
FYI
Hallo..
Author ngadain give away neh dibulan kelahiran author yaitu Desember..
Ada dua outfit untuk dua orang yang beruntung, outfit dari salah satu store ternama di kota Bandung..
Cara buat dapetinya gampang kalian cuma harus :
-Like & Comment disetiap bab (Capture)
-Dan share disalah satu media sosial kalian dan 3 inilah judul novel nya :
◾️Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa
◾️Short Story
◾️The Power Of The Dark World
Dan tag author ya (Fb : Sentiawati, Ig : Sentiawati)
Siapa yang rajin mampir dengan kata lain hadir disetiap bab nya membawa like dan comment kemungkinan
menang jauhlebih besar ya :)
Pemenang give away akan diumumkan di tanggal 19 Dec 20 tepat dihari ulangtahun author :)
“Kau sudah memiliki Bella, jadi jangan mengganggu istriku lagi” Ucap Harry ketus
“Hahaaa,, kau masih cemburu padaku?” Michele tertawa girang saat melihat wajah Harry yang masih saja dingin.
“Dulu aku sangat mencintai Jasmine tapi sekarang sudah ada wanita itu, wanita muda yang kembali memberiku semangat” Michele tersenyum sambil menatap Bella yang masih sibuk bermain dengan alat masak.
“Bella sudah dianggap adik oleh istriku jadi jangan sampai kau berbuat macam-macam apalagi sampai menyakitinya”
“Ya ya ya aku sangat tahu itu Tuan Harry”
“Bagaimana?” Tanya Michele dengan senyum menggoda terukir diwajahnya.
“Apa?” Harry langsung gugup karena tahu kemana arah pertanyaan Michele, jika Michele mendengarnya dirinya pasti akan menjadi bahan tertawaan dan ejekan oleh Michele.
“Kapan aku akan melihat makhluk kecil itu dan aku sudah tidak sabar ingin menggendongnya” Michele semakin menggoda Harry yang sulit menyembunyikan kegugupannya.
Kenapa pria ini menanyakan hal itu, bahkan aku belum melakukannya. Huh habislah, sebentar lagi dia pasti akan tertawa keras (Batin Harry)
“Haha hey Jasmine, lihatlah wajah suamimu ini sangat menggemaskan. Apa dia belum mendapatkannya?” Teriak Michele
Jasmine tersenyum manis menanggapi ucapan Michele yang sudah membuat suaminya menekuk wajah.
Dari pagi hingga sore Jasmine dan Harry menikmati waktu bersama dengan sepasang kekasih baru, Harry sudah mulai akrab dengan Michele tak jarang saling melemparkan candaan yang berujung saling ejek. Jasmine selalu memperlakukan anak buahnya dengan sangat baik bahkan membebaskan untuk memanggil namanya tanpa ada embel-embel saat sedang diluar basement, dan sekarang Bella tak segan memanggil Harry dan Jasmine hanya dengan sebutan nama saja.
“Setidaknya biarkan wanita cantik ini menemaniku” Ucap Michele tersenyum.
“Baiklah, tolong jaga wanita cantikku” Jawab Jasmine sambil tersenyum menggoda asistennya yang sudah merona berada dipelukan kekasih barunya.
“Take care pria malang” Ucap Michele sambil menahan tawa, karena kembali mengingat seperti apa wajah Harry saat ditanya tentang first night nya.
“Kau !!!!!”
“Sudah Hubby, Bye Bella”
London
Di Mansion keluarga Moris kini sudah ada wanita cantik yang menggantikan Jasmine menemani gadis kecil Zeline bermain, ya sosok Kalina kini setiap saat ada didalam Mansion Moris yang memang sudah ditinggali oleh para penerus keluarga Moris.
Aziel yang sudah mengumumkan hubungannya dengan Kalina langsung disambut baik oleh keluarga besar Moris. Yuna yang lebih senang jika Kalina tinggal di Mansion dengan alasan demi keselamatan Kalina, karena Kalina yang sudah masuk kedalam keluarga Moris sudah menjadi sorotan banyak orang terlebih lagi Kalina yang seorang model terkenal semakin mengundang para media.
“Aunt Kalin apa sore ini kita akan pergi membeli es cream lagi?” Zeline sudah sangat dekat dengan Kalina sampai tidak lagi malu lagi untuk meminta jajanan.
Angela tersenyum kecil karena Zeline tidak rewel ditinggal oleh Jasmine karena ada Kalina yang menggantikan Jasmine “Dad akan marah jika tahu dirimu selalu makan es cream sayang”
“No Mom”
“Hari ini hanya ada buah oke, tidak ada es cream” Ucap Angela tegas
“Hiks hiks,, GrandMa...” Zeline langsung berlari mencari pertolongan dan Yuna yang baru datang dengan Daniel sudah tertawa kecil melihat cucu nya pura-pura menangis sedangkan menantunya Angela menghela nafas karena putrinya selalu mencari orang untuk mengadu.
“Why?” Yuna menahan tawa.
“Mommy jahat” Zeline yang sudah digendong oleh Yuna sedang berakting marah.
“Iiiisshhh” Angela berdesis kesal melihat tingkah putri kecilnya.
Zeline yang manja selalu membuat banyak orang tertawa bahagia, kehadiran Zeline menjadi obat untuk semua orang. Namun Zeline yang memiliki sifat sama seperti sang bibi yaitu keras kepala selalu membuat ibunya sering menepuk jidatnya. Gadis kecil kembali tersenyum karena banyak orang yang memihak padanya termasuk kakek dan neneknya yang terbilang sering memanjakan zeline dengan berbagai fasilitas hingga barang-barang mewah.
Setidaknya aku bisa merasakan rasanya memiliki keluarga yang utuh, harmonis dan memiliki kehidupan yang damai. Apa yang harus aku katakan jika mereka menanyakan keluargaku yang sangat kacau. (Batin Kalina)
Jika mereka tahu seperti apa latar belakang keluarguku, apa mereka masih mau menerimaku. Aku tahu keluarga ini sangatlah dihormati banyak orang (Batin Kalina)
Apa boleh aku egois, aku tidak ingin meninggalkan keluarga yang sangat hangat ini, disini aku mendapatkan yang tidak aku dapatkan. uang bukanlah segalanya dan itu terbukti, keluarga ini tidak memerlukan banyak uang untuk bahagia. Hanya dengan berkumpul bersama sudah menciptakan suasana hangat (Batin Kalina)
Bu, disini aku bahagia (Batin Kalina)