
FYI
Hallo..
Author ngadain give away neh dibulan kelahiran author yaitu Desember..
Ada dua outfit untuk dua orang yang beruntung, outfit dari salah satu store ternama di kota Bandung..
Cara buat dapetinya gampang kalian cuma harus :
-Like & Comment disetiap bab (Capture)
-Dan share disalah satu media sosial kalian dan 3 inilah judul novel nya :
◾️Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa
◾️Cerita Seorang Seniman
◾️The Power Of The Dark World
Dan tag author ya (Fb : Sentiawati, Ig : Sentiawati)
Siapa yang rajin mampir dengan kata lain hadir disetiap bab nya membawa like dan comment kemungkinan
menang jauh lebih besar ya :)
Pemenang give away akan diumumkan di tanggal 19 Dec 20 tepat dihari ulangtahun author :)
Ingatan tentang kenangan buruk di masalalu mulai terputar kembali, Daniel yang masih mengingat dengan jelas seperti apa penghianatan yang dilakukan lelaki pada wanita yang dicintainya masih belum bisa terlupakan oleh
dirinya. Sejak memutuskan menikahi wanita yang dicintainya yaitu Yuna, Daniel sudah menegas untuk menjauhi semua hal yang berhubungan dengan Marvel dan peraturan itu pun diberlakukan untuk semua anak-anaknya.
Keluarga Moris masih menjalin kerjasama dengan perusahaan MG tapi untuk itu tidak menjadi masalah untuk Daniel karena bisnis itu dijalankan oleh Raffael dan Dave tanpa ada campur tangan istrinya. Tapi sekarang putra nya malah menjalin hubungan dengan perempuan yang merupakan anak dari Marvel, kemarahan Daniel membuat
Yuna tidak bisa lagi melakukan apapun karena hanya satu cara untuk meredam kemarahan suaminya yaitu dengan membatalkan pernikahan Axelle dan Ameera.
“Semuanya berkumpul diruang atas” Daniel menatap satu persatu anaknya termasuk istrinya pun tidak luput dari tatapan yang menunjukan api yang tengah berkobar.
“Ameera dengar sayang, masuk ke kamarmu dan ingat jangan katakan apapun pada Mami mu. Semua akn baik-baik saja, Mommy janji” Yuna mengusap lembut pipi Ameera.
“Ameera, turuti kata-kata Mommy” Ucap Axelle menggerakkan kepalanya pelan.
“Semua akan baik-baik saja” Ucap Jasmine tersenyum.
“Percayalah Ameera, sekarang pergi kekamarmu jangan buat ayahku semakin marah dengan dirimu yang tidak mau menuruti kata-kata Mommy” Jasmine menggenggam tangan Ameera memberikan keyakinan tentang keadaan yang sangat tidak menguntungkan Ameera.
Jasmine memberi isyarat pada Bella untuk membawa Ameera masuk kekamarnya, Bella yang paham dengan isyarat Jasmine langsung memegang lengan atas Ameera membimbing berjalan menunju kamar. Angela dan Kalina yang melihat kemarahan Daniel tidak bisa berbuat apa-apa karena Angela sebagai menantu tertua
dikeluarga Dami sangat tahu peraturan yang dibuat Daniel.
“Come on,, jangan membuat Daddy menunggu !!” Ucap Jasmine tegas.
Tuhan aku mencintai Ameera, apa aku harus melepaskan cintaku sekarang dan kembali memulai kehidupan tanpa Ameera. Apapun yang akan terjadi aku mohon maafkan aku Amee (Batin Axelle)
Untuk pertama kalinya didalam hidup seorang Axelle dirinya dihadapkan pada kenyataan yang sangat berat, tidak ada satu orangpun yang pernah menentang apa yang dikatakan Daniel tapi sekarang Axelle sudah menentang peraturan yang sudah dibuat sejak bertahun-tahun lamanya. Bahkan Abranie dan Aziel pun ikut terlibat
menyembunyikan identitas Ameer dari Daniel dan Yuna, Daniel merupakan orang yang tidak terlalu peduli dengan latar belakang seseaorang tapi sekarang Daniel dibuat meradang dengan kenyataan putranya menjalin hubungan dengan anak seorang penghianat.
Plaaaaaaaaaaaak
“Katakan apa kau tahu jika Ameera adalah anak dari Marvelous Jose?” Tanpa ragu Daniel mendaratkan tamparan keras diwajah Axelle dan hal itu membuat Yuna sangat sakit melihat putranya ditampar oleh lelaki yang tak lain adalah suaminya sendiri.
