
Jam makan sudah hampir tiba, Jasmine masih dibuat bingung dengan ajakan Zavier.
Di satu sisi Jasmine sangat merindukan sosok Zavier tapi di sisi lain hati nya terasa sakit dengan sikap Zavier yang tidak bisa tegas atas keputusan yang akan diambilnya.
Tok Tok Tok
“Masuk”
“Maaf Dokter Jasmine, diluar ada seorang pasien yang tengah mengamuk dan terus mengatakan ingin bertemu dengan anda”
“Siapa?” Jasmine dibuat heran dan langsung melihat rekamana cctv dilayar laptop nya.
"Michele..” Bisik Jasmine dalam hati
Jasmine dengan kasar mendorong kursi dan langsung berjalan melewati perawat yang masih berdiri didepan pintu ruangan. Dengan wajah sedikit panik Jasmine berjalan meyusuri lorong hingga akhirnya menemukan sosok lelaki yang tengah membuat kekacauan di rumah sakit nya.
“Michele..”
“Jasmine, lihat para perawat ini mereka menghalangiku untuk menemui mu”
“Maafkan mereka, bisa turunkan senjatamu” Dengan langkah pelan Jasmine berjalan mendekati Michele yang tengah mengacungkan sebuah pistol yang membuat semua orang disana merasa takut.
“Jasmine hentikan langkahmu” Teriak Zavier yang mencoba menarik tubuh Jasmine menjauh dari Michele.
“Stop Zavier” Jasmine menepis tangan Zavier karena tahu jika amarah Michele kembali naik melihat kedatangan Zavier. “Michele berikan senjata itu, kita bisa berbicara berdua dan aku akan mengganti perbanmu, kau mau?” Jasmine menyodorkan tangan nya dan tersenyum sambil mengangguk kepalanya pelan.
“Siapa lelaki itu?” Michele menatap Zavier dengan tatapan penuh ketidak sukaan.
“Dia salah satu dokter di rumah sakit ini, Michele come on berikan senjata itu”
Sebentar Jasmine menatap Zavier yang terlihat sama tidak suka nya seperti Michele, Jasmine langsung kembali memandang Michele yang sudah mulai luluh dan mau memberikan pistolnya. Setelah menerima pistol dari Michele, Jasmine langsung menerima tangan Michele yang sudah ada diatas tangannya. Jasmine sedikit menggerakan kepalanya memberi isyarat agar semua bubar dan kembali bekerja.
“Are you okay Michele” Jasmine bisa melihat jika mantan kekasih nya tengan mengalami tekanan hebat. Karena Michele yang sekarang sangat berbeda jauh, Michele yang dulu sosok lelaki yang sangat lembut dan selalu menjaga Jasmine tapi suatu waktu Michele yang dibawah pengaruh minuman keras kehilangan kendali hingga mencoba memperkosa Jasmine.
Jasmine yang mendapat perlakuan itu menjadi takut pada sosok Michele, walaupun tahu itu terjadi karena pengaruh minuman keras Jasmine tetap memutuskan hubungannya dengan Michele dan sejak saat itulah Michele merasa sangat bersalah.
Beberapa kali Jasmine mendapat kabar kurang baik tentang kondisi Michele yang membuat dirinya merasa sangat miris tapi Jasmine sangat menghargai hubungannya dengan Zavier sehingga tidak mencoba menemui Michele.
Maafkan aku Michele, jika saja aku mau menemuimu kau pasti tidak akan seperti ini..
Aku akan membantu mu menjadi Michele yang dulu.. (Batin Jasmine)
“Aku jauh lebih baik Jasmine..” Michele tersenyum dan menggenggam erat tangan Jasmine. Michele yang tidak mengetahui berita kecelakaan Jasmine tetap bersikap biasa dan membuat Jasmine tidak kesulitan saat berkomunikasi
“Apa yang membawamu kemari?” Jasmine menuntun Michele untuk duduk.
“Aku hanya ingin dirimu menggantikan perban ku” Michele bersikap manis seperti anak kecil yang sedang mencari perhatian.
“Huh Michele lalu kenapa dirimu membuat keributan, pasien lain menjadi terganggu kasian mereka” Jasmine merapikan rambut gondrong Michele yang berantakan. Jasmine yang melakukan itu semata ingin membuat mantan kekasihnya merasa tenang.
“Maafkan aku, tadi aku sangat kesal saat mereka menghalangiku untuk bertemu denganmu”
“Huh baiklah ikut denganku sekarang aku akan mengganti perban mu”
Dengan perlakuan sangat lembut Jasmine menuntun Michele berjalan menuju ruangan nya, disana ada Zavier yang terlihat sangat kesal dan merasa bingung karena Jasmine terlihat mengingat siapa sosok lelaki yang sedang bersamanya.
“Dokter Jasmine” Panggil Caesar yang langsung menghentikan langkah kaki Jasmine.
“Ya Dokter Caesar” Jasmine tahu sekarang Uncle nya sedang kesal karena dirinya kembali dekat dengan lelaki yang sebelumnya berlaku tidak baik.
“Bisa kita bicara sebentar? Saya menunggu diruangan.”
