
“Aku juga merindukanmu” Ucap Aziel
Aziel yang tengah menemani Zeline berlatih tiba-tiba tersenyum saat ada panggilan masuk yang ternyata dari wanita yang tengah dekat dengannya. Aziel hanya menjalin kedekatan tanpa sebuah komitment karena Aziel masih belum yakin dengan sosok wanita yang dikenalnya beberapa bulan di club malam milik ayahnya.
Wanita yang berprofesi sebagai seorang DJ beberapa kali tanpa sengaja ditemui Aziel diacara acara pesta rekan bisnis dan sejak saat itu Aziel mulai menjalin kedekatan tanpa sebuah ikatan.
“Kau memiliki wanita?” Tanya Jasmine yang sudah berada dibelakang Aziel “Zeline terlihat menunjukan perkembangan yang sangat bagus”
“Ah-Kau benar Zeline sangat happy saat latihan jadi dia dengan gampang memahi semua arahan yang diberikan Roseline” Jawab Aziel tanpa menatap Jasmine yang sudah tersenyum miring karena sikap Aziel yang mendadak salah tingkah.
“Kau tidak menjawab pertanyaanku Az?” Jasmine dan Harry saling padang dengan menunjukan senyuman menggoda Harry.
“Hanya seorang teman” Jawab Aziel singkat.
“Teman rasa pacar?” Goda Jasmine. “Kenapa kau tidak mengingkan sebuah komitmen dengannya?” Jasmine bisa melihat semua pertimbangan dalam pikiran Aziel yang merasa ragu dengan teman wanitany.
“Entahlah tapi aku masih sangat ragu”
“Huh apapun alasanmu jangan mengambil keputusan terlalu cepat setidaknya aku bisa bertemu dengannya sebelum kau membawanya pada Dad and Mom”
Bukan hanya Aziel yang merasa ragu dengan teman wanitanya tapi Jasmine yang melihat raut wajah kakaknya dengan mudah ada keraguan yang besar dan jika Aziel sudah ragu itu artinya akan ada hal yang tidak diinginkan terjadi.
“Zeline latihanmu sudah cukup sayang ini sudah lebih dari 30 menit bukankah Uncle Aziel hanya memberimu waktu 30 menit?” Jasmine masuk kedalam ruang latihan dan membuat latihan Zeline berhenti. “Terimakasih untuk hari ini
Roseline”
“Thank you Roseline” Zeline menyerahkan pistol yang biasa dipakai latihan pada Roseline dengan wajah yang terlihat puas karena keinginannya sudah terpenuhi.
"Sama-sama Nona Muda" Jawab Roseline
“Uncle Harry dirimu melihat saat aku menembak, aku sudah seperti Aunt Jasi?” Zeline yang digendong Harry tidak menampak rasa lelah sedikitpun setelah latihan, Harry hanya tersenyum sambile menggelengkan kepalanya pelan.
Zeline langsung memasang wajah masam karena masih belum sama dengan Jasmine yang memiliki kemampuan menembak lebih baik dari anggota keluarga lainnya.
“Usiamu masih terlalu kecil sayang, Aunt bisa benar-benar menembak dengan akurat saat Aunt berusia lima tahun jadi dirimu juga masih harus belajar untuk menjadi sama seperti Aunt, paham?”
“Paham Aunt” Jawab Zeline
Siapa teman wanita Az dan apa yang membuat Aziel sangat ragu dengannya (Batin Jasmine)
Jangan terlalu dipikirkan nanti Az pasti akan membawanya bertemu dengamu sama hal nya dengan Axelle yang memilih mengenalkan wanitanya padamu sebelum pada kedua orangtuamu (Batin Harry)
Jasmine tersenyum kecil saat teringat jika sekarang diirnya bisa berkomunikasi dengan kekasihnya tanpa harus ada kata-kata yang diucapkan.
Setiap sore sebelum berkumpul makan malam semua anggota keluarga akan berkumpul untuk membahas perkembangan bisnis keluarga Moris termasuk bisnis gelap yang sekarang sedang dijalankan dalam kekuasaan Abranie pengganti Victor dalam bisnis jual beli senjata.
Si kecil Zeline duduk disamping ibu nya mendengarkan sang ayah menjelaskan perkembangan bisnisnya, seolah mengerti Zeline tidak berbicara sebelu, sang ayah benar-benar berhenti. Setelah sang ayah berhenti bicara barulah Zeline dengan antusias menceritakan kegiatannya di basement bersama Roseline. Abranie tersenyum melihat betapa senangnya putri kecilnya yang sangat tergila-gila ingin menjadi seperti Jasmine.
