
FYI
Hallo..
Author ngadain give away neh dibulan kelahiran author yaitu Desember..
Ada dua outfit untuk dua orang yang beruntung, outfit dari salah satu store ternama di kota Bandung..
Cara buat dapetinya gampang kalian cuma harus :
-Like & Commentdisetiap bab (Capture)
-Dan share disalah satu media sosial kalian dan 3 inilah judul novel nya :
◾️Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa
◾️Short Story
◾️The Power Of The Dark World
Dan tag author ya (Fb : Sentiawati, Ig : Sentiawati)
Siapa yang rajin mampir dengan kata lain hadir disetiap bab nya membawa like dan comment kemungkinan
menang jauhlebih besar ya :)
Pemenang give away akan diumumkan di tanggal 19 Dec 20 tepat dihari ulangtahun author :)
“Semua sudah beres Nyonya”
“Baiklah, sekarang kembalilah ke basement bantu Roseline mengurusi Basement”
“Baik Nyonya”
Tut Tut Tut
Sesuai rencana Morvin sudah mengantarkan Dominic pada keluarganya, Dominic sebelumnya sudah dibuat tidak sadarkan diri karena akan menghilangkan sedikit ingatannya tentang penjara mewah tempatnya tinggal dan tentang siapa yang menahannya pun Dominic tidak akan ingat, yang akan diingat Dominic jika dirinya dirawat oleh anak buah Jasmine di rumha pribadi Jasmine.
Kabar kedatangan Jasmine sudah tersebar ke para awak media yang sangat ingin mewawancarai sosok wanita cantik yang memiliki latar belakang keluarga terhormat dan kaya raya. Dengan gaya santai dan sopan Jasmine menolak menjawab pertanyaan para awak media yang hanya menanyakan pertanyaan tentang pesta pernikahan mewahnya.
“Lihatlah pesta pernikahan kita masih saja jadi perbincangan diberbagai negara. Dan hari ini pun masih sama, para media sangat rela menunggu kedatangan kita” Jasmine yang sudah masuk kedalam mobil mewah membuka kaca mata hitamnya, sesekali melihat keluar mobil dimana para awak media masih berusaha melontarkan pertanyaannya.
“Berapa biaya yang anda habiskan untuk pesta pernikahan sekelas negeri dongeng itu”
“Berapa harga gaun pengantin anda Nona, gaun itu sangat cantik dan sangat mewah. Apakah benar gaun itu merupakan gaun pengantin sepanjang sejarah pernikahan?”
“Kemana anda akan berbulan madu?”
“Benarkah jika anda akan melepas Casino anda Nona?”
“Sudahlah namanya juga wartawan, kemarilah akan ku peluk untuk menenangkan hatimu yang sedang kacau bagaikan kapal pecah” Harry yang gemas melihat wajah kesal istrinya malah semakin membuat Jasmine menekuk wajahnya.
“Aku bercanda Honey jangan marah” Harry mengangkat wajah istrinya yang sedang kesal lalu mendaratkan kecupan mesra disetiap inci wajah istrinya.
Biasanya Jasmine akan dijemput oleh Roseline yang merupakan asisten pribadi sekaligus orang kepercayaan Jasmine tapi kali ini berbeda Jasmine meminta Roseline untuk tinggal di basement mengurus basement yang sekarang mulai menyusun rencana baru dalam menghasilkan pundi-pundi kekayaan.
Roseline memiliki pemikiran yang hampir sama dengan Jasmine, pemikiran yang selalu ingin menciptakan manusia dengan kemampuan handal namun dalam genggaman tangannya. Sekarang ini Jasmine dan Roseline memiliki bisnis yang menghasilkan uang jauh lebih cepat dan jauh lebih besar dari Casino, sebelumnya Jasmine mendesain basement nya dengan fasilitas latihan fisik yang sangat lengkap dan dengan para pelatih yang sudah tidak diragukan lagi.
“Selamat datang Nyonya Muda” Roseline dengan penuh hormat menunduk menyanbut Jasmine yang baru saja tiba dengan dikawal supercar yang diisi para lelaki berdarah dingin.
