
Tiga hari sudah ketiga saudara kembar Jasmine menghabiskan waktu bersantai di Istana Jasmine yang memiliki banyak fasilitas mewah yang mampu membuat tiga lelaki tampan yang gila kerja melupakan kesibukan mereka Axelle dan Aziel lebih suka menghabiskan waktu dibasement bermain senjata dan sesekali fighting dengan anak didik Harry yang memang sulit dikalahkan.
Harry banyak sekali menjelaskan hal yang belum dijelaskan oleh Jasmine termasuk tentang sistem yang menjadi salah satu sumber uang Jasmine selain dari Casino miliknya.
Jasmine yang seorang dokter memiliki kewajiban menjalankan tugasnya untuk mengobati banyak nyawa, sehingga tidak bisa selalu menemani sahabat dan ketiga saudara lelaki nya. Sementara Angela lebih sering menghabiskan diwaktu di kapal pesiar milik Jasmine ditemani Abranie untuk sekedar menikmati indahnya laut biru yang sangat memanja mata.
Sore hari menjelang semua orang sudah kembali kerumah utama, Axelle dan Aziel sangat antusias berbincang dengan Abranie membahas kondisi didalam basement karena Abranie lebih memilih menghabiskan waktu untuk menemani Angela. Jasmine akan jadi orang terakhir yang ikut berkumpul karena dirinya kembali kerumah saat hari sudah gelap.
Dreettt Dreeettt Dreettt
"Mom" Gumam Abranie menatap layar handphonenya.
"Hai Boy.. bagaimana kabar kalian..?"
"Hai Mom Dad, kami disini sangat baik" Jawab Abranie
"Bagaimana tidak baik Jasmine memiliki banyak pelayan disana jadi tidak mungkin membuat kalian kesulitan"
"Haha dirimu benar Mom, jika aku menambah waktuku disini apa boleh Mom..?"
"Tentu saja boleh Ax, Dimana Jasmine?"
"Okay thank you Mom, Mungkin dalam perjalanan pulang"
"Oh baiklah, bersenang-senanglah disana. keep healty son"
"Bye Mom.."
Setiap malam hari Bella menggantikan posisi Roseline dirumah untuk menyambut dan memenuhi kebutuhan Jasmine dan menjadi penanda tugas Bella selesai.
"Selamat malam Nona Yariena" Bella sudah berdiri depan pintu menyambut kedatangan Jasmine.
"Selamat malam Bella terimakasih, beristirahatlah" Jasmine selalu mengucapkan terimakasih pada Bella karena sudah setia menunggu kedatangan nya setiap malam.
"Baik Nona"
Terimakasih Nona Yariena,, Dirimu adalah malaikat yang menjelma menjadi sosok manusia.. (Batin Bella)
Biasanya Jasmine selalu menghabiskan malamnya untuk memantau mesin uangnya tapi sudah beberapa malam Jasmine lebih memilih menghabiskan waktu untuk bercanda bersama orang yang paling istimewa dalam hidup nya.
Ketiga lelaki kembar Jasmine tidak terlalu pandai dalam bermain di Casino jadi ketertarikan untuk datang kesana tidak sebesar dengan basement Jasmine yang sangat memanjakan.
Sebelum tidur Jasmine selalu berbincang bersama Angela dan Bella dikamar pribadinya yang memiliki view langsung kekolam renang dan lautan yang indah. Saat sebelum Angela datang, Bella dan Roseline yang menemani Jasmine dibalkon kamarnya. Jam kerja pekerja dirumah Jasmine sampai jam tujuh malam selepas itu mereka menjadi teman untuk Jasmine.
Terimakasih tuhan kau telah mengembalikan kebahagian di keluarga ku..
Tolong jaga semua orang terkasih ku..
Kehidupanku akan berarti saat mereka semua tersenyum bahagia..
Jauhkan bahaya dari keluargaku dan terimakasih atas kemampuan lebih yang kau berikan..(Gumam Jasmine)
***
"Jasmine,, Kau berangkat sepagi ini..?" Jasmine yang terlihat terburu tidak menyadari jika Axelle tengah duduk disofa.
"Morning Ax.. Akan ada dokter baru dirumah sakit dan aku harus menyambutnya"
"Sarapan dulu Jasmine"
"Bella sudah membawakan ku sarapan, aku akan memakannya dirumah sakit, bye Axelle bersenang-senanglah aku menyayangimu"
Sebelum Jasmine menemui dokter yang sudah menunggu diruang meeting, Jasmine memeriksa beberapa pasiennya.