Dirimu akan tumbuh seperti Aunt Jasmine Nak (Batin Abranie)
Aku yang akan membuat Zeline tumbuh menjadi wanita kuat dan memiliki kemampuan untuk melindungi dirinya (Batin Jasmine)
****
Dengan pakaian rapi bergaya casual Jasmine pamit untuk makan malam diluar bersama Harry tanpa mengatakan akan makan malam bersama Axelle dan kekasihnya.
Harry Jazztin Zarendra yang masih bagian Moris kini semakin disegani banyak orang karena dirinya sebentar lagi akan memantaskan diri dengan anak dari orang yang sangat terkenal namanya. Melihat kedatangan Jasmine semua pelayan membungkuk menundukan kepala memberi hormat pada Jasmine dan Harry.
“Gadis itu memang sangat cantik, sangat persis seperti yang selalu diceritakan Axelle” Lolita yang bergumam dalam hatinya sedang melihat Jasmine dari bawah hingga atas dan sampai beradu pandang dengan Jasmine yang merupakan titik pertama Jasmine mengetahui semua hal yang ada dalam pikiran Lolita.
“Dia bukan wanita baik untuk Axelle” Batin Harry
“Kau benar Hubby, aku muak melihat wajah polosnya” Batin Jasmine
Senyuman manis diberikan Jasmine pada Axelle yang sudah tersenyum dan menyambutnya dengan sebuah pelukan dan kecupan dipipinya. Dibalik senyuman itu Jasmine memberikan tatapan tanda ada sesuatu yang tidak baik, Axelle yang tahu tatapan itu langsung menghapus harapannya pada Lolita karena dia tahu jika adiknya tidak akan membuat dirinya kecewa.
“Jasmine, ini wanita yang sering aku ceritakan padamu” Ucap Axelle
“Laki-laki ini jauh lebih menarik dibanding Axelle dan Aziel” Batin Lolita
“Haha kau sangat berani bermain api denganku, maju satu langkah aku akan menghempaskanmu Lolita” Batin Jasmine
Jasmine tersenyum menerima tangan Lolita yang sudah menyodorkan untuk bersalaman dan saat tangannya memegang tangan Lolita semua rahasia Lolita bisa dilihat dengan jelas hingga rencana Lolita untuk memecah belah kedua kakaknya sudah diketahui Jasmine.
Lolita gadis yang memiliki wajah cantik sukses menarik perhatian Axelle saat sedang menghadiri pesta temannya, sejak saat itu Axelle mulai menyukai Lolita yang terlihat polos dan sangat pintar membuat Axelle nyaman tapi tanpa
sepengetahuan Axelle, Lolita adalah anak buah dari seorang mafia yang merasa tidak senang pada keluarga Moris dan hendak memecah belahkan keharmonisan keluarga Moris dengan cara Lolita yang mendekati dua lelaki yang memiliki pengaruh besar dalam keluarga Moris.
“Jika kau bisa menghacurkan dua pria itu aku akan membayarmu mahal”
“Baiklah itu pekerjaan mudah” Lolita dengan sangat bangga mulai melancarkan usaha mendekati Axelle hingga akhirnya membuat Axelle jatuh cinta sedang Aziel sosok laki-laki yang sangat tidak gampang membuat komitmen masih menganggap Lolita sebagai teman kencan.
Dan kini rencana Lolita baru berjalan setengah jalan Jasmine sudah mengetahui semua, Jasmine masih bersikap biasa hingga membuat Lolita merasa jika Jasmine menyukai dirinya dan akan membawa dirinya masuk kedalam keluarga Moris yang terkenal kaya.
Deg..
“Jasmine ini bukan waktu yang tepat membahas hal seperti itu” Axelle sesaat menatap Lolita dan beralih menatap Jasmine memberi tanpa ada orang lain disana.
“Hey biarkan Lolita tahu karena dia kekasihmu dan dia akan menjadi bagian dari keluarga kita” Jawab Jasmine sambil meminum minuman yang diberikan Harry. “Aziel sudah menyusun rencana untuk membersihkan hama itu” Jasmine yang baru berbicara beberapa kata langsung membuat Lolita merinding karena tidak menduga jika wanita yang ada dihadapanya bukan wanita sembarang.
