubuhnya dan ingin melihat siapa yang barusan datang dan percaya lah begitu Cleopatra berbalik dan melihat sosok yang ada di hadapannya dalam hitungan detik Cleopatra jelas langsung membulatkan bola matanya.
Hah?!.
Seketika gadis tersebut menutup mulutnya dengan kedua belah tangan nya.
Tidak mungkin!.