
FYI
Hallo..
Author ngadain give away neh dibulan kelahiran author yaitu Desember..
Ada dua outfit untuk dua orang yang beruntung, outfit dari salah satu store ternama di kota Bandung..
Cara buat dapetinya gampang kalian cuma harus :
-Like & Commentdisetiap bab (Capture)
-Dan share disalah satu media sosial kalian dan 3 inilah judul novel nya :
◾️Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa
◾️Short Story
◾️The Power Of The Dark World
Dan tag author ya (Fb : Sentiawati, Ig : Sentiawati)
Siapa yang rajin mampir dengan kata lain hadir disetiap bab nya membawa like dan comment kemungkinan
menang jauhlebih besar ya :)
Pemenang give away akan diumumkan di tanggal 19 Dec 20 tepat dihari ulangtahun author :)
“Aku sangat menyukai semua ini Hubby, ini diluar bayanganku” Ucap Jasmine tersenyum
“Ini impianmu sejak kecil bukan, sebuah pesta pernikahan dengan dekorasi yang membangun kemewahan yang hanya akan menjadi sejarah” Ucap Harry sambil membalas pelukan Jasmine
“Aku mencintaimu Hubby”
“Siapa?” Tanya Harry menggoda
“Kau Harry Jazztin Zerendra”
Kebahagian terbesar Harry adalah bisa memiliki Jasmine wanita yang dicintainya sejak kecil, kebahagian terbesar kedua setelah dirinya mendapatkan keluarga yang sudah membesarkannya dengan segala fasilitas mewah tanpa membeda-bedakan.
Hanya kaulah surgaku, hanya kaulah obsesiku
Hanya kaulah harapanku, hanya kaulah ketenangan jiwaku
Hanya kaulah peneduh mataku, hanya kaulah detak jantungku
Aku tak mengetahui yang lain, hanya ini yang kuketahui
Aku melihat Tuhan dalam dirimu, apa yang harus kuperbuat
Kepalaku tertunduk sujud menyembahmu, apa yang harus kuperbuat
Jarak macam apa ini? Ketidak berdayaan macam apa ini
Telah kusentuh dirimu dengan pandangan mataku
Kadang keharumanmu, kadang kata-katamu
Tanpa diminta telah kudapatkan dunia ini
Hanya kaulah cahaya hatiku, hanya kaulah harta kehidupanku
Aku tak mengetahui yang lain, hanya ini yang kuketahui
Kau tinggal begitu dalam di lubuk hatiku
Hatiku yang menangis pun tersenyum
Pasangan hidup yang diciptakan Tuhan
Kau datang bergemerincing membuatku resah
Bayanganmu menggoda dan menciumku
Saat kau tersenyum, saat kau tersipu malu
Seolah Tuhanku sedang menari
Hanya kaulah berkahku
****
“Kau yakin dengan rencana ini Az?” Kalina merasa sangat gugup karena untuk pertama kalinya akan bertemu dengan keluarga besar Aziel yang memang sedang berkumpul untuk mempersiapkan pernikahan Jasmine.
“Ibuku sudah ingin bertemu denganmu, jadi tenanglah jangan gugup tapi satu yang harus kamu tahu saat nanti bertemu dengan ayahku jangan merasa tersinggung karena dia tidak akan memandang wanita lain selain ibuku dan adikku Jasmine”
“Benarkah? Ayahmu sangat menyayangi ibumu?” Tanya Kalina penasaran
“Bukan hanya sayang tapi segala kehidupan mereka saling berkaitan. Dad dan Mommy merupakan kebahagian kami anak-anaknya, best couple yang menjadi panutan dikeluarga Moris”
Mendengar Aziel memiliki kekasih Yuna sangat senang karena memang sudah waktunya anak-anaknya memiliki pasangan. Selain sibuk dengan persiapan pernikahan putrinya kini Yuna tengah sibuk untuk menyambut calon menantunya yang merupakan seorang model terkenal.
