
FYI
Hallo..
Author ngadain give away neh dibulan kelahiran author yaitu Desember..
Ada dua outfit untuk dua orang yang beruntung, outfit dari salah satu store ternama di kota Bandung..
Cara buat dapetinya gampang kalian cuma harus :
-Like & Commentdisetiap bab (Capture)
-Dan share disalah satu media sosial kalian dan 3 inilah judul novel nya :
◾️Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa
◾️Cinta Seorang Seniman
◾️The Power Of The Dark World
Dan tag author ya (Fb : Sentiawati, Ig : Sentiawati)
Siapa yang rajin mampir dengan kata lain hadir disetiap bab nya membawa like dan comment kemungkinan
menang jauhlebih besar ya :)
Pemenang give away akan diumumkan di tanggal 19 Dec 20 tepat dihari ulangtahun author :)
“Bagaimana? Menyenangkan bukan..”
Satu jam Jasmine terlelapa dalam pelukan Harry, namun Harry yang tidak ingin
menikmati perjalanannya sendirian terus mengganggu ratu nya yang masih ingin
memejamkan matanya.
“Ahh Hubby stop”
“Again??”
“Arghhhh Hubby” Bisik Jasmine lirih
“Sssstttt,, aku tidak ingin merasa bosan dalam perjalanan ini jadi lebih baik jika kita kembali bersenang-senang”
Aktivitas yang hampir satu minggu sudah tertunda kini sudah dilakukan Harry
didalam pesawat jet mewah, yang ada diatas bumi dan ada dibawah langit dengan
disaksikan awan-awan yang diatas ketinggian yang sangat tinggi.
“Terimakasih telah menjaganya Honey” Bisik Harry dengan suara berat diiringi nafas tersengal-sengal.
Jasmine tersenyum kecil sambil mengusap keringat yang membasahi wajah lelaki yang sekarang sudah resmi menjadi suaminya.
“Dirimu terlihat sangat tampan Hubby” Jasmine yang sudah mendapatkan kembali
tenaganya mulai berani menggoda suaminya yang masih terlihat mengatur nafasnya.
“Um.. Jadi istriku sedang menggodaku”
“Arhhh haha Hubby stop”
Para penjaga dan pelayan sudah tiga jam setia berdiri didepan kamar bos yang
masih belum terbuka, si pria paru baya yang sangat takut melihat wajah dingin
Harry enggan meninggalkan tempatnya berdiri.
Apa yang mereka lakukan didalam sudah hampir tiga jam aku berdiri hanya untuk
melayaninya. Nyonya Jasmine aku tahu dia tidak akan menghabisiku tapi Tuan
Harry kenapa dia memiliki tatapan seperti seorang pembunuh berdarah dingin yang
kapanpun bisa menghabisiku (Batin Pria Paru Baya)
“Aku ingin makan sesuatu Hubby” Jasmine sudah kembali segar dan sudah kembali
tampil dengan busana yang semakin menunjukan identitas siapa dirinya.
“Tuan Muda”
“Sir, suamiku bukanlah seorang pembunuh dia memiliki hati yang lembut jadi dia
tidak akan menyakitimu” Jasmine melihat wajah pelayan yang menujukan raut wajah
takut mencoba memberi sedikit rasa aman.
“Kau mengira aku seorang pembunuh Sir?” mata yang membulat sempurna membuat ketua
pelayan itu semakin ketakutan.
“Hubby jangan seperti itu” Jasmine mengusap lembut dada pria yang sangat suka
membuat orang ketakutan.
“Dia sangat sensitif tapi dia pria yang baik Sir” Ucap Jasmine tersenyum
Perjalan menuju Santorini masih cukup lama yang mengharuskan Jasmine dan Harry
harus menikmati sisa perjalanannya.
Layaknya pasangan pengantin baru semua hal yang dilakukan sangatlah manis
membuat orang yang melihtnya menjadi iri apalagi yang mereka lihat pasangan
pengantin yang sedang menjadi hot news disetiap pemberitaan station televisi
maupun media sosial.
“Haha Hubby aku bisa makan sendiri, berikan sendoknya” Jasmine yang terus
mendapat gangguan dari suaminya terus tertawa karena mendapat sebuah gangguan
yang berupa kecupan dan gerakan tangan nakal suaminya.
“Disini para pelayan melihat yang dirimu lakukan Hubby” Jasmine yang tidak
biasa memamerkan kemesraannya didepan orang baru merasa tidak nyaman dengan pasang
mata yang secara diam-diam memperhatikan dirinya.
Tidak ingin membuang waktu untuk mendapatkan hak nya, Harry memberi tanda pada
para pelayan dengan gerakan dua jari yang menandakan untuk pergi meninggal
dirinya bersama wanita tercintanya.
“Ahh Haahhh Hubby aku tidak mau disini”
“Why?”
“Kapanpun orang bisa masuk kesini dan aku tidak ingin ada orang yang melihat saat kita seda....”
“Come on Hubby kita bisa kembali melakukannya dikamar, aku mohon”
“Disini akan jauh lebih menyenangkan Honey”
“Arhhh hhhh Hubby”
Layaknya seorang lelaki normal Harry tidak bisa lagi menahan dirinya untuk
mendapatkan hak atas istrinya. Dan bersyukurlah Harry berada ditengah keluarga
yang dapat melakukan segalanya hanya dengan satu kali gerakan jari.
Ya tuhan wajah Nyonya sangat merona karena ulah nakal Tuan Harry, Nyonya sangat terlihat lucu dengan wajah merah meronanya. Tuan Harry semakin gemas (Batin pelayan)
“Kau membuatku kehilangan banyak tenaga Hubby, ini sudah yang ke tiga kali dirimu mengerjaiku”
“Seharusnya aku melakukan lebih dari itu”
“What you crazy Hubby”
“You make me crazy baby”
“Shut up”
“Haha ini yang selalu membuatku jatuh cinta dan sekarang, saat aku melihatmu
mengumpat kesal ada keinginan lain. Yaitu kembali mendapatkan hak ku atas
dirimu baby girl”
“Arrhhh you stupit”