The Power Of The Dark World

The Power Of The Dark World
Pregnant ??



FYI


Hallo..


Author ngadain give away neh dibulan kelahiran author yaitu Desember..


Ada dua outfit untuk dua orang yang beruntung, outfit dari salah satu store ternama di kota Bandung..


Cara buat dapetinya gampang kalian cuma harus :


-Like & Comment disetiap bab (Capture)


-Dan share disalah satu media sosial kalian dan 3 inilah judul novel nya :


◾️Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa


◾️Cerita Seorang Seniman


◾️The Power Of The Dark World


Dan tag author ya (Fb : Sentiawati, Ig : Sentiawati)


Siapa yang rajin mampir dengan kata lain hadir disetiap bab nya membawa like dan comment kemungkinan


menang jauh lebih besar ya :)


Pemenang give away akan diumumkan di tanggal 19 Dec 20 tepat dihari ulangtahun author :)


 


 


“Hubby..” Sinar matahari mulai menganggu tidur seorang wanita cantik dengan tubuh polos yang ditutup oleh selimut tebal. Sejak kepulangan dari perjalanan bulan madu Jasmine lebih manja dan menjadi sangat pemalas.


“Morning My Wife” Harry yang sudah rapi dengan pakaian casual kaos lengan pendek dipadukan celana pendek membuat Harry seperti lelaki yang masih muda. Setiap pagi Harry selalu bangun lebih awal untu menyiapkan sarapan untuk wanita tercinta, karena sudah hampir dua minggu Jasmine tidak mau makan jika bukan Harry yang


memasaknya.


“Bagaimana tidurmu..?”


Sarapan sudah tersusun rapi diatas meja lengkap dengan satu buket bunga berwarna putih. Buket bunga yang disiapkan Harry hampir setiap pagi sudah memenuhi setiap sudut kamar pribadinya bersama sang suami, beberapa waktu lalu Jasmine mengacuhkan Harry karena tidak paham dengan yang diinginkan dirinya setelah diberitahu Roseline barulah Harry paham jika istrinya ingin buket bungat setiap pagi.


“Hubby”


“Hemmmm”


“Peluk...”


“Uhhh sini-sini, istriku sangat manja ya atau jangan-jangan ada dede bayi disini” Harry yang selalu berdoa untuk segera medapatkan seorang anak selalu mengusap perut datar istrinya yang tidak tahu apakah dugaannya benar atau tidak.


“Hehehe Hubby stop geli” Jasmine tertawa renyah saat usapan tangan suaminya berubah menjadi kecupan yang bertubi-tubi diperutnya.


Rutinitas setiap pagi Jasmine selalu ingin dipeluk sebelum akhirnya mandi dan sarapan bersama sang suami. Roseline yang melihat perubahan sikap Jasmine semakin yakin jika sahabatnya sekaligus bosnya sedang mengandung anak pertamanya, namun Jasmine masih enggan memeriksa karena masih terlalu dini.


“Hubby,, aku ingin Angela, Kalina dan kekasih Axelle tinggal disini menemaniku” Jasmine yang sedang duduk ditepi kolam renang memakan buah yang disiapkan Harry kembali meminta permintaan yang cukup sulit karena Kalina dan Ameera seorang model yang memiliki agenda cukup padat.


Sesaat Harry memalingkan wajahnya pada Roseline yang mengangguk pelan menandakan akan mengurus semuanya.


“Baiklah aku akan menghubungi Angela dan dua wanita yang akan menjadi kakak iparmu”


“Okay i love you Hubby, kamu terbaik” Jasmine mencium Harry sebanyak yang dia mau dan membuat Bella serta Roseline yang menunggu didepan pintu tertawa senang melihat kebahagian wanita yang sudah dianggap saudara.


“Jadi apa boleh aku pergi untuk mengurus kedatangan tiga wanita umm mungkin empat wanita karena si kecil Zeline pasti akan ikut” Ucap Harry meninggalkan kecupan dikening wanitanya.


“Jangan lama” Rengek Jasmine manja.


“Tidak lebih dari satu jam” Jawab Harry


“Okey”


“Bella, Morvin, Darwin kalian tetap disini temani istriku dan kau Roseline bantu aku mengurus semuanya” Titah Harry


“Bella.. aku sangat ingin makan ini” Jasmine yang sedang memainkan handphonenya langsung menunjukan sebuah foto buah segar lengkap dengan taburan bumbu pedas.


