
“Jasmine..”
Daniel yang sudah mendapat penjelasan dari Caesar merasa sangat sedih sekaligus sedih karena anak kesayangan harus mengalami kecelakaan walaupun dikeliling banyak sekali bodyguard.
"Yes Daddy"
"Are you okay my baby?"
"Yes"
I'm Sorry Daddy.. (Batin Jasmine)
Daniel selalu dibuat lemah jika menyangkut anak-anak nya sama seperti sekarang Daniel sejak pertama melihat putrinya tidak sedikit pun melepaskan pelukannya.
Sebelum menemui Jasmine di rumah sakit Yuna meminta Roseline untuk kembali ke Istana putri nya Bersama kedua bodyguard yang sebelumnya ada saat kecelakaan.
“Roseline..”
“Maafkan saya Nyonya”
“Dan kalian berdua bagaimana bisa membiarkan putri ku menyetir sendiri”
“Maafkan kami Nyonya tapi Nona Muda yang memaksa untuk membawa mobil”
“Arghh Baiklah kalian berdua kembali ke rumah sakit jaga putriku”
“Baik Nyonya”
Yuna yang kini berada didalam ruang kerja Jasmine tengah menatap Roseline dengan sorot mata yang sangat tajam bagai samurai yang siap menancap di jantung Roseline.
Roseline yang mendapatkan tatapan tajam hanya bisa menelen ludah nya dengan kasar, karena wanita yang dihadapannya adalah sosok wanita yang memiliki sifat sama seperti Nona nya, Dingin tapi mematikan.
Yuna hanya berdua dengan Roseline didalam ruang kerja Jasmine karena Daniel memilih langsung ke rumah sakit untuk melihat keadaan putri kesayangannya.
“Roseline ada yang ingin kau katakan?”
Glek…
“Hari itu saya menghubungi Nona karena ada yang meretas system keamanan yang terhubung pada system keuangan Nona Muda. Setelah Nona mengetahui Nona langsung kembali dengan mengendarai mobil secara ugal-ugalan hingga terjadi kecelakaan”
“Siapa yang melakukannya?”
“Salah satu anggota Mafia Korea yang beberapa waktu kalah dari Nona di meja judi”
“Lalu”
“Dia membayar orang untuk melakukannya Nyonya”
“Kau sudah menangkap orang bayaran itu?”
“Sudah Nyonya”
“Apa yang kau lakukan?”
“Saya masih menunggu perintah dari Nona Muda”
“Huh bagaimana bisa kau menunggu sedangkan putriku saja tidak mengingat siapa dirinya”
“Nona Muda tidak akan suka jika saya berjalan sendiri Nyonya”
“Huh baiklah”
****
Dirumah sakit Daniel sudah memeluk tubuh Putri kesayangan nya yang memiliki beberapa luka. Jasmine merasa bersalah telah membohongi kedua orangtua dan ketiga lelaki kembarnya tapi ini semua dilakukan agar mendapat jawaban yang tepat dari Zavier.
Didalam kamar hanya ada Daniel dan ketiga putra kembarnya, Zavier yang sangat ingin melihat kondisi Jasmine dihalangi oleh Caesar. Zavier sadar jika hubungannya sedang bermasalah dan bahkan sudah diujung tanduk, ditambah kedua orangtua Jasmine tidak mengetahui tentang hubungannya.
Tap
Tap
Tap
Zavier yang tengah berdebad dengan Caesar langsung terdiam saat melihat sosok wanita cantik yang datang Bersama Roseline Asisten kekasihnya.
“Bagaimana Putriku?”
“Dia sudah mulai membaik dan sedang mencoba mengingat siapa dirinya”
“Siapa dia?” Yuna mentapa dalam Zavier yang sedari tadi memandang dirinya
“Dia salah satu dokter disini” Ucap Caesar
“Aku teman Jasmine” Timpa Zavier
“Oh,,lebih baik jangan ganggu waktu istirahat putriku, kondisi nya masih belum
stabil”
Deg…
Seketika Zavier tertunduk lemah, karena dirinya sadar siapa wanita yang tengah berbicara dengannya. Roseline tahu jika hubungan bos nya dan kekasihnya sedang tidak baik sehingga bos nya menyusun rencana yang cukup ekstream yaitu memalsukan laporan kesehatannya yang jelas melanggar kode etik dalam dunia kedokteran.
