
Perayaan pesta ulangtahun pernikahan Yuna dan Daniel selalu diadakan dengan sangat meriah yang dihadiri orang-orang terdekat hingga rekan bisnis.
Pesta kali ini sedikit berbeda karena ada pengumuman penting yang akan disampai oleh Daniel tentang pernikahan putrinya yang akan segera berlangsung. Kabar itu sudah sangat ditunggu banyak orang dan banyak media yang sengaja datang untuk mengabadikan moment langka yang jarang-jarang keluarga Moris mengundang media
ke acara yang diselenggarakan karena biasanya acara akan tertutup untuk media.
Jasmine bersama Angela sedang berbincang dengan salah satu teman dekat ibunya, dengan gaun putih dan aksesoris perhiasan mewah semakin mempercantik Jasmine. Sedangkan Angela yang sudah memiliki seorang putri masih terlihat seperti wanita single karena bentuk tubuh yang tidak mengalami perubahan sedikitpun dan
hal itu berkat Jasmine yang memaksa Angela untuk melakukan olahraga rutin untuk menjaga bentuk tubuhnya.
Zeline yang memakai gaun berwarna biru muda terlihat sangat lucu dan membuat semua gemas melihatnya. Gadis kecil yang sangat mirip dengan sang ayah selalu ingin bermain sang bibi dan akan menangis jika dirinya diabaikan.
Dengan sabar Jasmine terus bermain dan membuat Zeline tertawa riang menerima candaan yang dilakukan sang bibi.
“Nona Muda Zeline sangat lucu dan Nona Muda Jasmine sangat cantik sama seperti ibunya”
“Nona Muda satu-satu nya akan segera menikah dan itu membuat banyak rekan bisnis Moris bersedih karena kesempatan bisa bersanding dengan keluarga Moris akan sirnah”
“Nona Muda Jasmine sangat terkenal dengan kelembutannya karena banyak pasien yang ditangani bisa kembali memiliki semangat untuk melanjutkan hidupnya”
Masih banyak kata-kata yang keluar dari para tamu yang hadir. Tidak sedikit yang pernah mengutarakan niat baik untuk menjalin hubungan dengan Jasmine tapi dengan sikap lembut Jasmine selalu menolaknya karena dirinya sudah memilih seorang pria untuk menjadi pendamping hidupnya.
Malam ini Jasmine terlihat gelisah karena sang kekasih masih belum datang sedangkan calon mertuanya sudah datang sejak tadi. Yuna yang melihat putrinya tengah gelisah langsung menghampiri dan memberi sedikit ketenangan.
“Jangan khawatir sebentar lagi dia akan datang” Ucap Yuna sambil mengusap lembut rambut putrinya.
Senyuman kecil terlihat diwajah Jasmine menandakan dirinya masih belum bisa tenang jika kekasihnya belum ada di tengah-tengah pesta. Jasmine yang sedang berbicara dengan Mommy dan Angela langsung terdiam saat melihat orang yang baru saja masuk membawa sebuah kotak ditangan, Yuna yang ikut terkejut langsung memegang pundak Jasmine karena tahu jika putri pasti sedang tidak dalam keadaan baik.
Dada Jasmine terasa sangat sesak saat matanya bertemu dengan mata yang masih sangat dikenalnya. Mata yang dulu sering menatapnya dengan pandangan yang berbeda kini kembali datang dengan tatapan yang masih sama. Semua tamu yang hadir ikut terkejut melihat yang datang karena mereka juga mengetahui siapa sosok yang baru saja datang sosok yang memiliki hubungan sangat dekat dengan keluarga Moris.
Axelle yang sedang menikmati minumannya tiba-tiba terdiam saat melihat sosok yang sedang beradu pandang dengan sang adik. “Damn” wajah kesal penuh amarah kini diperlihatkan Axelle dengan langkah besar dan tangan yang mengepal kuat, Axelle berjalan menuju sosok yang selama ini dicarinya tapi usaha dihentikan oleh kedua orangtua nya dengan alasan tidak ingin ada perpecahan antara dua keluarga yang sudah memiliki hubungan baik.