Yuna tengah membuat cemilan kecil dengan bahan utama buah segar, Yuna yang berpikir jika calon menantunya seorang model pasti sangat menjaga pola makannya hingga Yuna sengaja membuat cemilan yang tidak akan menaikkan berat badan dengan dibantu para pelayannya Yuna terlihat sangat senang, sedangkan Daniel sejak awal Yuna meminta izin untuk masuk kedalam dapur hanya mengerutkan bibirnya karena sebelumnya Daniel sudah meminta untuk ditemani istirahat. Bagaikan pasangan muda yang baru menikah Daniel terus memeluk Yuna yang tengah membuat cemilan dan tingkah Daniel membuat para pelayan tersenyum iri, dengan usia yang tidak muda tapi Daniel dan Yuna masih menjaga keromantisan yang bisa dibilang mengalahkan keromantisan anak-anaknya.
“Tentu saja tidak. Harusnya kau menemaniku istirahat Mom”
“Hanya sekali ini aku tidak menemanimu istirahat Dad, beristirahatlah nanti aku akan menyusul jika sudah selesai”
“Huh lihat saja jika anak itu datang akan ku marahi karena sudah membuat istriku sibuk dan mengabaikan suaminya”
“Haha Dad selalu saja, calon menantumu akan datang jadi kita harus menyambutnya. Ingat jangan bersikap dingin padanya, berikan kesan pertama yang baik”
“Tidak”
“Dad come on” Yuna menggelengkan kepalanya karena suaminya tidak berubah sedikitpun, sejak dulu Daniel selalu bersikap posesive pada dirinya bahkan Daniel kadang selalu cemburu saat Yuna lebih mementing ketiga anak lelakinya.
Aziel meminta untuk membuat sebuah pesta kecil dihalaman belakang kini melibatkan semua anggota keluarga termasuk Aliena yang ikut membantu menyiapkan cemilan yang sudah siap dan sedang ditata diatas meja. Aliena mencoba menahan amarahnya mengingat dirinya tidak ingin membuat sang ibu sedih jika dirinya sampai melakukan hal yang melewati batas, terlebih jika sampai melukai Jasmine yang sudah menjadi Queen, orang yang sangat dilindungi.
“Ya ampun Dad, dirimu mengganggu Mommy dan lihatlah para pelayan sedang menahan tawa mereka karena melihatmu bertingakh seperti pasangan muda yang dimabuk cinta” Jasmine yang baru datang langsung menuju dapur karena mencium bau-bau enak. Saat melihat area favorite ibunya, Jasmine tertawa geli karena kembali
melihat tingkah sang ayah sedang memeluk ibunya dengan sangat posesive.
Yuna tersenyum mendengar kata-kata putrinya karena memang benar para pelayan yang membantunya sejak awal terlihat menahan tawa saat Daniel mengucapkan kata-kata sensual dan melakukan gerakan nakal.
“Bagaimana persiapan disana, kau menyukainya honey?” Tanya Yuna
“Aku sangat sangat menyukai Mom”
“Itu semua karena orang yang ada disampingmu” Yuna tersenyum menatap Harry
“Ya dia sangat menggemaskan Mom” Jasmine mendaratkan kecupan kecil dipipi Harry
“Az sedang menjemput Kalina?” Tanya Jasmine
“Ya mereka sedang dalam perjalanan, bersiaplah sebentar lagi mereka pasti akan datang” Ucap Yuna
“Oke bye Dad. Biarkan Mommy bernafas” Jasmine tertawa mengejek ayahnya yang tidak melepaskan pelukannya saat ada dirinya.
Sambil bercanda Jasmine berjalan menaiki tangga dan tawa penuh kebahagian terdengar mengisi ruangan Mansion yang sedang sepi hingga terdengar sangat nyaring hingga ada hati yang sedang sakit bertambah sakit, bukan hanya suara tawa bahagia tapi juga melihat kemesraan dua insan itu sangat membuat hati Aliena sakit.
Kau benar-benar sudah membuatku hilang kesabaran, lihat saja aku akan melakukan sesuatu mungkin aku akan menghabisimu (Batin Aliena)
Harry yang kini mengambil alih pekerjaan Jasmine kini sedang memeriksa laporan keuangan yang dikirim Roseline. Semakin hari pundi-pundi Jasmine bertambah secara drastis karena casino miliknya sudah menjadi surganya para penjudi kelas atas dan tak jarang selalu mengadakan pertemuan bisnis di hotel yang masih di area casino.