“Mmmm baiklah” Jasmine menghela nafas dan langsung menatap wajah Michele “Aku akan segera kembali tunggulah didalam ruanganku”
“Baiklah”
Jasmine langsung bergegas menyusul Caesar yang sudah lebih dulu sampai diruang kerjanya. Caesar memandang Jasmine dengan sorot mata penuh kekesalan dan kekecewaan, Bagaimana pun sosok Michele sudah dipandang buruk oleh keluarga Moris jadi tidak heran sekarang Caesar terlihat sangat kesal dengan yang dilakukan keponakannya.
“Apa yang dirimu lakukan Jasmine. Apa dirimu mau Mommy dan Daddy marah jika tahu dirimu kembali dekat dengan lelaki itu” Sorot mata tajam diberikan Caesar pada Jasmine yang menyandarkan tubuhnya disudut meja.
“Uncle jiwa nya sedang tertekan, saat itu dia dalam pengaruh alkohol dirimu juga tahu bukan..”
“Tapi perbuatan nya tetap saja salah Jasmine, jika ini sampai ditelingan your Daddy dia pasti akan marah dan curiga padamu dan Uncle yakin sekarang Zavier pasti curiga padamu”
Jasmine menjatuhkan tubuhnya disofa dan langsung mengusap kasar wajahnya, bagaimana pun dirinya harus membantu Michele kembali seperti dulu tanpa ada kecurigaan Zavier.
“Baiklah...Uncle akan merekomendasikan dokter yang tepat untuk menangi Michele tanpa dirimu harus banyak terlibat”
“Percuma Michele tidak akan mau dengan orang lain”
“Berikan pengertian agar dia mau, dan hanya perkataanmu yang akan didengar nya”
“Jangan hanya kau pikirkan segera lakukan sebelum rencana mu gagal”
Jasmine keluar dari ruangan Caesar dengan tatapan kosong, Jasmine terus memikirkan kata-kata Caesar yang memang ada nya. Bagaimana pun Zavier bukanlah lelaki bodoh yang dengan mudah bisa dibodohi apalagi beberapa kali Zavier memaksa melihat laporan kesehatan Jasmine.
Zavier yang baru keluar dari salah satu ruang rawat mengehentikan langkah nya saat melihat Jasmine yang tengah berjalan dengan tatapan kosong. Zavier menghampiri Jasmine dan langsung menarik Jasmine ke dalam ruang rawat yang tidak berpenghuni.
“Ah Dokter Zavier apa yang anda lakukan?” Jasmine yang terkejut memberikan sorotan tajam pada Zavier.
“Apa maksudmu tadi, dirimu bahkan memilih mantan kekasihmu”
“What? Jika dirimu ada dalam posisiku apa dirimu akan bersikap egois dan membiarkan ada korban?”
“Bukankah dirimu tidak mengingat apapun lalu bagaimana bisa kau sangat tahu seperti apa lelaki itu”
“Hah pertanyaan macam apa ini, aku tanya siapa dirimu Zavier? Aku dan dirimu adalah seorang mana mungkin kau mengajukan pertanyaan itu. Aku memang mengalami amnesia tapi aku mengingat semua ilmu yang pernah aku pelajari, bagaimana memperlakukan pasien dalam kondisi tekanan mental. Seharusnya tadi dirimu membantuku menenagkan lelaki yang kau sebut sebagai mantan kekasihku bukan malah mendahulukan ego mu.
Bersikaplah profesional atau aku akan mengatur kepindahanmu, karena di London sedang membutuhkan dokter”
“Apa maksudmu?”
“Disini aku disini sebagai pimpinan rumah sakit bukan teman dekat apalagi kekasihmu”
“Hentikan Jasmine..”
“Roseline orang yang sangat setia padaku jadi aku lebih percaya pada Roseline dari pada dirimu”
“Bahkan kita belum mengakhiri hubungan kita MyJas..”
“Baiklah sejak saat ini kita hanya memiliki hubungan sebagai rekan kerja”
“Omong kosong..Dirimu tidak bisa memutuskan secara sepihak”
“My Daddy pernah berkata bahwa lelaki yang baik akan memiliki pendirian dan hanya akan memiliki satu wanita dalam hidupnya.
“Hanya dirimu yang ada dalam hidup dan hatiku. Dirimulah penguasa dalam hidupku”
“Jika kau mengenalku pasti kau tahu jika aku sangat suka dengan sebuah bukti bukan bualan”
Deg..
Zavier kembali terdiam karena kata-kata yang baru saja diucapkan kekasihnya. Zavier menatap dalam kedua bola mata yang tidak menunjukan candaan sedikit pun.
Jasmine yang sedari tadi juga menatap Zavier bisa melihat semua hal yang terlintas dalam pikiran Zavier yang membuat lidahnya merasa sangat kaku hingga sulit berkata-kata.
.
.
.
FYI
Hallo..
Untuk hari Senin-Jumat Authoor paling bisa up 1-2 bab saja jadi mohon bersabar ya..
Alasannya karena Authoor kerja..
Untuk weekend diusahakan up lebih dari hari-hari biasa ya..
Dan diusahakan setiap hari up ya..
kemungkinan Authoor akan sering up malam ya..
Jangan lupa like, comment, Vote dan Rate bintang 5 ya..
Ditunggu Juga masukan nya ya..
Jangan lupa mampir ke karyaku yang lainnya :
◾️Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa
◾️Short Story
◾️Menikahi Dua Lelaki
Thank You For Reading ☺