
FYI
Hallo..
Author ngadain give away neh dibulan kelahiran author yaitu Desember..
Ada dua outfit untuk dua orang yang beruntung, outfit dari salah satu store ternama di kota Bandung..
Cara buat dapetinya gampang kalian cuma harus :
-Like & Comment disetiap bab (Capture)
-Dan share disalah satu media sosial kalian dan 3 inilah judul novel nya :
◾️Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa
◾️Cerita Seorang Seniman
◾️The Power Of The Dark World
Dan tag author ya (Fb : Sentiawati, Ig : Sentiawati)
Siapa yang rajin mampir dengan kata lain hadir disetiap bab nya membawa like dan comment kemungkinan
menang jauh lebih besar ya :)
Pemenang give away akan diumumkan di tanggal 19 Dec 20 tepat dihari ulangtahun author :)
Flashback On
“Ingat Harry, kondisi Jasmine memang sudaha pulih seperti sebelumnya. Tapi aku sebagai dokter pribadi menyarankan untuk menunda Jasmine untuk mengandung beberapa bulan ini, kapanpun kau bisa melakukannya tapi aku menyarankan untuk menunda kehamilan” Diruang kerja Luna, Harry duduk dengan terus fokus menyimak penjelasan dokter yang menangani istrinya.
“Itu tidak masalah aku akan membicarakannya dengan Jasmine. Dia pasti akan mengerti” Ucap Harry
“Tidak, Jasmine sudah mengatakan jika dirinya sangat ingin segera kembali mengandung. Bahkan dia sempat meminta vitamin untuk merangsang pembuahan dirahimnya. Aku tahu kehilangan bayi kembar kalian membuat dirimu dan Jasmine sangat sedih, tapi alangkah baiknya biarkan rahim Jasmine beristirahat hingga benar-benar siap untuk kembali mengandung” Kenyataannya sekarang Harry ditempat diposisi yang cukup sulit, disisi lain dirinya sangat ingin melihat istrinya benar-benar sembuh tapi disisi lain jika dirinya mengatakan untuk menunda kehamilan itu pasti akan membuat istrinya sedih.
“Jasmine pasti akan sedih jika aku mengatakan untuk menunda kehamilan Lun”
“Kau tidak perlu mengatakannya, kau hanya perlu memberi Jasmine obat ini setiap hari” Luna menunjukan botol kecil berisi obat.
“Campurkan ini pada minuman Jasmine, ini hanya obat kontrasefsi saja. Obat ini cukup untuk dua bulan kedepan dan setelah itu kalian bisa memulai promil” Sambung Luna
“Ini demi kebaikan Jasmine, percayalah”
“Ok”
Berada didesa yang dikelilingi sungai-sungai kecil dan hijaunya pepohonan membuat Jasmine jauh lebih relax. Dan seperti saran Luna sudah beberapa hari ini Jasmine meminum obat yang diberikan Harry tanpa merasa curiga.
“Arrhhh Hubby ini masih pagi” Jasmine yang masih terjaga dalam tidurnya terpaksa membuka kedua matanya karena terus mendapat gangguan dari suaminya.
“Aku lelah” Rengek Jasmine manja
“Hanya sebentar” Bisik Harry pelan tepat ditelinga Jasmine.
Harry yang sangat hafal area-area sensitif istrinya selalu menyerang diarea itu untuk meruntuhkan pertahan sang istri hingga tidak mungkin menolak keinginan dirinya.
“Arhh Hubby” Sejak berada didesa indah itu tidak sekalipun melewat untuk tidak memakan istrinya. Berulang kali Jasmine memohon dan berulang kali juga hasrat Harry naik berkali-kali lipat.
Semua direncanakan dengan sangat sempurna, mulai dari menikamti waktu bersama hingga mengatur waktu untuk pergi berjalan-jalan menggunakan perahu yang memang menjadi alat transportasi utama disana. Kedatangan Jasmine dan Harry disambut hangat oleh warga asli disana, karena mereka tahu siapa Jasmine.
“Makanan yang anda minta sudah saya simpan didepan rumah Tuan” Scott yang diminta menemani perjalanan oleh Harry kini menempati rumah disamping rumah yang disewa oleh Harry. Dan Scott menggantikan Morvin dan Darwin yang sedang berada di Jerman.
“Terimakasih Scott” Harry yang baru selesai membersihkan tubuhnya tersenyum menis karena melihat istri tercintanya tengah tidur dengan tubuh polos tanpa ada sehelai benang yang dipakai, hanya selimut yang menutupi tubuh polosnya.
Udara segar, suasana tenang itulah yang dirasakan Harry beberapa hari ini. Tidak ada suara bising kendaraan dan bahkan suara perahu pun dibuat sangat pelan karena tidak ingin merusak ketenangan disana.
“Selamat pagi Tuan Harry” Pria tua yang sedang menaiki perahu berteriak sambil melambaikan tangannya menyapa Harry yang berada didepan pintu.
“Bagaimana tidurmu, kau pasti terjaga sepanjang malam. Karena ada wanita baik menemanimu” Pria tua itu tersenyum menggoda Harry.
“Ah ya kau benar Pak Tua, aku menikmati malam ku disini” Jawab Harry.
“Semoga harimu menyenangkan”
Harry tersenyum senang karena warga desa sangat ramah dan tak jarang selalu menyapa dengan memberi buah segar untuk istrinya.
“Hubby”
“I’m comming Honey” Dengan wajah yang cerah secerah mentari Harry berjalan membawa makanan yang disiapkan oleh Scott.
“Mmuchh wanitaku sudah bangun, bagaimana tidurmu?” Harry mengecup mesra kening istrinya.
“Tidak nyenyak !!”
“Hah benarkah? Apa yang membuatmu tidak nyenyak, katakan?”
“Dirimu terus mengerjaiku” Ucap Jasmine manja
“Haha justru itu agar dirimu tidur lebih nyenyak Honey”