The Power Of The Dark World

The Power Of The Dark World
Thanks God



Suana hening dan mencekam menyelimuti sebuah ruangan besar dengan banyak kursi dan satu meja besar ditengahnya. Tidak ada satu orang pun yang berani menatap sorot mata tiga lelaki kembar yang sedang diselimuti awan hitam yang dipenuhi amarah yang siap menyambar seperti petir.


"Katakan.." Ucap Jasmine pelan namun suaranya sangat penusuk ditelinga.


"Maafkan kami Nona telah mengganti dokter pilihan anda, tapi dokter pilihan anda sendiri yang mengundurkan diri"


Prok..


Prok..


Prok..


"Kami tidak mengundurkan diri tapi kami diancam dan harus pergi meninggalkan Nona Angela"


Praaaaaakk..


Dengan wajah merah padam Jasmine melemparkan berkas laporan kesehatan Angela yang sudah dimanipulasi. Hingga banyak kertas yang berhamburan tepat didepan para dokter yang tengah tertunduk.


"Berapa bayaran yang kalian terima..?"


"Jawab...!!" Teriak Jasmine dengan suara sangat keras dan lantang.


"Kalian tahu, orang yang paling aku hargai siapa? orang yang semasa hidupnya menyelamatkan nyawa orang lain dan itu kalian seorang dokter. Tapi lihatlah kalian adalah pembunuh berdarah dingin. Tidak ada yang tidak tahu seperti apa kejam nya keluarga Moris dalam menghancurkan Penghianat dan kalian akan merasakan rasanya bermain bersama kami"


"Maafkan kesalahan kami Nona Muda, kami hilaf kami mohon maafkan kami.."


"Morvin, Darwin urus semuanya dan satu lagi bawa Casandra kehadapanku segera "


"Baik Nona Muda" Ucap Morvin


Dua bodyguard Jasmine membawa semua penghianat keluar dengan berjalan biasa tanpa ada tindakan fisik, karena Jasmine tidak ingin mengganggu kenyamanan para pasien yang ada dirumah sakit.


Jasmine menarik nafas panjang dan mengusap wajah nya kasar. Ketiga laki-laki kembar yang duduk bersebelahan dengan nya merasa bingung bagaimana Jasmine bisa mengetahui Penghianatan yang dilakukan para dokter.


"Jasmine.." Panggil Aziel


"Yes Az.. tidak usah heran, yang terpenting sekarang adalah Angela.."


"Ciiiihh kau tahu yang aku pikirkan..?!" Desis Aziel sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Jasmine aku ingin dengar semuanya" Ucap Ab


"Huh..Apa kalian akan percaya..?"


"Kenapa tidak.." Jawab Axelle


"Dengarkan aku,, aku sejak kecil memiliki kemampuan untuk membaca pikiran orang lain baik itu sengaja ataupun tidak sengaja dan kemampuan untuk melihat hal yang akan terjadi. Kalian ingat saat Daddy hampir masuk perangkap musuh tapi akhirnya Daddy selamat dan masih hidup hingga sekarang, saat itu aku pertama kali mengungkapkan kemampuanku pada Mommy.


Sadar atau tidak satu tahun lalu aku memohon kepadamu untuk tidak pergi hari itu Ab,, tapi kau bersikeras untuk pergi. Kau ingat saat pagi itu aku tanpa sengaja menyentuh tanganmu dimeja makan, dan saat itulah aku melihat ada sosok lelaki yang tengah mengarahkan pistol padamu, aku tidak bisa melihat lagi siapa korban sebenarnya karena kau sudah menepis tanganku dan langsung pergi.


Saat aku akan menyusulmu Angela menahanku dan saat itulah aku baru melihat jika Angela lah korban sebenarnya. Karena panik Angela merebut kunci mobilku dan pergi menyusulmu hingga terjadilah..


Selama satu tahun ini aku benar-benar merasa bersalah hingga aku memutuskan untuk pergi menjauh, dan aku belum menyadari jika aku bisa berinteraksi dengan Angela.."


"What seriously..?" Aziel dan Axelle dibuat menganga dengan pengakuan sang adik.


"Jadi saat aku datang kau sedang berkomunikasi dengan Angela..?" Tanya Abranie


"Yes.. Kau tahu Ab ternyata selama ini Angela bisa mendengar semua suara orang yang datang mengunjungi nya tapi karena pengaruh obat yang terus menerus disuntikan kedalam tubuh Angela membuat dirinya sulit untuk bergerak dan membuka matanya. Dengan kata lain Angela sudah sadar selama ini" Jelas Jasmine


"Huh benarkah..? Bisakah kau membuatku untuk berbicara dengannya..?"


"Aku tidak yakin Ab,, tapi mari kita coba.."


