
FYI
Hallo..
Author ngadain give away neh dibulan kelahiran author yaitu Desember..
Ada dua outfit untuk dua orang yang beruntung, outfit dari salah satu store ternama di kota Bandung..
Cara buat dapetinya gampang kalian cuma harus :
-Like & Comment disetiap bab (Capture)
-Dan share disalah satu media sosial kalian dan 3 inilah judul novel nya :
◾️Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa
◾️Cinta seorang Seniman
◾️The Power Of The Dark World
Dan tag author ya (Fb : Sentiawati, Ig : Sentiawati)
Siapa yang rajin mampir dengan kata lain hadir disetiap bab nya membawa like dan comment kemungkinan
menang jauhlebih besar ya :)
Pemenang give away akan diumumkan di tanggal 19 Dec 20 tepat dihari ulangtahun author :)
Jasmine yang sudah merasa puas melanjutkan bulan madunya ke Swiss dan ternyata kedua orangtuanya sedang ada disana karena urusan bisnis. Namun kedatangan Jasmine justru sangat tidak diharapakan oleh sang ayah karena sudah menganggu waktu berdua dengan sang ibu.
“Kapan kalian akan kembali ke London?” Tanya Yuna yang sedang duduk bersandar dipelukan Daniel.
“Dad” Tegur Yuna.
“Aku pengantin baru disini kenapa malah Daddy yang bersemangat mengerjai Mommy” Ejek Jasmine yang menggelengkan kepala karena heran melihat sikap ayahnya yang sangat posesif dan sangat agresif pada wanita yang telah melahirkan dirinya.
“Huh kami datang disaat yang tidak tepat, sangat menyebalkan harus melihat adegan panas dari pengantin tua ini” Jasmine semakin kesal karena ayahnya tidak mengubris perkataannya dan sang Mommy pun malah terlihat senang dengan perlakuan ayahnya itu.
“Daddy sarankan kau bawa istrimu yang cerewet ini Harry, buat dia tertidur hingga pagi” Daniel tersenyum penuh arti pada menantu tampannya. Mendapatkan saran liar dari ayah mertuanya Harry mulai memunculkan senyuman devil.
“Haha Daddymu, beristirahatlah kami tidak akan menggangu bulan madu kalian” Timpa Yuna
“Huuaahhh aku sangat lelah hari ini, come on honey kita istirahat”
Yuna dan Daniel tersenyum geli membayangkan hal yang akan dilakukan menantunya setelah didalam kamar nanti, apa lagi selain mengerjai putrinya itu.
Jasmine yang merasa kesal pada sikap Mommy dan Daddy nya langsung berjalan menuju lantai dua meninggalkan Harry yang masih duduk. “Harry minumanmu belum kau minum” Ucap Yuna menunjuk gelas yang berisi orange jus yang masih penuh.
“Ahh ya Mom”
Glek Glek Glek..
“Good night boy” Ucap Yuna diiringi senyuman manis yang menyimpan rahasia.
“Haha semoga malam ini mereka berdua akan bersenang-senang Dad” Bisik Yuna sambil menahan tawa karena sebelumnya sudah memasukkan cairan ke minuman menantunya yaitu obat p3rangsang.
“Ya ya dua menit lagi pasti sudah langsung ada aktivitas disana” Jawab Daniel dengan wajah yang sangat puas.
Jasmine yang baru keluar dari kamar mandi untuk membasuh wajahnya sudah mendapati sang suami sudah bertelanjang dada dengan tatapan yang sangat intens menatap dirinya dari atas hingga bawah.
“Why Hubby?” Jasmine berjalan mendekati Harry yang tengah duduk di sofa meminum segelas wine.
“Arghhh Hubby” Teriak Jasmine yang tiba-tiba ditarik kedalam pangkuan Harry.
Nafas berat dirasakan Jasmine, sorot mata yang menahan hawa-hawa panas semakin memberikan tatapan tajam yang sangat intens. Gerakan tangan Harry sudah mulai aktif menjelajahi setiap inci bagian-bagian sensitif tubuh Jasmine yang saat mendapat sentuhan terjadi hentakan kecil seperti aliran listrik yang menyekat.
“Arhhh..Ssstthh Hubb...”
Yuna dan Daniel sedang tertawa puas karena obat yang diberikannya sudah bekerja dengan sangat baik dan mulai membimbing pergerakan menantunya dalam menjalankan proyek cucu untuk mereka. Yuna dan Daniel memasang cctv yang tak terlihat disetiap kamar dengan tujuan keamanan dan setelah melihat rencana untuk memiliki cucu berhasil Yuna mematikan layar cctv yang ada dikamar putrinya karena tidak pantas melihat adegannya hingga selesai.
“I want you” Bisik Daniel lirih. Yuna tersenyum lalu anggukan kecil memberikan senyum kepuasan muncul diwajah Daniel.
Entah apa yang dimiliki Yuna hingga membuat Daniel selalu haus akan belaian Yuna diatas ranjang. Yang harusnya menghabiskan waktu bulan madu adalah putri mereka yang baru saja menikah tapi Daniel ikut merayakan bulan madu kedua bersama sang istri.
“Arrgghhhhh Hubby...” Dalam keadaan setengah sadar Harry masih jelas melihat betapa menggemaskannya wajah Jasmine yang memerah karena gelombang yang baru saja didapatnya.
“Again..?” Tanya Harry sambil tersenyum menggoda sang istri yang maish berusaha mengatur nafasnya.
“Akan lebih baik jika kita istirahat sebentar” Ucap Jasmine
“Tapi aku tidak bisa menunggu hal itu baby girl” Bisik Harry
Olahraga malam dua pasangan suami istri itu masih berlangsung hingga waktu dini hari. Dan Jasmine yang belum terbiasa dibuat kelelahan dengan setiap gerakan yang dilakukan suaminya. Sedangkan sang ibu sedang asik memimpin permainan memberikan kepuasan pada pria tampannya.