
FYI
Hallo..
Author ngadain give away neh dibulan kelahiran author yaitu Desember..
Ada dua outfit untuk dua orang yang beruntung, outfit dari salah satu store ternama di kota Bandung..
Cara buat dapetinya gampang kalian cuma harus :
-Like & Comment disetiap bab (Capture)
-Dan share disalah satu media sosial kalian dan 3 inilah judul novel nya :
◾️Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa
◾️Cerita Seorang Seniman
◾️The Power Of The Dark World
Dan tag author ya (Fb : Sentiawati, Ig : Sentiawati)
Siapa yang rajin mampir dengan kata lain hadir disetiap bab nya membawa like dan comment kemungkinan
menang jauh lebih besar ya :)
Pemenang give away akan diumumkan di tanggal 19 Dec 20 tepat dihari ulangtahun author :)
“Putriku akan kembali dari liburan singkatnya, apa tidak ada yang mau menemaniku untuk menjemput putriku” Daniel sudah sangat rapi siap untuk menjemput putri tercintanya, sejak kejadian beberapa waktu lalu membuat Daniel lebih perhatian pada putrinya.
“Mom..” Yuna sedang sibuk melihat gaun untuk acara pesta pernikahan putranya hanya menunjukan senyuman kecil seolah mengartikan dirinya tidak bisa menemani lelaki tercintanya.
“Aku dan Ameera akan menemanimu Dad” Axelle yang datang dengan wajah tampan dan senyuman setengah sombong.
“Itu lebih baik Ax, temani Daddy mu dan jaga dia dari mata para wanita-wanita diluar sana” Yuna tersenyum menggoda suaminya. Daniel menahan senyumnya, merasa sangat gemas senyuman istrinya yang selalu bisa meluluh lantahkan pertahanan dalam dirinya.
Kau selalu menggodaku, lihat saja setelah aku menjemput putriku akan ku buat berkeringat hingga tidak bisa berjalan (Batin Daniel)
“Huh stop Mom, lihatlah Daddy sudah tua jadi tidak mungkin ada wanita yang menggodanya” Axelle memutar bola matanya dengan malas karena sikap kedua orangtuanya yang kadang membuat dirinya merasa geli.
Pelayan dan para bodyguard yang ada disana berusaha menahan tawa karena melihat tingkah dua orang yang tak lagi muda belaga seperti anak muda. Bella yang ikut membantu Yuna mengecek satu persatu gaun yang sudah dipesan ikut menahan tawa.
“Dirimu akan kalah Son jadi jangan remehkan Daddy soal tebar pesona pada para wanita” Ucap Daniel sombong
“Dad, malam ini dirimu tidur dikamar tamu !!” Yuna yang mendengar kata-kata suaminya langsung menekuk wajahnya dan memberikan tatapan tajam tanda permusuhan.
Daniel yang tidak ingin tidur dikamar tamu langsung mendekati istrinya lalu melancarka jurus mau agar istrinya tidak lagi kesal dan mengusir dirinya dari kamar. Sebuah jurus andalan yang selalu dipakai Daniel saat Yuna sedang marah atau kesal, yaitu melancarkan cumbuan secara bertubi-tubi tanpa memperdulikan ada orang yang tengah melihat adegan dua orang yang tak lagi muda.
Suara gelak tawa mulai terdengar mengisi isi rumah, melihat perlakuan Daniel pada Yuna membuat semua orang yang ada disana tidak tahan lagi untuk tida tertawa. Setelah memastikan istrinya tidak lagi kesal, Daniel langsung bergegas menuju bandara untuk menjemput wanita spesialnya.
Bandar Udara Internasional John F. Kennedy
Sebagai anak dari pengusaha sukses dan bagian dari keluarga kaya membuat Jasmine leluasa memilih fasilitas seperti apa yang ingin ia gunakan. Sama halnya dengan sekarang untuk melakukan perjalanan dengan jarak yang tidak terlalu jauh dirinya memilih menggunakan pesawat pribadi dengan waktu terbang ditentukan sendiri dan bahkan dirinya bisa memilih bandara yang digunakan.