Senyum bahagia terlihat diwajah tampan Abranie yang sudah sangat lama tidak terlihat. Axelle dan Aziel ikut bahagia karena saudara kembarnya kembali tersenyum seperti sebelumnya.


Terimakasih Tuhan.. (Batin Aziel)


Abranie yang dulu akan segera kembali.. (Batin Axelle)


Terimakasih atas kemampuan ini Tuhan.. (Batin Jasmine)


"Kalian ada disini..?" Jasmine sedikit ragu dengan apa yang akan dilakukan nya karena dikamar Angela ada Linsa dan Jemmy bersama orang tua nya. "Mom bisa aku bicara berdua denganmu sebentar..?". Setelah meminta pendapat dari Mommy nya, Jasmine menjelaskan pada Linsa dan Jemmy semua yang terjadi pada Angela.


"Aku akan mencoba nya tapi aku tidak tahu ini akan berhasil atau tidak. Sekarang penjamkan matamu dan fokuskan pikiranmu pada Angela Ab.." Jasmine meletakkan tangannya diatas tangan Angela dan Abranie dan mulai mencoba masuk..


Hahhhhhh...


"Angela..Kau mendengarku..?"


"Ya Jasmine.."


"Abranie ingin berbicara denganmu panggil dia Angela.. "


"Sorry Angela aku tidak bisa menghubungkan kalian berdua"


"Its okey.. Aku ingin bicara dan bisakah kau menjadi prantaranya..?"


"Tentu Angela,, Sebentar.."


Hahhhhhh...


"Sorry Abranie..Angela akan berbicara dan aku akan menjadi perantaranya.."


"Huh baiklah itu tidak buruk"


"Saat ada yang perlu dijawab atau pertanyaan katakan saja karena Angela mendengar nya"


Angela Talk


"Hai Abranie aku sangat merindukanmu.."


"Hak My Baby Girl aku jauh lebih merindukanmu.."Ucap Ab


"Hai Mom, Hai Dad, Hai Aunt Yuna, Hai Uncle DaMi dan Hai dua lelaki tampan"


"Hai Angela.."


"Ab bangkitlah karena aku tidak suka dengan sosokmu yang sekarang. Aku selalu berusaha agar kau menyadari jika aku baik-baik saja tapi sulit aku lakukan jadi aku mohon mulai saat tidak ada lagi kesedihan"


****


Semua orang yang ada disana dibuat menangis haru karena mengetahui sosok putri tidur ternyata sudah lama terbangun.


Semua orang bisa melihat kini jiwa Abranie telah kembali hidup dengan berita kondisi Angela. Jasmine yang merasa lega bisa sedikit bernafas tenang.


Orang yang selama ini bermain adalah Casandra yang merasa tidak suka dengan kedekatan Abranie dan Angela karena sudah sejak lama Casandra menyukai Abranie tapi tidak mendapat balasan. Hingga Casandra nekad membuat Angela sulit untuk bangun dan membuka matanya.


Sudah satu minggu Angela ditangani seorang dokter khusus teman dari Jasmine di Amerika tapi masih belum memberi tanda akan kesadarannya.


Hari ini seperti biasa Jasmine menemani dokter Angela untuk memeriksa keadaan Angela, hari sudah hampir siang tapi Jasmine belum melihat sosok yang selalu standby memani sahabatnya dari malam hingga pagi.


"Morvin kemana Scott..?" Jasmine tidak mendapat jawaban atas pertanyaannya dan melihat ada yang disembunyikan oleh bodyguardnya. Dengan tenang Jasmine menyentuh tangan bodyguard nya dan sesaat setelah menyentuh lengan Morvin, Jasmine mengumpat kesal.


"Damn.."


"Dokter Jasmine.." Teriakan seorang perawat menghentikan langkah nya dan saat berbalik ada rona bahagia terpancar. "Nona Angela.." Jasmine berlari menuju kamar Angela, matanya membulat saat melihat ada sepasang mata yang tengah menatapnya.


"Angela kau sadar.. Terimakasih tuhan.."


"Terimakasih My Princess Jasmine.."


.


.


.


FYI


Hallo..


Untuk hari Senin-Jumat Authoor paling bisa up 1-2 bab saja jadi mohon bersabar ya..


Alasannya karena Authoor kerja..


Untuk weekend diusahakan up lebih dari hari-hari biasa ya..


Dan diusahakan setiap hari up ya..


kemungkinan Authoor akan sering up malam ya..


Jangan lupa like, comment, Vote dan Rate bintang 5 ya..


Ditunggu Juga masukan nya ya..


Jangan lupa mampir ke karyaku yang lainnya :


◾️Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa


◾️Short Story


◾️Menikahi Dua Lelaki


Thank You For Reading ☺