
FYI
Hallo..
Author ngadain give away neh dibulan kelahiran author yaitu Desember..
Ada dua outfit untuk dua orang yang beruntung, outfit dari salah satu store ternama di kota Bandung..
Cara buat dapetinya gampang kalian cuma harus :
-Like & Commentdisetiap bab (Capture)
-Dan share disalah satu media sosial kalian dan 3 inilah judul novel nya :
◾️Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa
◾️Short Story
◾️The Power Of The Dark World
Dan tag author ya (Fb : Sentiawati, Ig : Sentiawati)
Siapa yang rajin mampir dengan kata lain hadir disetiap bab nya membawa like dan comment kemungkinan
menang jauhlebih besar ya :)
Pemenang give away akan diumumkan di tanggal 19 Dec 20 tepat dihari ulangtahun author :)
Tiga hari sudah Jasmine menjadi seorang istri, kebahagian kini melengkapi hari-hari Jasmine dan Harry. Setiap pagi
Jasmine dengan wajah ceria selalu menyiapkan sarapan untuk sang suami, di Mansion sudah ada juru masak yang mengatur semua menu makan tapi Jasmine yang ingin merasakan menjadi seorang istri seutuhnya lebih senang menyiapkan sarapan untuk suaminya sendiri.
“Morning My Husband” Dengan wajah segar, rambut setengah basah Jasmine membangunkan lelaki yang masih nyaman memejamkan matanya dibalik selimut tebal.
“Ummhhh My Sunshine, kamu sangat wangi” Harry menarik Jasmine kedalam pelukannya seperti enggan berjauhan dengan wanitanya.
“Bangun yuk, hari ini kita akan kembali ke Amerika. Jangan pura-pura lupa hari ini kamu janji akan menemaniku melihat kondisi Michele” Wajah cantik Jasmine kini berada tepat diatas wajah Harry yang masih berpura-pura tidur seperti tidak mendengar apa yang baru saja dikatan oleh Jasmine.
“Hemmmm”
Dua tahun sudah Michele dalam pengawasan dokter khusus yang sengaja Jasmine siap untuk merawat Michele yang merupakan mantan kekasihnya. Saat kondisi Michele masih belum stabil dirinya selalu tiba-tiba memeluk Jasmine yang saat itu sudah menjadi kekasih sekaligus calon istri Harry, dan hal membuat Harry terbakar cemburu.
Jasmine yang tidak ingin Harry terus terbakar cemburu memutuskan untuk meminta Bella sebagai orang yang mengawasi dan melaporkan perkembangan Michele. Dan sejak saat itulah Harry meminta Jasmine agar tidak terlalu sering menemui Michele yang harus terbiasa tanpa Jasmine tapi Harry sudah berjanji akan kembali
membawa Jasmine menemui Michele saat sudah memiliki ikatan pernikahan dengannya.
“Take care sayang, jika sudah sampai segera kabari Mommy okey” Yuna yang kembali harus berjauhan dengan sang putri sedikit merasa sedih
Jasmine yang memiliki kewajiban sebagai seorang dokter tidak bisa terus meninggalkan rumah sakitnya dan para pasien yang membutuhkannya.
“Iya Mommy, jaga kesehatan ya dan keep romantic bersama cinta pertamaku” Jasmine tersenyum menggoda sang Mommy yang sejak tadi terus digandeng oleh ayahnya.
“Dad tolong jaga bidadariku” Ucap Jasmine tersenyum manis
“Laksanakan Tuan Putri Jasmine” Daniel melepaskan tangannya dari Yuna lalu memeluk putri kesayangannya dengan sangat erat. Ada rasa yang sangat sulit untuk dijelaskan, sebuah rasa senang namun ada rasa sedih karena putri kecilnya sudah tidak akan manja padanya lagi dan tidak akan ada rengekan lagi.
“Dad” Jasmine bisa merasakan jika sang ayah sang berat melepasnya.
“Jaga dirimu baik-baik, dan kembalilah dengan membawa kabar jika Daddy akan kembali memiliki cucu” Ucap Daniel dengan diiringi senyuman manis.
“Malam pertama saja mereka belum melakukannya Dad” Timpa Abranie polos
Jasmine menatap Harry yang menggaruk kepalanya yang tidak gatal, Jasmine tahu pasti suaminya sudah bercerita jika mereka belum melakukannya karena ada tamu yang tiba-tiba datang.
“Mom malam pertama itu apa?” Tanya Zeline”
Abranie lupa jika disana ada gadis kecil dengan tingkat keingin tahuan yang sangat tinggi dan Abranie hanya bisa menepuk jidatnya dan menutupi wajahnya karena sang istri yang sudah memberikan tatapan tajam.
“Malam pertama itu malam pertama kalinya Aunt Jasmine menjadi seorang istri sayang sama seperti Mom dan Dad nya Zeline” Jelas Angela
“Apa Aunt Jasi juga akan memiliki seorang anak seperti Zein?”
“Tentu sayang, sekarang pergi bilang pada Aunt Jasmine kalau dirimu menginginkan seorang adik bayi yang lucu” Ucap Angela tersenyum kecil sambil melirik licik kearah Jasmine.
“Aunt Jasi... aku ingin seorang adik bayi, ayo berikan padaku sekarang” Ucap Zeline polos
“Haha tidak bisa sekarang sayang tunggu beberapa bulan lagi ya..” Ucap Jasmine
“Zeline sayang biarkan Uncle dan Aunt pergi untuk membuat adik bayi untukmu okey” Timpa Harry tanpa rasa bersalah telah berbicara pada anak kecil yang tidak tahu seperti apa pembuatan bayi.
“Baiklah, buatkan aku adik bayi yang lucu sepertiku”
Aduuuhhh ampun apa menantuku juga akan seperti suamiku yang memiliki pikiran mesum setiap saat (Gumam Yuna)
Harry apa yang kau katakan pada putriku (Gumam Abranie)
Haha semua orang dibuat tidak bisa bicara karena kata-katamu Harry (Gumam Axelle)