
"Terimakasih telah mengorbankan nyawamu untukku, tapi jangan pernah melakukan hal bodoh itu lagi..
Terimakasih kau telah berjuang untuk kembali padaku.. Tanpamu aku sangat gila Angela..
Aku mencintaimu My Baby Girl.."
"Aku sangat mencintaimu hingga aku rela membiarkan tuhan mengambil nyawaku satu hari sebelum tuhan mengambil nyawamu"
"Aku tidak suka dengan kata-kata bodohmu itu, sudah sejak lama aku memperingati mu untuk tidak kembali mengucapkan kata-kata itu"
"Kau sangat pemarah Ab, apa yang kau lakukan selama aku tidak bersamamu.."
Deg
"Seperti biasa mengurusi bisnis"
"Benarkah..?"
"Yes.. Apakah kau ingin buah..?" Abranie yang memalingkan wajah menghindari wajah Angela dibuat gugup.
"Jangan menghindari tatapanku Ab..Katakan apa yang dirimu lakukan selama aku tidak bersamamu..?"
"I'm Sorry...sekarang kau telah kembali maka aku tidak akan melakukannya lagi.."
Selama Angela tidak sadarkan diri, Abranie menjadi frustrasi dan sering minum-minum bersama saudara kembar nya diClub milik sang Daddy. Dan hal itu sangat dibenci oleh Angela. Sebelumnya Abranie selalu menjauhi alkohol demi kekasihnya karena tidak ingin kekasihnya marah dan akan sulit untuk dibujuk. Tatapan dingin namun sangat tajam masih terfokus pada Abranie.
"Lalu apa hubunganmu dengan Casandra..?"
Deg
"Ciiihh dia bekas Sekertarisku, kau tahu itu.."
Deg
"Apa yang pernah kau lakukan dengannya..?"
"Tidak ada.."
"Apakah dia pernah menggodamu..?"
"Huh Come On kau meragukanku..?"
"Jawab Ab..!!"
"Sering.."
"Sejak kapan..?"
"Sejak dia menjadi Sekertarisku"
"Ciiihh kenapa kau tidak pernah mengatakan nya padaku..?"
"Karena aku tidak ingin kau cemburu.."
"Alasan"
"Hey jangan marah, aku minta maaf.."
Dan hal yang paling ditakuti Abranie terjadi, yaitu saat kekasihnya merajuk akan sulit untuk dibujuk dan berbaikan.
Angela yang sebelumnya duduk kini kembali berbaring menutupi wajahnya dengan selimut karena males melihat wajah kekasihnya yang sudah membuat kesalahan.
Abranie berkali-kali mengusap kasar wajahnya dan bingung apa yang harus dirinya lakukan. Hampir beberapa saat suasana sangat hening Abranie menarik selimut yang menutupi wajah Angela dan langsung mencium bibir Angela dengan cepat.
Abranie tersenyum saat melihat ekspresi kekasihnya yang terus melakukan perlawanan dengan memukul dada Abranie berkali-kali.
"Aarrghhh My Baby Girl kau sangat kasar.." Abranie mengaduh kesakitan karena gigitan yang dilakukan kekasihnya.
"Itu salahmu.. "
"Ahh ini sangat sakit lihatlah ini pasti merah dan terasa perih sekali"
Wajah kesal Angela kini berubah menjadi wajah penuh kekhawatiran karena dirinya memang telah menggigit bibir Abranie dengan cukup kuat.
"I'm Sorry.."
"Its okay tolong lihat apakah ada luka disana.."
"Kemarilah.... Mmmhhh Ab kau jahil sekali.." Dengan manja Angela mencubit perut Abranie yang sedang tertawa renyah.
"Apa kau tidak merindukanku..?"
"Menurutmu..?"
"Lagi..?"
"Tidak nanti akan ada dokter yang datang"
"Ssstt..."
Abranie mencium bibir Angela dengan sangat lembut, Dan Angela yang juga sangat merindukan hal itu langsung membalasnya dengan sangat hangat.
Abranie yang sedang asik bermain tidak menyadari ada seseorang yang telah membuka pintu.
"Huh 2 jam lagi kita akan melakukan permeriksaan pada Angela, sekarang kalian bisa mengurus hal lain dulu" Jasmine yang datang bersama dokter berniat memeriksa keadaan Angela tapi saat Jasmine membuka pintu ternyata sedang terjadi drama didalam sana hingga kembali menutup pintu.
"Hah ada apa dokter Jasmine..?"
"Angela sedang beristirahat, 2 jam lagi kita akan memeriksa nya"
"Baiklah.."
Tiga dokter khusus yang menangani Angela kini kembali keruangan mereka masing-masing, sementara Jasmine sebelum pergi mengunci pintu kamar Angela dari luar karena takut akan ada orang yang melihat adegan yang sedang berlangsung.