Ceklek..
"My Jasmine.." Dengan mata yang berkaca-kaca Yuna berjalan menghampiri putri nya yang sedang berada dalam pelukan suami tercintanya.
"Mom"
"Mana yang sakit Nak? Apa ini sakit?" Yuna memperhatikan setiap luka yang ada tubuh sang putri
"No,, Stop jangan menangis jika Mommy menangis justru akan membuat aku merasa sakit" Ucap Jasmine sambil mengusap air mata yang sudah meluap.
"Kita kembali ke London okay, Mommy akan mencari dokter untuk mempercepat kesembuhanmu"
"Mom,, Aku sudah mendengar sedikit siapa diriku dan aku harus tetap disini"
"Mommy please.."
Yuna menghela nafas saat melihat sorot mata sang putri yang selalu membuat dirinya kalah. Akhirnya Yuna mengangguk pelan dan memeluk tubuh sang putri.
Jasmine yang sudah bisa keluar dan melakukan rawat jalan memilih untuk istirahat dan menyerahkan rumah sakit kepada Uncle nya. Sudah hampir satu minggu Jasmine tidak pergi dari istana nya, Jasmine yang berhasil meyakinkan kedua orangtua dan ketiga saudara kembarnya tentang kondisi nya bisa mengirim keluarga nya kembali ke London. Jasmine yang telah menyusun rencana nya dengan sangat rapi dan sempurna kini mulai menjalankannya.
Setelah satu minggu Zavier baru datang ke rumah Jasmine, sebelumnya Zavier memiliki akses masuk kedalam rumah mewah itu tapi kali ini baru saja didiepan gerbangn Zavier sudah dihadang oleh bodyguard yang berjaga disana dan saat mencoba menggunakan kode akses milik nya sia-sia karena kode akses nya ditolak.
Jasmine yang tengah bermain dengan senjata langsung berhenti karena ada alarm yang menunjukan ada yang mencoba memasuki system keamanannya. Saat melihat cctv Jasmine hanya tersenyum tipis melihat Zavier tengah beradu mulut dengan para bodyguard nya.
“Roseline”
“Baik Nona”
Roseline tahu arti tatapan Jasmine dan langsung pergi menuju pintu masuk utama dimana Zavier yang tengah beradu mulut. Zaviermelihat kedatangan Roseline langsung menatap Roseline dengan penuh tanda tanya.
“Apa-apaan ini Roseline, kenapa kode aksesku tidak befungsi?”
“Itu karena dirimu tidak ada hubungan khusus dengan Nona Yariena”
“Apa maksudmu?”
“Aku mengetahui percakapan terakhirmu dengan Nona Yariena dihari itu dan karena ulahmu juga Nona mengalami kecelakaan”
“Aku akan menjelaskannya semua pada Jasmine jadi biarkan aku masuk”
“kau lupa seperti apa kondisi Nona saat ini, pulanglah karena aku sebagai Asisten nya tidak membiarkan dirimu membuat kondisi Nona Yariena memburuk”
“Roseline…” Teriak Zavier yang berdiri dibalik berbang besar.
“Pulanglah sebelum orang-orang ini membuatmu benar-benar tidak akan bertemu lagi dengan Nona”
Kedua mata Zavier membulat penuh saat mendengar kata-kata Roseline. Zavier sangat tahu maksud dari kata-kata itu, Roseline diberi kuasa penuh oleh Jasmine jadi kapan pun dia mau bisa saja membuat tulang-tulang Zavier remuk. Bodyguard yang juga mengerti arti dari kata-kata Roseline mulai maju secara perlahan mendekati Zavier yang masih belum pergi. Melihat gerakan yang dilakukan para bodyguard Zavier mundur secara perlahan karena sudah pasti tidak akan menang melawan bodygurad kekasihnya.