“JAWAB AXELLE !!”
Tidak mendapat jawaban dari Axelle dengan mata yang merah karena emosi kini mentap dua putranya yaitu Abranie dan Aziel. “Apa kalian juga tahu tentang semua ini?”
“Dad” Ucap Yuna lirih
“Sejak dulu aku tidak pernah mengatur hidup kalian tapi hanya satu peraturan yang aku buat tapi kenapa sekarang kalian melanggarnya” Daniel tidak bisa lagi untuk tenang, buka hanya karena ingatan masalalu nya tapi tentang kebohongan yang dilakukan ketiga putranya.
“Dad, tapi Axelle mencintai Ameera !! dan Ameera pun mencintai Axelle, apa yang salah biarkan mereka bahagia. Tentang lelaki itu, Ameera saja tidak menyukainya jadi kecil kemungkinan untuk Ameer menjalin hubungan baik dengannya” Abranie membuka suara terlebih dulu, sebagai anak tertua membuat Abranie harus lebih memiliki keberanian untuk berbicara dalam situasi seperti ini.
“Dengar Axelle, batalkan pernikahanmu !! masih banyak wanita diluar sana yang pasti akan membuatmu jauh lebih bahagia” Tegas Daniel
Deg
“Dad ini tidak adil” Yuna mencoba bernegosiasi tapi sia-sia. Dengan kasar Daniel menepis tangan Yuna.
“Sikapmu sudah sangat keterlaluan Dad !!” Ucap Jasmine bangun dari duduknya langsung berjalan mendekati wanita yang sangat disayanginya.
“Cemburumu sudah tidak masuk akal Dad, jika kau tidak ingin Mommy bertemu apalagi berhubungan dengan pria itu. Kau bisa membawa Mommy untuk kembali tinggal di Swiss, jauh dari ancaman terbesarmu dan pernikahan Axelle tetap bisa berlangsung” Ucap Jasmine
“Biarkan pernikahan Axelle dan Ameer berlangsung setelah itu kau bisa pergi agar tidak bertemu dengan pria itu atau dirimu bisa mengirim Axelle dan Ameera ke tempat lain. Banyak hal yang bisa memecahkan masalah ini tanpa harus membatalkan pernikahan dua orang yang saling mencintai” Sambung Jasmine.
Deg
“Dulu dirimu tahu seperti apa kehilangan orang yang sangat dirimu cintai !! apa Daddy mau membiarkan putramu merasakan hal yang sama” Tegas Jasmine
Deg
Semua yang dikatakan putrinya semua benar masih banyak cara untuk memecahkan masalah itu tanpa harus memisahkan Axelle dan Ameera. Jasmine yang tahu kemungkinan terbesar dari masalah itu langsung menggunakan cara lembut, sebuah cara yang langsung ditujukan pada hati yang langsung bermain dengan perasaan. Dan sekarang cara itu sedang bekerja pada Daniel, ego dan perasaan sayang pada putranya sedang bergelut menentukan jalan mana yang akan diambil oleh Daniel.
“Maafkan aku Dad, aku sudah memikirkan kata-katamu. Kau benar masih banyak wanita diluar sana yang akan membuatku lebih bahagia, jadi aku akan membatalkan pernikahan dengan Ameera” Ucap Axelle tersenyum. Senyuman manis yang menutupi rasa sakit didalam hatinya dilakukan sebagai bentuk penghargaan pada lelaki
yang sudah membesarkan dirinya.
Daniel benar-benar merasa sakit mendengar kata-kata Axelle “Tunggu Axelle”
Hotel xxx
Marvel yang tidak percaya jika Daniel ternyata menyimpan dendam padanya tengah duduk termenung menatap langit biru yang perlahan sudah berubah menjadi gelap sama seperti kehidupan Marvel cenderung gelap, tidak ada canda tawa layaknya kehidupan orang-orang pada umumnya.
“Andai saja dulu aku tidak menyakiti hati Ameera, pasti dihari tuaku akan terasa menyenangkan menghabiskan waktu bersama istri dan anakku” Marvel menatap langit-langit kamar hotel dengan pikiran yang entah kemana.
“Aku harus menemui Kamila dan menebus semua kesalahanku padanya, aku sudah menelantarkannya dan membuat hidupnya sengsara” Dengan penuh keyakinan Marvel meraih mantel tebalnya dan langsung bergegas berjalan menuju keluar hotel.
“Tunggu aku Kamila” Gumam Marvel