“Bukankah itu Nona Jasmine, yang baru-baru ini kehilangan bayi kembarnya”
“Nyonya Jasmine, sekarang semua orang memanggilnya dengan sebutan Nyonya bukan lagi Nona”
“Apapun itu yang jelas dia sudah menjadi seorang wanita yang dikagumi banyak orang, semoga secepatnya beliau mendapatkan kembali seorang bayi yang akan menjadi pelengkap rumah tangganya”
Dua pramugari yang baru saja tiba setelah melakukan perjalanan, dibuat iri dengan kecantikan dan segala yang dimiliki oleh Jasmine. Citra Jasmine dimata publik sangatlah bagus tidak sekalipun ada orang yang mengatakan hal jelak tentang dirinya.
“Dad” Dari kejauhan Jasmine sudah berteriak sambil melambaikan tangan pada dua lelaki yang tengah berdiri menunggu.
“Bagaimana perjalananmu?” Tanya Daniel
“Sangat menyenangkan” Jasmine memeluk ayahnya dengan pelukan penuh kerinduan, walaupun sudah ada Harry sosok Daniel akan selalu menjadi salah satu sumber kerinduannya.
“Axelle dimana Ameera?” Tanya Jasmine
“Tadi dia ke toilet sebentar” Jawab Axelle
Disalah satu sudut bandara ada dua orang yang tengah terlibat pertengakaran, seorang wanita dan seorang pria tengah bertengkar. Ada air mata yang mengiringi pertengkaran antara dua manusia yang berbeda usia.
“Untuk apa kau datang disaat seperti ini, bahkan saat ibuku membutuhkanmu kemana kau selama ini? Kemana kau saat aku dan ibu membutuhkan sosok seorang ayah, kau pikir dengan uangmu kau bisa membeliku dan ibuku? Tidak !! bahkan aku bisa hidup tanpa adanya dirimu”
“Jangan pernah muncul dihadapanku lagi !!” Ameera menyeka air matanya hendak pergi mengakhiri pertengkaran dengan pria yang sangat ia benci.
“Ameera” Jasmine yang mendengar semuanya, terdiam memandang Ameera dan lelaki yang tak lagi muda. Ketakutan Jasmine dengan apa yang dilihatnya semakin membesar karena status Ameera yang merupakan anak dari lelaki yang sangat dibenci oleh ayahnya.
“Jasmine” Ucap Ameera
“Kau putri dari lelaki ini?” Jasmine yang sudah tahu kebenaran ingin mendengar langsung dari Ameera langsung. Angkukan kecil sudah memberikan jawaban untuk pertanyaan Jasmine.
Marvel (Batin Daniel)
Jasmine yang mendengar suara langsung membalik tubuhnya, disana sudah ada Daniel dengan wajah yang memerah menahan emosi. Bertahun-tahun Daniel menjauhkan keluarganya dari Marvel lelaki yang sangat dibencinya kini tiba-tiba muncul dengan kenyataan yang membuat dirinya sangat kecewa karena putranya sudah
menutupi rahasia besar dari dirinya.
“Dad” Jasmine langsung berlari menyusul Daniel yang berjalan menuju pintu keluar.
“Apa kau sudah gila Ax, kenapa kau tidak mengatakan jika Ameera adalah anak dari Marvelous Jose !! bahkan kau tahu bagaimana Daddy menjauhkan keluarga kita dari keluarga Jose” Jasmine melihat Axelle tertunduk karena kenyataannya dirinya memang salah telah menyembunyikan kenyataannya.
Rasa cinta yang sangat besar membuat Daniel sangat membenci Marvel karena dimasa lalu telah membuat Yuna istrinya merasakan sakitnya penghianatan. Daniel sudah merelakan wanita yang dicintainya hidup bersama lelaki lain tapi kenyataannya wanita yang dicintainya tidak mendapat kebahagian justru mendapat rasa sakit atas penghianatan yang dilakukan oleh Marvel yang dengan secara jelas menduakan Yuna dengan mantan kekasihnya Jenny.