"Hai Dokter Jasmine"
"Hai Dokter Zavier"
"Aku menunggumu diruanganku" Zavier dan Jasmine selalu bersikap profesional saat sedang bekerja. Jasmine tersenyum saat kekasihnya membisikan sesuatu ditelingannya.
Tok Tok Tok..
"Kau datang sangat pagi hari ini MyJas..?"
"Hari ini ada dokter baru Zavie"
"Kenapa tidak orang lain yang menyambutnya"
"Zavie,, ini sudah tugasku sebagai kepala rumah sakit disini"
"Dia seorang lelaki..?"
"Zavie please.."
"Berapa lama dirimu bersama dokter baru itu..?"
"Tidak akan lama..biarkan aku pergi"
Dengan sangat berat Zavier melepaskan pelukan nya dari Jasmine. Sebelum meninggalkan kekasihnya Jasmine memberikan sebuah kecupan lembut dibibir Zavier.
"Selamat pagi..Saya dokter Jasmine dokter spesialis dalam dan saraf sekaligus kepala rumah sakit ini.." Sapa Jasmine menyodorkan tangannya.
"Selamat pagi, Saya Larry.."
Larry Gottard adalah seorang dokter yang berasal dari negara kincir angin. Larry adalah dokter yang sama dengan Jasmine, seorang dokter spesialis penyakit dalam dan saraf. Larry direcomendasikan oleh Caesar karena sebelumnya dirumah sakit Jasmine kekurangan dokter spesialis penyakit dalam.
Larry masih sangat muda memiliki usia sama dengan ketiga lelaki kembar Jasmine yaitu 24 tahun.
"Selamat bergabung dirumah sakit ini dokter Larry" Jasmine menyodorkan tangannya dan disambut untuk yang kedua kalinya oleh Larry. "Akan ada yang menami anda melihat rumah sakit ini"
"Kenapa tidak anda yang menemani saya dokter Jasmine"
"Ah ya baiklah, mari.."
Jasmine berjalan bersama dengan Larry menjelaskan setiap ruangan dan memperkenalkan setiap dokter yang ditemuinya. Langkah Jasmine terhenti saat melihat sosok Zavier dengan tatapan penuh ketidak sukaan.
"Dokter Zavier.." Jasmine menghentikan Zavier yang hendak menghindari dirinya dengan Larry.
"Ya Dokter Jasmine anda terlihat sibuk hari ini" Sindir Zavier
"Ini dokter Larry"
"Zavier"
"Larry"
"Baiklah saya masih memiliki janji dengan pasien, saya permisi" Sikap Zavier yang tenang selalu sulit untuk Jasmine membaca pikiran nya.
Jasmine menghela nafas panjang saat melihat sorot mata tajam Zavier yang benar-benar menunjukkan ketidak sukaan. Jasmine melanjutkan menjelaskan tentang rumah sakit miliknya, sesekali Jasmine tertawa karena sikap Larry yang humoris. Semua orang dirumah sakit sudah tahu jika Jasmine adalah kekasih dari Zavier, Zavier memiliki banyak mata disana dan merasa gerah saat mendengar jika kekasihnya terlihat sudah mulai dekat dokter yang baru saja bergabung.
"Silahkan Dokter Larry ini ruangan anda"
"Terimakasih Dokter Jasmine"
"Baiklah saya permisi"
"Dokter Jasmine..."
"Dokter Zavier.." Kedatangan Zavier sedikit membuat Jasmine terkejut karena Zavier sudah tidak memakai jas putihnya dan justru membawa tas miliknya.
"Aku sudah melihat agendamu hari, bisa kita pergi makan bersama MyJas" Zavier mengecup mesra pipi Jasmine dihadapan Larry dan hal itu sukses membuat Larry membulatkan kedua matanya.
"Ah baiklah" Jasmine merasa kikuk saat Larry memandang nya dengan penuh tanda tanya.
"Dokter Larry saya permisi, Aku akan membawa kekasihku ini untuk makan diluar"
"Oh ya silahkan.."
Jadi Dokter Jasmine adalah kekasih Dokter itu.. Sayang sekali.. (Batin Larry)
.
.
.
.
FYI
Hallo..
Untuk hari Senin-Jumat Authoor paling bisa up 1-2 bab saja jadi mohon bersabar ya..
Alasannya karena Authoor kerja..
Untuk weekend diusahakan up lebih dari hari-hari biasa ya..
Dan diusahakan setiap hari up ya..
kemungkinan Authoor akan sering up malam ya..
Jangan lupa like, comment, Vote dan Rate bintang 5 ya..
Ditunggu Juga masukan nya ya..
Jangan lupa mampir ke karyaku yang lainnya :
◾️Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa
◾️Short Story
◾️Menikahi Dua Lelaki
Thank You For Reading ☺