“Axelle” Suara pelan namun terdengar sangat tegas menghentikan langkah kakinya dengan secapat kilat Axelle membalikkan tubuhnya melihat sumber suara. Daniel dengan wajah dingin menatap Axelle memberikan isyarat untuk tidak terus berjalan. “Kembali ketempatmu jangan membuat kegaduhan, lihat adikmu dia terlihat tertekan lebih baik pergi temui dia dan buat adikmu tenang hingga kekasihnya tiba” Daniel menepuk pundak Axelle dan berjalan menyambut orang yang membuat semua orang terkejut atas kedatangannya.
Axelle menganggukkan kepalanya pelan pada sang Mommy, dengan langkah pelan Axelle mendekati Jasmine yang masih terdiam. “Are you okay?” Axelle meraih tangan Jasmine dan menciumnya dengan hangat memberikan ketenangan. “Kita duduk disana, kakimu akan lelah jika terus berdiri” Ucap Axelle sambil menuntun Jasmine berjalan menuju sofa yang berada disudut ruangan.
“Axelle..” Suara pelan terdengar dari bibir Jasmine.
“Jika kau seperti ini, dia akan sedih melihatmu masih belum bisa move on dari kejadian dua tahun lalu. Sebentar lagi kau akan menikah dengannya” Axelle menatap Angela yang sudah membawa segelas air untuk Jasmine. “Minumlah agar dirimu lebih tenang” Axelle memberikan gelas yang berisi air putih.
“Nona Muda..” Seorang pelayan wanita dengan wajah tersenyum manis langsung membuat Jasmine bangkit dari duduknya melihat kearah pintu yang disana sudah berdiri pria yang tengah ditunggunya.
Jasmine tersenyum dan langsung berlari menghampiri pria yang membawa buket bunga sambil tersenyum. “I’m here, maaf tadi ada sedikit masalah saat dalam perjalanan”
Jasmine langsung memeluk calon suaminya dengan sangat erat tanpa mengatakan apapun. Melihat bahasa tubuh Jasmine sang kekasih merasa kesal karena kekasihnya seperti pasti karena sosok yang ada didepannya.
Yuna menangkap kemarahan dari wajah calon menantunya menggelengkan kepalanya secara pelan memberi tanda agar tidak terpancing emosi.
“Zavier” Ucap Jasmine lirih
“Semua akan baik-baik saja, ada aku disini”
“Bukankah itu pria yang pernah membuat Nona Muda bersedih beberapa tahun lalu”
“Keluarga itu sudah membuat malu keluarga Moris”
“Untung saja Nyonya Yuna dan Tuan Daniel tidak menghancurkan keluarga itu”
Hampir 10 menit Jasmine enggan melepaskan pelukannya dan terus saja memeluk tubuh sang kekasih sangat erat. Sosok yang menjadi bahan pembicaraan kini tengah menatap Jasmine dengan tatapan tidak percaya karena Jasmine terlihat sangat memcintai pria yang dipeluknya. Dan yang dilakukan Jasmine itu sukses membuat pria yang sempat beradu pandangan dengannya merasakan rasa sesak didadanya tapi rasa sesak itu tidak seberapa dengan rasa sesak pernah dirasakan Jasmine dua tahun silam.
Dirimu terlihat sangat mencintainya,
Apa aku benar-benar sudah tidak beratti untukmu..
Aku mencintaimu Jasmine..
Aku ingin memilikimu..
Aku rapuh tanpamu, aku kehilangan arah tanpamu..
Aku mohon jadilah milikku..
Aku mencintaimu Jasmine..
Aku mencintaimu Jasmine..
Aku mencintaimu Jasmine..
Aku mencintaimu Jasmine..
.
.
.
FYI
Hallo..
Untuk hari Senin-Jumat Authoor paling bisa up 1-2 bab saja jadi mohon bersabar ya..
Alasannya karena Authoor kerja..
Untuk weekend diusahakan up lebih dari hari-hari biasa ya..
Dan diusahakan setiap hari up ya..
kemungkinan Authoor akan sering up malam ya..
Jangan lupa like, comment, Vote dan Rate bintang 5 ya..
DitungguJuga masukan nya ya..
Jangan lupa mampir ke karyaku yang lainnya :
◾️Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa
◾️Short Story
◾️Menikahi Dua Lelaki
Thank You For Reading ☺