Bodyguard yang dilatih langsung oleh seorang coach handal, dididik dengan sedemikian rupa hingga mustahil jika Zavier bisa menang dari lelaki berbadan besar itu. Bahkan Zavier sudah menyaksikan langsung bagaimana lelaki besar itu menghancurkan orang yang mencoba mendekati Jasmine dalam hitungan menit.
"Baiklah aku akan pergi"
Sial..Bagaimana bisa aku menemui Jasmine jika dalam menjagaan ketat seperti ini (Batin Zavier)
Jasmine hanya menatap sosok lelaki yang sebenarnya sangat dirindukan nya namun Jasmine harus masih menahan ego nya hingga dirinya benar-benar mendapatkan jawaban yang sesungguh dari Zavier.
Di sisi lain Zavier masih terus mencoba bicara kepada kedua orangtua nya tentang rencana perjodohan, namun sekuat apapun zavier menolak kedua orangtua nya semakin menekan Zavier agar mau menerima permintaan sang ayah. Zavier sangat frustrasi karena bagaimana pun Jasmine lah wanita yang paling dicintai nya tapi kedua orangtua nya pun sangat berarti bagi nya.
****
"Damn" Jasmine mengumpat kesal karena salah satu orang nya sedang berada dalam tahanan musuhnya.
"Apa yang dia inginkan Harry?"
"Dirimu Jasmine"
"What? Siapa dia sebenarnya?" Jasmine yang hanya berdua dengan Harry didalam ruangan pribadi yang ada di basement menatap lekat wajah Harry yang sangat dingin.
"Anak dari ketua Mafia Jose Gonzalo, kau mengingat nama itu?"
Jasmine memutar bola mata nya saat mengingat nama itu, ya itu adalah salah seorang Mafia sangat kaya dalam perdagangan narkoba, dan dia adalah seorang pembunuh terkenal kejam. Jose adalah pelopor rute perdagangan narkoba baru di Houston, Texas, Los Angeles, California, dan Meksiko. Kecintaannya pada budaya populer Meksiko membuatnya mendapatkan julukan El Mexicano. Operasi narkobanya membentang dari Panama ke California dan sekitarnya. Dia mendirikan laboratorium hutan terbesar untuk membuat dan mengemas kokain bernama Tranquilandia. Ada dua ribu pekerja yang tinggal di asrama kompleks labortoriumnya dan memiliki kekayaan sekitar US$ 5 miliar atau Rp 74 triliun. Angka itu setara dengan kekayaan pribadi milik Jasmine.
Jasmine yang sebelumnya pernah memiliki hubungan khusus dengan anak sang raja narkoba harus berakhir karena sempat akan diperk*sa, setelah itu hubungannya menjadi tidak baik dengan Mantan kekasihnya.
Jasmine tahu sekarang dirinya hanya memiliki masalah dengan mantan kekasih nya bukan dengan sang raja narkoba karena bagaimana pun Jose masih ada didalam genggaman keluarga Moris.
"Hah aku ingin istirahat kita akan membahas ini nanti, tinggalkan aku sendiri"
"Setidaknya kau ingat siapa mantan kekasihmu, dia seorang psyco kapan saja Bella bisa mati ditangannya" Tegas Harry
"keluarlah Harry"
.
.
.
.
FYI
Hallo..
Untuk hari Senin-Jumat Authoor paling bisa up 1-2 bab saja jadi mohon bersabar ya..
Alasannya karena Authoor kerja..
Untuk weekend diusahakan up lebih dari hari-hari biasa ya..
Dan diusahakan setiap hari up ya..
kemungkinan Authoor akan sering up malam ya..
Jangan lupa like, comment, Vote dan Rate bintang 5 ya..
Ditunggu Juga masukan nya ya..
Jangan lupa mampir ke karyaku yang lainnya :
◾️Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa
◾️Short Story
◾️Menikahi Dua Lelaki
Thank You For Reading ☺