“Senang bertemu denganmu Roseline” Jasmine menyapu setiap sudut istananya yang kini berubah hampir 100%. Ya istana yang sebelumnya hanya memiliki beberapa tanaman kini sudah dipenuhi dengan banyak tanaman bunga dengan berbagai jenis namun memiliki warna yang sama yaitu putih.
Atas saran sang ibu, istananya kini lebih cocok disebut sebagai istana bunga karena bukan hanya dihalaman saja tapi didalam istana juga sudah terpajang bunga hidup yang didominasi warna putih terutama bunga tulip putih.
“Bagaimana basement Rose?” Tanya Harry singkat
“Semua berjalan dengan lancar dan sudah banyak yang menghubungiku untuk meminta para orang-orang kita dan mereka memberi harga awal yang cukup besar” Roseline seorang gadis yang memiliki mimik wajah dingin sedikit sombong hingga yang melihat akan sedikit emosi atapun mungkin malah itu merupakan daya tarik bagi yang melihatnya.
“Lalu?” Timpa Jasmine yang sudah duduk sambil membuka berkas-berkas yang berisi identitas para orang-orang didikannya.
“Mereka tidak pernah tahu jika orang yang mereka bayar itu adalah orang-orang kita. Setiap orang yang akan bekerjasama dengan kita, hanya akan melakukan transaksi melalui sambungan telfon yang sudah disamarkan hingga dipastikan kita tidak akan pernah tersentuh Nyonya, Tuan”
“GodJob,, kau memang orang terbaikku Roseline” Jasmine tersenyum puas dengan kinerja Roseline yang tak pernah mengecewakannya.
Bisnis baru yang kini baru dimulai Jasmine dan Harry merupakan sebuah bisnis yang menjual jasa pengawalan dengan ketentuan tidak ada nyawa yang hilang.
“Ada sedikit yang ingin aku tanyakan” Ucap Roseline yang kini sudah menunjukan raut muka cukup tajam.
“Kenapa kau melepaskan Dominic?” Tanya Roseline langsung.
“Dia sudah tidak apapun, jadi dia tidak mungkin bisa mengeluarkan uang lagi untuk membalas keluarga Moris dan dia juga tidak tahu jika akulah yang sudah menahannya dalam beberpa waktu ini. Lalu apa masalahnya?” Jasmine benar karena seluruh aset kekayaan yang dimiliki Dominic sudah musnah dan rekening yang dimiliki Dominic sudah dibekukan oleh sistem retas yang dimiliki Jasmine, jadi tidak mungkin akan ada orang yang bisa membuka sistemnya.
“Dia sudah tidak punya, tapi dia punya orang yang bisa kapan saja mendanai semua rencana untuk membalas perbuatan keluarga Moris di Persia Party. Dominic sama berpengaruhnya dengan mendiang Sebastian Moris, kau lupa Dominic memiliki semua rahasia yang bahkan kita tidak tahu”
“Rahasia?” Jasmine terheran-heran karena tidak menduga jika asistennya kini jauh lebih tahu tentang hal yang menyangkut keluarganya.
“Ya lihat ini” Roseline menyerahkan berkas-berkas yang baru saja didapat dari salah satu bekas anak buah Dominic yang kini ada dalam naungan nya.
“Jadi dia memiliki basement yang didalamnya ada para ilmuan? Apa mereka ditahan Dominic?” Jasmine menatap Roseline dengan tatapan penuh tanda tanya.
“Ya.. mereka dipaksa oleh Dominic, dan mereka diancam jika tidak menuruti apa yang dikatakan lelaki tua itu”
“Dan satu lagi, pemiliki basement yang sesungguhnya adalah mendiang Tuan besar Sebastian”
Nasi sudah menjadi bubur, niat baik Jasmine kini malah seperti bumerang untuk keluarga besar. Karena rasa kasihan yang dimilikinya sudah membuat orang yang berbahaya kini mulai kembali mengancam orang-orang yang disayanginya.
“Moris memiliki bodyguard yang sulit dikalahkan jadi jangan terlalu membebani pikiranmu Honey, kita bisa mengirim orang-orang kita untuk menjaga mereka” Harry tahu jika sekarang istrinya mulai memikirkan keputusan yang baru saja diambilnya.
“Aku tidak habis pikir kenapa di masa tuanya dia malah membuat dirinya dalam banyak masalah” Jasmine menghela nafas berat.