“Hubby cepatlah” Jasmine sudah terlihat segar dengan balutan dress mini berwarna putih.
“Siap My Queen”
Jasmine yang mendapat pesan dari Kalina sedang tertawa girang karena Kalina yang mengungkapkan jika dirinya sedang gugup terlebih takut jika calon ayah mertuanya tidak akan menyukainya. Jasmine sangat asik berbalas pesan dengan Kalina hingga tidak sadar jika kekasihnya sudah keluar dari kamar mandi.
“Ahh Hubby kenapa kau mengambil ponselku” Jasmine memasang wajah cemburut
“Aku tidak suka kau mengabaikanku Honey” Harry berbisik pelan dibelakang telinga Jasmine.
“Aku hanya sedang membalas pesan Kalina” Jasmine membalikkan badannya dan mencoba meraih ponselnya yang disembunyikan Harry dibalik punggungnya. “Please berikan ponselku, aku sudah menyiapkan pakaianmu disana setelah kau kembali aku janji tidak akan bermain ponsel”
“Jika aku tidak mau”
“Hubby please”
Harry melempar ponsel Jasmine ketempat tidur dengan cepat Jasmine bergerak mengambil ponselnya tapi justru Jasmine terperangkap dalam jebakan Harry yang langsung mengunci tubuh Jasmine diatas tempat tidur.
“Hubby apa yang kau lakukan” Jasmine kaget dengan gerakan cepat Harry yang sudah berada diatas tubuhnya.
“Meminta hakku” Ucap Harry pelan
“Hubby tidak sekarang, Arhhh haha Hubby stop” Jasmine tertawa geli karena Harry melakukan gerakan kecil dibeberapa titik sensitifnya.
“Arrhhh Hubby jangan”
“Hubby kau menyakitiku”
Sial apa yang mereka lakukan didalam, aku tidak rela jika Jasmine harus mendapatkan cumbuan dari lelakiku (Batin Aliena)
Ceklek..
“Aliena”
Harry yang tengah bertelanjang dada dan hanya menggunakan handuk sedang berada dalam posisi mengunci tubuh Jasmine yang terlihat sangat extream, posisi dimana membuat kedua mata Aliena membulat sempurna.
“Seharusnya kau mengetuk pintu sebelum masuk Al” Ucap Jasmine santai
“Ada apa?” Sambung Jasmine
“Aziel sudah datang dan Aunt Yuna memintaku untuk memanggilmu agar bergabung dihalaman belakang untuk menyambut Kalina” Aliena mengepalkan tangannya karena Harry yang tidak sedikitpun mengubah posisinya.
“Sebentar lagi aku akan turun, aku akan membantu kakakmu berpakaian, kau tahu dia menjadi sangat manja” Jasmine bersikap seolah tidak tahu rahasia besar yang disembunyikan Aliena.
“Kau bisa keluar sekarang Al dan tolong tutup kembali pintunya” Sambung Jasmine
Kau benar-benar membuatku kesal Jasmine (Batin Aliena)
“Baiklah, jangan membuat tamu menunggu terlalu lama” Ucap Aliena dengan sebuah senyuman pura-pura
“Kau lihat dia sangat tidak ingin dirimu melakukannya denganku” Ucap Jasmine malas
“Tidak peduli dengannya, yang aku tahu sebentar lagi aku akan menjadikanmu menjadi milikku selamanya” Seringai tipis muncul diwajah Harry.
Bukan hanya Jasmine yang malas dengan sikap Aliena yang terus berpura-pura baik didepan anggota keluarga lainnya bahkan didepan Jasmine pun masih berusaha bersikap baik bak saudara yang tulus menyayangi saudaranya.
Jika kau ingin membunuhkan hari ini maka lakukanlah tapi jangan pernah kau berani menyakiti orang yang aku sayangi termasuk orang yang menjadi sumber kebahagian orang yang aku sayangi. Mari kita lihat sampai keberanianmu untuk mengacungkan senjata kearahku, jika aku memang harus terluka hari ini karena
senjatamu makan hari ini adalah hari kematianmu (Batin Jasmine)