The Power Of The Dark World

The Power Of The Dark World
Second Honeymoon #2



FYI


Hallo..


Author ngadain give away neh dibulan kelahiran author yaitu Desember..


Ada dua outfit untuk dua orang yang beruntung, outfit dari salah satu store ternama di kota Bandung..


Cara buat dapetinya gampang kalian cuma harus :


-Like & Comment disetiap bab (Capture)


-Dan share disalah satu media sosial kalian dan 3 inilah judul novel nya :


◾️Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa


◾️Cerita Seorang Seniman


◾️The Power Of The Dark World


Dan tag author ya (Fb : Sentiawati, Ig : Sentiawati)


Siapa yang rajin mampir dengan kata lain hadir disetiap bab nya membawa like dan comment kemungkinan


menang jauh lebih besar ya :)


Pemenang give away akan diumumkan di tanggal 19 Dec 20 tepat dihari ulangtahun author :)


 


 


 


“Andai kita memiliki rumah disini, aku lebih memilih untuk disini” Ucap Jasmine


“Kau benar tempat ini sangat nyaman, memberikan banyak ketenangan” Sambung Harry


Sesuai yang sudah diagendakan, sekarang Jasmine sedang berkeliling menikamati keindahan dengan menggunakan perahu. Jasmine yang berpapasan dengan warga desa selalu menyapa dengan senyuman indahnya. Semua warga desa dibuat iri dengan kemesraan Jasmine dan Harry, bagaimana tidak tidak sekalipun Harry melepaskan pelukannya dari wanita yang dicintainya.


Sesekali Jasmine selalu mendapat godaan dari wanita-wanita tua yang melihat kemesraannya dengan Harry. Walaupun begitu Jasmine hanya tersenyum manis menanggapi godaan itu.


“Apa disini tidak ada gadis muda yang bisa menemaniku menghabiskan sisa waktu disini, sudah beberapa hari ini aku menjadi nyamuk yang selalu menyaksikan kemesraan dua orang yang saling berbagi kemesraannya. Huh tapi aku jauh lebih beruntung dari Morvin dan Darwin, jiwa jomblo mereka pasti menjerit setiap saat karena selalu menyaksikan kemesraan Tuan Muda dan Nyonya Muda” Scott yang tidak biasa menemani Harry dan Jasmine dibuat gila karena terus menyaksikan adegan-adegan yang membuat jika jomblonya menjerit.


“Haha Hubby kasihan Scott, apa tidak sebaiknya kita menyuruhkan untuk kembali lebih awal” Jasmine tertawa geli mendengar Scott yang bergumam.


“Tidak, dia akan kembali bersama kita besok. Aku heran kenapa anak buah kita tidak memiliki kekasih padahal mereka tampan dan memiliki cukup banyak uang”


“Entahlah, mungkin kau bisa membantu mereka untuk mendapatkan kekasih” Mendengar kata-kata istrinya Harry langsung bereaksi membulatkan kedua matanya.


“Haha kau menyebalkan Hubby” Jasmine tertawa renyah dengan pernyataan suaminya. Sekarang suaminya sudah berlaku sepert ayahnya yang enggan berurusan dengan wanita lain selain ibu dan dirinya.


“Nyonya Jasmine, sepertinya Tuan Muda lebih suka menghabiskan waktu didalam rumah” Pria yang menemani perjalanan Jasmine sudah menahan tawa karena sangat geli mendengar setiap kalimat yang diucapkan oleh Harry.


“Hah” Jasmine membulatkan matanya dengan wajah yang merona. Jasmine tahu maksud si pria itu, masa tinggalnya sudah mau habis baru kali ini Harry membiarkan dirinya keluar dari rumah yang disewa karena sebelumnya Jasmine hanya diizinkan untuk diam dikursi depan rumah itupun dengan waktu yang tidak lama.


“Didalam rumah lebih menyenangkan Bung” Ucap Harry dengan senyuman menggoda


“Apa anda ingin kembali kerumah sekarang?” Si pria seolah tahu apa yang sedang ada dalam pikiran Harry.


“Sepertinya begitu” Jawab Harry.


“Sebelum kita kembali, kita nikmati sisa waktu disini” Harry berbisik dengan menghebuskan nafas pelan, sebuah tanda yang sudah sangat dihafal oleh Jasmine.


“Hubby stop” Jasmine tersipu malu karena Harry yang tak segan menghujami dirinya dengan cumbuan leher mulusnya salah satu area yang sangat disukai suaminya.


Amerika


Berita pernikahan dua anak dari pasangan Yuna dan Daniel sudah tersebar dan menjadi tranding disetiap halaman. Bagaimana tidak kebesaran hati Yuna dan Daniel yang menerima calon menantunya yang merupakan dari kalangan biasa membuat banyak orang kagum. Pesta pernikahan yang sebelumnya akn diadakan di London kini menjadi di Amerika Mansion yang masih milik keluarga Moris.


Axelle dan Aziel sedang mempersiapkan acara tanya jawaban dengan awak media terkait taggal pernikahan yang sebelumnya belum diumumkan secara resmi. Ditemani Yuna dan Daniel, Axelle serta Aziel sudah berada disalah satu hotel mewah.


“Sayang apa tidak sebaiknya kita memberitahu siapa Ameera, sebelum Daddy tahu hal ini dari pihak lain !!” Angela ikut menemani ke hotel merasa tidak nyaman karena telah menyembunyikan kenyataan besar dari ayah mertuanya.


“Jika kita mengatakannya sekarang, Dad pasti akan meminta Axelle untuk memutuskan hubungannya dengan Ameera” Abranie sebagai anak tertua sama merasakan hal yang sama seperti istrinya tapi Abranie yang memiliki ikatan dengan saudara kembarnya seolah tidak bisa jika harus melihat Axelle menderita berpisah dengan wanita yang dicintainya.


“Angela” Yuna yang datang bersama Zeline sedikit heran karena melihat menantu dan putranya yang terlihat kaget melihat kedatangannya.


“Hey ada apa? Apa ada masalah?” Yuna bertanya dengan wajah yang menerka-nerka.


“No, semua baik-baik saja. Berikan Zeline biar aku menidurkannya disini” Abranie berjalan mengambil alih untuk menggendong putri kecilnya.


Semua stasiun televisi mulai menyiarkan acara konferensi pers yang hanya dilakukan oleh Axelle dan Aziel tanpa ada pasangan masing-masing. Tidak ada yang tidak penasaran dengan kabar yang membuat heboh publik itu sehingga membuat semua orang dengan antusias menyaksikan acara itu.


Morvin dan Darwin yang baru saja tiba di bandara, tersenyum tipis karena akhirnya tanggal pernikahan dua lelaki tampan itu sudah diumumkan. Pria tua dengan penampilan rapi dan dengan wajah yang terlihat masih tampan ikut


menyaksikan acara konferensi pers.


Dirimu masih sama. Bahkan semakin cantik diusia yang tidak lagi muda (Batin Marvel)


Ada rindu yang tak lagi terbalas


Ada cinta yang tak lagi dianggap


Ada harapan yang tak lagi menjadi mungkin