Huh Kalian berdua ini setidaknya jangan lupa untuk mengunci pintu, bagaimana jika tadi para dokter tidak datang bersamaku.. (Batin Jasmine..)
****
"Benarkah.. Terimakasih dokter.."
"Sama-sama Nona Angela.. Untuk saat jangan terlalu kecapean ya, karena harus menstabilkan jantung anda"
"Baik Dokter.."
"Mari Dokter saya antar.."
Roda kehidupan Abranie kini kembali berputar yang sebelumnya sempat terhenti karena tidak adanya semangat. Angela adalah hidup dan mati bagi Abranie, jika Angela tiada itu artinya dirinya pun akan tiada.
Rasa cinta yang sangat dalam sudah tumbuh sejak masa kecil yang mana Abranie dan Angela tumbuh bersama disatu tempat yang sama. Sehingga menjalin sebuah ikatan batin yang sangat kuat dan sangat sulit untuk dipisahkan.
Bagi Angela sosok Abranie selain sebagai sumber kehidupannya tapi juga sebagai seorang pelindung dalam hidup nya.
Tidak heran jika saat Angela tidak bisa bangun dari tidur panjangnya, Abranie kehilangan semua dalam hidup nya. Sementara Angela yang merasakan kesedihan Abranie terus berusaha untuk bisa kembali bangun dan memberi kehidupan pada Abranie lelaki yang sangat dicintai nya.
Semua orang terkecuali Jasmine membawa Angela kembali ke Mansion tempat dimana dirinya tumbuh hingga menjalin kasih dengan Abranie. Jasmine yang harus mengantar team dokter nya ke Bandara untuk kembali ke Amerika tidak ikut menemani Angela.
Kedatangan Angela disambut sangat oleh semua pelayan yang juga merindukan kehadiran sosok Angela disana.
Angela berjalan perlahan menyapu setiap sudut Mansion terlihat tidak ada yang berubah sedikit pun masih tetap sama.
"Selamat datang Nona Angela.."
"Hai aku sangat merindukan kalian.." Sebuah senyuman terpancar dari wajah cantik Angela menyapa semua pelayan yang sangat dikenal nya.
"Kau senang kau kembali ke Mansion ini..?" Tanya Abranie
Tidak ada jawaban hanya senyuman bahagia yang menjelaskan betapa bahagianya Angela.
Angela berjalan menuju kamar nya ditemani oleh sang Mommy dan calon Mommy mertuanya Yuna. Sedangkan Abranie pamit pergi bersama kedua kembaran dan juga Daddy nya karena ada sedikit urusan yang tertunda.
Saat pintu kamar terbuka, Angela melihat kamar nya rapi seperti biasanya dan ada bunga segar dikedua meja yang ada disamping tempat tidur nya.
Diatas tempat tidur ada banyak kotak yang dihiasi dengan pita yang tak lain adalah hadiah ulang tahun yang belum sempat untuk dibuka dihari ulang tahunnya.
"Itu semua dari kami untukmu Nak.." Ucap Yuna
"Terimakasih Aunt.. Mom.."
"Istirahatlah, Abranie akan segera kembali. Aunt dan Mommy mu akan berada ditaman belakang"
"Baiklah Aunt.."
Satu persatu Angela membuka kotak hadiah untuknya, banyak sekali barang mahal yang didapar Angela dan sebuah cincin berhiaskan berlian yang dihadiahkan oleh Abranie membuat Angela takjub karena cincin itu sangat indah dan mewah.
Keindahan cincin ini tidak seindah dengan keindahan yang dirimu miliki My Baby Girl..
"Arrhh kamu sangat manis Ab.." Angela dibuat tersenyum setelah membaca sebuah note yang ada didalam kotak hadiah dari Abranie.
"Ini dia,,iishhh Jasmine kotakmu sangat kecil"
"hadiah apa yang dirimu siapkan dengan kotak sekecil ini.." "Baiklah semoga ini bukan lelucon.."
"What hanya sebuah kertas.."
"Amerika"
"Amerika,, apa maksudnya..?!"
"Minggu depan kita akan melakukan perjalanan ke Amerika"
"Jasmine,, kenapa harus Amerika..?"
"Karena hadiahmu ada disana.."
"Really.."
"Yes"
.
.
.
FYI
Hallo..
Untuk hari Senin-Jumat Authoor paling bisa up 1-2 bab saja jadi mohon bersabar ya..
Alasannya karena Authoor kerja..
Untuk weekend diusahakan up lebih dari hari-hari biasa ya..
Dan diusahakan setiap hari up ya..
kemungkinan Authoor akan sering up malam ya..
Jangan lupa like, comment, Vote dan Rate bintang 5 ya..
Ditunggu Juga masukan nya ya..
Jangan lupa mampir ke karyaku yang lainnya :
◾️Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa
◾️Short Story
◾️Menikahi Dua Lelaki
Thank You For Reading ☺