Setelah melihat gambar yang ditunjukan Jasmine, Bella memandang dua pria yang ada disampingnya. Seolah paham maksud Bella dua pria itu langsung berdiri hendak mencari makanan yang dimaksud oleh Jasmine.


“Morvin, Darwin mau kemana kalian?” Suara Jasmine langsung menghentikan langkah gerakan dua pria tampan yang berinisiatif pergi mencari makanan yang dimaksud oleh bos nya.


“Kami akan mencari makanan yang Nyonya Muda mau” Jawab Darwin.


“Tidak, aku akan pergi bersama suamiku dan kalian juga akan ikut menemaniku mencarinya” Ucap Jasmine.


“Baik Nyonya” Jawab Morvin.


“Nyonya.. sepertinya anda memang sedang mengandung” Ucap Bella ringan.


“Entahlah, tapi aku sudah meminta dokter pribadiku datang sore ini untuk memastikan aku sedang mengandung atau tidak”


“Jika nanti anakku lahir, apa kalian akan menyayanginya dan menjaganya seperti kalian menjagaku?” Pertanyaan Jasmine sedikit terdengar aneh karena tanpa ada pertanyaan itupun semua anak buahnya pasti akan menjaga dirinya dan juga anaknya dengan sepenuh jiwa.


“Saya orang pertama yang akan memasang badan untuk melindungi anak anda Nyonya” Ucap Morvin tegas.


“Nyonya tahu jika kami sudah berjanji akan mengorbankan nyawa kami untuk melindungi Nyonya dan orang-orang tersayang Nyonya, termasuk calon anak yang sedang anda kandung sekarang. Nyonya sudah memberikan kehidupan layak untuk kami jadi apapun akan kami lakukan untuk membalas itu” Tegas Darwin.


“Hehe tidak perlu berlebihan, cukup kalian jaga anakku karena tidak selamanya aku akan bersamanya dan aku yakin kalian akan menjadi penjaga yang kuat untuk anakku nanti” Ucap Jasmine


Deg


“Nyonya akan selalu bersama anak-anaknya hingga mereka dewasa dan kami akan menjadi penjaga sekaligus pelatih untuk anak Nyonya nanti” Ucap Bella tersenyum.


“Berjanjilah akan menjaga anakku nanti”


Deg


“Nyonya....”


“Sudahlah, ayo ikut aku kita akan mengajak suamiku mencari makanan yang banyak dan nanti kita akan memakannya bersama”


Dengan wajah bahagia Jasmine berjalan memasuki rumah utama, namun ketiga orang kepercayaannya sangat heran dengan sikap Jasmine sangat sering berubah yang selalu menimbulkan banyak pertanyaan.


“Hubby....”


Harry yang duduk dimeja kerjanya sedang menatap layar komputer dan sedangkan Roseline duduk disofa yang ada disudut ruang kerja Harry dibuat terkejut karena baru saja 15 menit meninggalkan Jasmine kini Jasmine sudah datang memasuki ruang kerja suami.


“Why..?” Harry menyambut wanitanya dan menuntun untuk duduk dipangkuannya.


“Aku ingin makan ini..” Jasmine menunjukan buah-buahan segar yang sebelumnya sudah ditunjukan pada Bella dan dua pengawalnya.


“Sekarang?” Tanya Harry lembut


“Yes Hubby”


“Baiklah kita akan pergi mencarinya”


“Bella, Morvin dan Darwin akan ikut bersama kita” Ucap Jasmine tersenyum kecil menatap bola mata suaminya.


“Baiklah..”


Roseline tersenyum melihat tingkah Jasmine yang sangat mirip dengan anak kecil dan sikap Jasmine jauh lebih manja dari Zeline.


“Hubby jangan pakai baju itu” Jasmine yang sudah siap untuk mencari makanannya menghentikan langkah karena melihat suaminya kurang cocok memakai pakaian casualnya untuk pergi keluar.


“Hah kenapa?” Tanya Harry heran


“Aku tidak suka melihatnya”


Jasmine meletakkan tangannya didepan dadanya dengan wajah yang merajuk. Melihat tingkah istrinya Harry semakin jika sekarang istrinya tengah mengandung karena berubah menjadi sangat sensitif.


“Hey jangan cemberut, aku akan mengganti pakaian dulu atau lebih baik istri cantikku ini membantuku mencari pakaian yang cocok” Harry memeluk wanitanya karena tidak ingin membuat mood wanitanya rusak hanya karena hal kecil.


“Baiklah aku akan memilihkan pakaian untukmu Hubby” Jasmine sudah kembali tersenyum manis.