“Mungkin lusa kita akan sedikit bersenang-senang karena kita akan terbang ke Jepang untuk membersihkannya” Sambung Jasmine
Deg
Sebelumnya Lolita sudah mendengar seperti apa keluarga Moris namun karena uang dirinya tidak peduli dengan bahaya yang sedang didekatinya dan sekarang Lolita bisa melihat mata tajam bagaikan mata elang tengah menatapnya yang seolah bersiap akan membunuh.
Jasmine meminta Axelle untuk kembali ke istananya dan membiarkan Lolita di apartementnya, setibanya di rumah adiknya Axelle langsung berjalan ke ruangan khusus yang dimana Jasmine dan Harry sudah duduk berdua ditemani Bella.
“Dia wanita bayaran yang dibayar untuk membuat perpecahan dikeluarga kita dengan cara menjalin hubungan denganmu dan Aziel, Lolita juga sedang berusaha mendekati Aziel tapi Aziel enggan menjalin hubungan yang terlalu jauh karena merasa ragu” Jelas Jasmine
Mendengar sedikit penjelasan dari sang adik Axelle langsung terlihat marah karena merasa dibodohi oleh wanita yang sudah dijaga hingga diberikan cinta kasih yang tulus olehnya.
Mau tidak mau Jasmine harus memberitahu kenyataan tentang Lolita karena tidak ingin ada perpecahan didalam keluarga yang selalu menjaga keharmonisan selama bertahun-tahun.
Aku akan menghancurkanmu wanita bodh* (Gumam Axelle)
Ditempat lain Aziel tengah berolahraga malam bersama sang kekasih. Selain dekat dengan Lolita, Aziel memiliki seorang wanita yang dicintainya dan sudah sangat sering memadu kasih di apartement pribadinya yang terletak dipusat kota.
“Arrhhh hhh Ziel stop aku sudah lelah” Melihat wanitanya sudah mandi keringat Aziel tersenyum puas.
“Dirimu semakin cantik saat seperti ini” Aziel mengecup mesra kening sang kekasih yang perlahan mulai memejamkan mata karena sudah merasa sangat lelah. Sedangkan Aziel berlalu kekamar mandi untuk membersihkan tubuhnya terasa tidak nyaman.
“Ziel” Suara serak terdengar
“Tidurlah, dirimu pasti lelah” Aziel yang sedang menegak minuman berjalan dan duduk disamping wanita yang tengah berbaring ditutup selimut tebal.
“Jangan terus berhubungan dengan wanita itu”
“Tidak, kau tahu jika aku hanya mencintaimu dan hanya dirimu yang aku inginkan”
Kalina Aurora L gadis muda yang merupakan seorang model dengan segala prestasi yang sudah diraihnya. Kalina gadis berkebangsaan Indonesia yang mengembangkan karier modeling di London, sudah hampir 5 tahun Kalina hidup mandiri jauh dari keluarganya dan kedua orangtua nya hingga enam bulan lalu bertemu dengan sosok
Aziel yang semakin membuat kariernya menanjak naik.
Bukan tanpa alasan karier Kalina meroket itu semua karena kuasa Aziel hingga wanita yang membuatnya jatuh hati mendapatkan kontrak kerja dengan agent-agent besar.
Keraguan Aziel pada Lolita berbeda dengan Kalina sejak pertama bertemu tidak ada rasa ragu dalam hati Aziel untuk menjalin kedekatan dengan Kalina. Namun Aziel masih belum bisa menjalin komitmen yang lebih serius karena Kalina belum bertemu dengan keluarganya terutama Jasmine adikknya.
Hubungan Kalina dan Aziel sangat terbuka hingga Kalina tahu jika Aziel masih pergi berkencan dengan wanita yang bernama Lolita tapi bagi Kalina itu tidak masalah karena diantara dirinya dan Aziel masih belum ada komitmen hingga tidak ada kekangan untuk Aziel untuk pergi dengan wanita mana pun.
.
.
.
FYI
Hallo..
Untuk hari Senin-Jumat Authoor paling bisa up 1-2 bab saja jadi mohon bersabar ya..
Alasannya karena Authoor kerja..
Untuk weekend diusahakan up lebih dari hari-hari biasa ya..
Dan diusahakan setiap hari up ya..
kemungkinan Authoor akan sering up malam ya..
Jangan lupa like, comment, Vote dan Rate bintang 5 ya..
Ditunggu Juga masukan nya ya..
Jangan lupa mampir ke karyaku yang lainnya :
◾️Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa
◾️Short Story
◾️Menikahi Dua Lelaki
Thank You For Reading ☺